Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 277


__ADS_3

kini usia kandungan kiara, sudah mau menginjak 9 bulan, setiap pagi, sebelum andra berangkat ke kantor, andra selalu menemani sang istri,jalan jalan pagi pagi, di sekitar komplek, seperti saat ini andra sedang menemani sang istri.


" mas, istirahat sebentar ya. "( kiara) sambil mengusap keringat nya, yg berada di keningkening nya.


andra mengangguk kan kepala nya, sebagai jawab ban, mereka pun duduk di kursi, ke betulan merek sudah berada di taman, andra dengan sigap, memapah kiara untuk duduk, setelah sang istri duduk, andra memberi minum.


" cape ya sayang.. ?? "( andra) ia menatap ke arah sang istri, terlihat khawatir.


" iya mas, aku lelah, mungkin karena berat badan aku bertambah, dan juga ini.. ?? "( kiara) ia mengusap perut nya.


" maaf ya sayang, gara gara aku,kamu seperti ini. "( andra)


" kamu ngomong apa sih mas, udah kewajiban aku, sebagai seorang istri, untuk mengandung, justru aku malu, kalau jalan sama kamu mas, sekarang tubuh aku gendut. "( kiara) ia memyun kan bibir nya.


" kenapa harus malu sayang, tubuh kamu seperti ini, karena aku, malah aku melihat, kamu lebih seksi sayang.. ?? "( andra) sambil mengedip kan mata nya.


" kalau, aku engga kasihan sama kamu, aku ingin minta jatah setiap hari sama kamu, apa lagi dokter menyaran kan harus menengok dede setiap hari, biar lancar jalan lahir nya.. ?? "( andra) menaik turun kan halis nya.


" dasar ya kamu mas, itu mau nya kamu. "( kiara) ia memukul lengan sang suami.


" iya engga apa apa sayang, sebelum libur nanti, kan harus libur 40 hari, emang engga kasian sayang, sama aku.. ?? "( andra) menampil kan wajah memelas nya.


" tuk sementara waktu, kamu di temani sama tante lux, sama tante detol dulu mas. "( kiara) sambil menampil kan senyum manis nya.


" emang boleh.. ?? "( andra)


" iya engga lah mas, aku cuman bercanda.. ?? "( kiara)


" kirain ngijinin.. ?? "( andra) sambil menampil kan senyum nya.


" engga, nanti aku bantu kamu, dengan cara lain, udah ah, jangan bahas kaya gitu. "( kiara)


" oh iya mas, gimana kabar nya abang giandra. "( kiara )


hampir satu bulan, kiara tidak berkomunikasi dengan sang abang.


" allhamdulillah, bang giandra, baik baik aja. "( andra)


" kenapa bang giandra engga balik lagi ke sini, kata nya cuman sebentar dia di sana, tapi ini udah beberapa bulan. "( kiara) ia membanyun kan bibir nya.

__ADS_1


" entah lah, mungkin abang lebih betah di sana, tapi nanti kalau kamu udah lahiran abang ke sini lagi, soal nya siapa yg mau menghendel kantor, sedang kan aku pasti sibuk mengurus kamu sayang. "( andra)


" kan nanti juga ada mamah aku, sama mamah anita sayang, jangan sampai mas melepas tanggung jawab mas. "( kiara)


" iya engga lama sayang, paling mas seminggu, menemani kamu, mas udah punya niat, setelah kamu sudah terlihat sehat, baru mas masuk kerja, lagian kebetulan posisi nya giandra, sudah ada, sekarang giandra sedang mengajari nya, mungkin lusa abang giandra sudah pulang ke sini. "( andra)


" apa mas, serius.. ?? "( kiara)


" iya, mas serius sayang. "( andra)


" allhamdulillah, berarti abang bisa kumpul lagi dengan kita kita. "( kiara)


" iya sayang, jadi di saat kamu lahiran abang kamu juga ada. "( andra)


" oh iya mas, apa abang udah bisa move on, dari mba Vina. "( kiara)


" iya mudah mudah han, abang giandra sudah move on. "( andra)


" amin, udah ah, mas kita pulang, takut kamu ke siangan. "( kiara)


" iya udah ayo sayang. "( andra) ia pun bangkit, dan menggandeng tangan sang istri.


" udah datang sayang.. ?? "( fitri)


" udah mah, aku sama mas giandra ke kamar dulu ya. "( kiara)


" iya sayang,.. ?? "( fitri)


kiara pun masuk ke dalam kamar, kebetulan kamar kiara dan juga giandra, sudah pindah ke bawah, karena dengan usia kehamilan nya, yg sudah besar, jadi sang mamah dan juga suami nya, menyaran kan untuk pindah ke bawah saja, takut terjadi apa apa, dengan kiara.


di saat kiara masuk kamar, ia merasa kan sesuatu yg ke luar di area sensitif nya, berupa lendir dan juga darah.


" mas ah.. ?? "( kiara) sedikit meringis, karena menahan sakit.


andra yg baru mau masuk ke dalam kamar mandi, ia menoleh ke arah sang istri, yg memanggil nya.


" kenapa sayang.. ?? "( andra) ia melihat sang istri,seperti menahan sakit, dan terlihat mengeluar kan keringat dingin.


" mas sakit.. ?? "( kiara) ucap nya lirih, dan memegang perut nya.

__ADS_1


andra pun menghampiri sang istri, dan melihat kaki nya sudah keluar lendir beserta darah.


" kamu kenapa aayang, terus aku harus gimana. "( andra) dengan nada khawatir, dan juga bingung, ia harus ngapain.


" panggil mamah mas.. ?? "( kiara) ia berusaha mengatur napas nya, karena sakit nya kini, sudah mulai terasa.


andra pun menuju ke luar, dengan sedikit berlari.


" mah.. mah.. ?? "( andra)


" ada apa ndra, kamu ko teriak teriak gitu.. ?? "( fitri) ia mengkeeit kan kening nya, karena sang menantu yg memanggil nya.


" mah.. itu.. ?? "( andra) masih mengatur napas nya.


" kamu tenang, nih minum dulu.. ?? "( fitri) ia memberi kan gelas, berisi air putih.


andra pun menerima nya, dan meneguk nya,hampir setengah, setelah sedikit tenang, andra menang sang mertua.


" mah, itu kiara ke luar lendir, sama sakit kata nya mah. "( andra)


" apa, kamu ko, engga bilang sih ndra, dari tadi, malah drama dulu.. ?? "( fitri) ia pun langsung ke kamar sang anak, andra mengekor di belakang nya, da berpapasan dengan doni.


" kenapa ndra.. ?? "( dino) ia mengekerut kan kening nya, karena ia tidak tahu, apa yg terjadi dengan sang anak, karena ia baru ke luar dari kamar .


" apa, anak aku mau melahir kan.. ?? "( dino) dengan wajah kaget nya, ia pun mengikuti andra dari belakang.


di saat mereka masuk ke dalam kamar, terlihat sang anak, yg sedang duduk di sofa, wajah nya sudah pucat,keringat dingin mulai terlihat, mungkin karena menahan sakit.


" ndra, ini kiara mau melahir kan, cepet kamu bawa kiara ke mobil, kita harus ke rumah sakit, peralatan yg harus di bawa ke drumah sakit udah kamu siap kan.. ?? "( fitri)


" udah mah, itu ada di sisi lemari mas, koper yg warna biru, dan tas bayi mas.. ?? "( kiara)


" kalau itu, biar papah yg ambil, sekarang kamu bawa kiara ke mobil ndra. "( doni)


" iya pah.. ?? "( andra) di saat ia akan menggendong kiara, fitri berbicara.


" apa kamu mau ke rumah sakit, engga pake baju. "( fitri )


" astaghfirullah.. ?? "( andra) ia pun mengambil kaos nya, secara asal di dalam lemari, setelah itu ia pun menggendong sang istri,setelah semua siap, mereka pun menuju ke rumah sakit, dengan doni yg mengendarai mobil nya.

__ADS_1


__ADS_2