Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 81


__ADS_3

setiap pagi pagi Anita,jalan jalan di halaman belakang rumah Permana,terkadang ia di temani oleh mamih,ataw suami nya,ia berjalan tidak memakai alas kaki,entah lah,ia merasa nyaman,kalaw tidak memakai alas kaki.


tiba tiba ia,merasakan sakit di perut nya,tapi ia tidak hiraw kan,mungkin itu kecapean,ia pun duduk di bangku taman,dan ia pun minum air putih,rasa sakit nya pun mulay reda,tapi tidak berselang lama,Peut nya kembali sakit,dan tiba tiba di pangkalan paha nya,keluar lendir bening,yg di campuri oleh darah,Anita pun panik.


" BI .. BI .. tolong .. ?? " ( Anita ) ia berteriak,kesakitan.


bibi pun dengan sigap menghampiri Anita.


" ya Allah,non .. ?? " ( BI sum ) ia berteriak,karena kaget.


" ga usah berteriak gitu sum,jangan panik,kita telpon tuan,dan panggil supir untuk membawa nona ke dalam mobil,saya mau ngambil peralatan nona,dan Dede bayi nya. ?? " ( BI Inah ) ia berucap tenang,dan mereka berdua melakukan tugas masing masing.


setelah siap,mereka pun membawa Anita ke rumah sakit,sedangkan BI sum,masih menghubungi Hendra,karena dari tadi Hendra tidak mengangkat nya.


" gimana sum .. ?? " ( BI Inah )


BI sum hanya menggeleng kan kepala nya.


" kenapa kamu ga menghubungi nyonya,ataw ga tuan besar . ?? " ( BI Inah )


" astagfirullah .. ?? aku lupa nah .. ?? " ( BI sum ) sambil menepuk jidat nya.


bi Inah pun,menghubungi mamih,tapi mamih pun sama tidak mengangkat nya,ia pun berinisiatif menghubungi tuan besar,dan akhir nya papih mengangkat nya.


" assalamualaikum,tuan .. ?? " ( BI Inah )


" waallaikumsallam ,Inah .. ?? " ( papih )


" ada apa Inah .. ?? " ( papih )


" ini tuan,nona Anita mau melahir kan,saya tadi menghubungi den Hendra,tapi tidak di angkat." ( BI inah )


" iya sudah biar saya saja,yg memberi tahu Hendra,kebetulan saya mau ke kantor nya Hendra,sekarang kamu bawa Anita ke rumah sakit,biasa,biar nanti saya yg menghubungi pihak rumah sakit,supaya Anita,segera di tangani .. ?? " ( papih )


" baik tuan .. ?? " ( BI inah ).


papih pun sudah mematikan sambungan telepon nya.


" Giman nah .. ?? " ( BI sum )


" kita bawa aja nona ke rumah sakit,kalaw yg sedang memberi tahu,itu urusan tuan besar .. ?? " ( BI Inah )


BI sum pun,hanya mengangguk kan kepala nya,dan ia menenangkan Anita.

__ADS_1


sedangkan papih,sudah sampai ke kantor Hendra,ia pun segera membuka pintu mobil nya,dan papih sedikit berlari menuju lip,setelah sampai di atas,ia pun menuju ruangan Hendra di saat ia membuka pintu,ternyata Hendra tidak berada di ruang Ngan nya.


" Hendra di mana .. ?? " ( papih ) ia menanyakan ke seketaris hendra.


" tuan lagi miting pa .. ?? " ( asisten )


papih pun menuju ke ruang miting,ia pun membuka pintu cukup keras,yg berada di ruang miting pun kaget,papih tidak mempeduli kan tatapan yg berada di ruang miting.


" pah ada apa .. ?? " ( Hendra ) dengan tatapan bingung.


" istri kamu mau melahir kan .. ?? " ( papih ) sambil ngos ngos san


" apa pah .. ?? " ( Hendra ) ia berteriak dan beranjak dari tempat duduk nya,ia pun berlalu ke luar,sedang kan para pemegang saham,hanya bengong.


akhir nya papih saja yg memimpin rapat tersebut,sedang kan Hendra ia menuju ke rumah sakit.


Hendra sudah sampai ke rumah sakit,ia pun berlari menuju ruang bersalin,di sana ada BI Inah dan BI sum,juga sopir.


" bi,gimana keadaan istri saya .. ?? " ( Hendra ) ia ngos ngos san,karena ia berlari.


" nona lagi di dalam den . ?? " ( BI Inah )


Hendra pun menghela napas panjang nya,tak berselang lama,dokter pun keluar.


" dok .. ?? " ( Hendra ) ia pun menemui dokter nya.


Hendra tanpa basa basi ia masuk ke dalam,dan ia melihat istri nya,yg sedang tidur di bangkar,wajah nya yg pucat karena menahan sakit,sedang kan tangan nya,sudah ada selang infus.


" sayang .. ?? " ( Hendra ) ia menuju Anita,dan mencium kening nya.


sedang kan Anita hanya tersenyum,dan menganggukkan kepala nya,bibir nya tidak lepas dari berdijkir,Hendra pun memegang tangan Anita,untuk memberi semangat ke Anita.


di saat Anita sedang ke sakitan,ia hanya menghela napas panjang nya.


" astagfirullah,mas sakit banget .. ?? " ( Anita ) ia merintih ke sakitan,Hendra tak tega melihat anita,kesakitan.


" sus .. sus .. ?? " ( Hendra ) ia berteriak,dan tak berselang lama 2 suster pun datang.


mereka memakai sarung tangan nya,dan memasuk kan jari nya ke dalam intim Anita,untuk mengecek,pembukaan,ternyata pembukaan nya sudah lengkap.


" tarik napas ya Bu .. ?? " ( dokter )


" lalu buang .. ?? " ( dokter )

__ADS_1


" hup .. ?? " ( Anita )


" ayo bu,bismillah .. ?? " ( dokter )


5 menit kemudian,Anita melahir kan seorang anak berjenis kelamin laki laki .


Hendra pun menangis haru,ternyata perjuangan seorang ibu,begitu berat.


ia pun tak henti henti nya mengucap kan kata makasih,terhadap Anita,ia pun mengecup kening Anita berkali kali.


Hendra pun ke luar,dan di sana sudah ada mamih dan papih nya,ia pun memeluk mamih nya,ia meminta maaf kepada mamih nya,karena perjuangan seorang ibu melahir kan,taruhan nya nyawa.


" sudah sayang,jangan nangis ya,gimana Anita dan Dede bayi nya .. ?? " ( mamih ) sambil mengusap air mata Hendra,di pipi nya.


" allhamdullilah,mih Anita dan anak ku selamat,dan sehat mih .. ?? " ( Hendra ) sambil sesengguk kan.


" allhamdullilah .. ?? " ( ucap mereka )


" anak nya cewe ataw cowo .. ?? " ( mamih ) penuh antusias.


mereka semua menatap Hendra,karena penasaran.


" boy mih .. ?? " ( Hendra )


" bagus,jadi ada yg menerus kan perusahaan Permana .. ?? " ( papih ) antusias,sedangkan mamih lesu,karena mendengar anak nya Hendra laki laki.


" kenapa mamih lesu .. ?? " ( Hendra ) memegang bahu mamih nya


" kirain mamih cewe,kalaw cewe kan bisa di ajakin shoping." ( mamih )


" iya ga apa apa mih,tinggal minta lagi ke Anita,supaya melahir kan cucu cewe . ?? " ( papih )


" enak aja,jangan dulu ah pih,aku masih kasian liat Anita,melahir kan tadi .. ?? " ( Hendra )


di saat papih akan menjawab ucap pan Hendra,bayi nya Hendra,dan Anita ke luar ruang Ngan mereka pun tertuju ke pada 2 orang tersebut.


" sayang .. ?? " ( Hendra ) ia pun menemui Anita,sedangkan Anita menjawab dengan senyuman.


Anita dan bayi nya pun,menuju kamar VIP,semua nya mengikuti Anita dan bayi nya,setelah sampai mereka pun berbondong bondong melihat bayi nya Hendra dan Anita.


mamih ingin rasa nya mengendong bayi Anita,tapi ia masih belum berani.


" pih,muka nya,mirip banget dengan Hendra ya pih .. ?? " ( mamih )

__ADS_1


" ya iya lah mih,orang dia anak nya Hendra " ( papih )


sedang kan para asisten nya,sudah pamit,karena masih banyak pekerjaan rumah yg belum selesay.


__ADS_2