Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 153


__ADS_3

di kediaman keluarga Permana,mereka sudah kumpul di meja makan,terkecuali Andra.


" mah Abang Andra mana .. ?? " ( Kirana )


" apa Abang Andra masih tidur,biasa nya mamah ga perlu bangunin,Abang Andra udah turun ke bawah .. ?? " ( Anita).


" apa Abang kamu itu kesiangan sayang . ?? " ( Anita ) menatap sang anak.


Kirana hanya mengedik kan bahu nya.


sebelum Anita ke atas,ia menyiap kan sarapan untuk sang suami,beserta anak nya.


" sayang mamah ke atas dulu ya .. ?? " ( Anita ) sambil berlalu,dan menuju ke atas.


di saat Anita sudah sampai,di depan kamar Andra,ia membuka pintu kamar anak nya,karena kebetulan Andra tidak pernah mengunci pintu kamar nya,Anita melihat sang anak masih bergulung di dalam selimbut nya.


ia pun duduk di tepi ranjang.


" bang bangun .. ?? " ( Anita ) mengelus lengan sang anak,tapi Andra tak bergeming,ia masih bergulung di dalam selimbut nya.


" bang bangun .. ?? " ( Anita ) sedikit meninggi kan suara nya,dan sedikit menepuk lengan sang anak,baru lah Andra menggeliat,ia pun mengerjap ngerjap mata nya,ia juga mengucek mata nya.


" jam berapa mah .. ?? " ( Andra ) dengan suara serak nya,kas bangun tidur.


" udah siang bang,udah mau jam 7,Abang kan sekarang mau foto perwed. " ( Anita )


" ah,iya mah,aku hampir lupa .. ?? "( Andra ) sambil meregang kan otot nya.


" oh iya udah sekarang kamu mandi,biar cepat,apalagi tempat nya jauh sayang .. ?? " ( Anita )


" iya mah .. ?? " ( Andra ) ia pun menyibak kan selimbut nya,dan menuju ke kamar mandi,tapi sebelum masuk,Andra menoleh ke arah sang mamah .


" mah .. ?? " ( Andra )


" iya sayang .. ?? " ( Anita ) ia pun membalik kan badan nya,karena ia sedang memberes kan kasur .


" mah boleh ga,minta supir untuk menjemput Kiara,biar cepat,kalau aku harus menjemput Kiara,takut nya memakan waktu mah,kalau kita berangkat nya dari sini,kan biar searah,mah . ?? " ( Andra )


" ah,benar juga ya sayang .. ?? " ( Anita )


" iya udah setelah mamah beres kan ini,mamah akan menghubungi Tante Fitri." ( Anita ) sambil menerus kan aktivitas nya.


" iya mah,makasih sebelum nya . ?! " ( Andra ) ia pun masuk dan menutup kamar mandi.


" sama sama sayang .. ?? " ( Anita )


stelah memberes kan tempat tidur Andra,Anita pun menyiap kan pakaian anak nya,dan di simpan di kasur.

__ADS_1


ia pun ke luar,dan menuju ke meja makan,dan melihat sang anak dan juga suami nya,sudah beres sarapan.


" sudah beres sarapan nya .. ?? " ( Anita )


" udah sayang .. ?? ( Hendra )


" udah mah,malah kita selesai udah beberapa menit yg lalu .. ?? " ( Kirana ) ia menampil kan wajah cemberut.


" loh,kenapa anak mamah ini,ko cemberut .. ?? " ( Anita ) ia berdiri di samping sang anak,sambil mengelus rambut nya.


" habis nya mamah lama,jadi kan aku harus nungguin .. ?? " ( Kirana )


" maaf sayang,mamah habis menyiap kan keperluan abang kamu dulu,jangan cemberut dong .. ?? " ( Anita ) ia mengecup pucuk rambut Kirana.


" iya mah .. ?? " ( Kirana )


" iya udah,ayo berangkat,ke buru siang .. ?? " ( Hendra )


Kirana mengangguk,dan berdiri,ia pun mengambil punggung tangan Anita,ia mengecup nya,dan beralih mengecup pipi sang mamah.


kini giliran Anita yg mengambil punggung tangan san suami,ia mengecup nya.


" aku berangkat ya sayang,oh iya kalaw kamu nanti sudah beres kamu main ke kantor ya .. ?? " ( Hendra )


Anita menatap sang suami dengan tatapan heran.


" kenapa sayang .. ?? " ( Hendra )


" emang kenapa sayang,kalaw aku nyuruh kamu,ke kantor,kangen aja sayang,sekarang kamu jarang banget ke kantor aku .. ?? " ( Hendra ) menampil kan wajah cemberut.


Anita pun menggeleng kan kepala nya,dan tersenyum,walaupun Hendra sudah berumur,dan di luar tegas,tapi kalau di hadapan sang istri,ia seperti anak kecil,bahkan ia sering cemburu kalau Anita lebih dominan ke anak anak nya,bahkan di saat Anita,sudah melahir kan Kirana,ia memerintah sang dokter untuk mengangkat rahim sang istri,tanpa persetujuan sang istri,awal nya Anita marah,tapi Hendra sebisa mungkin ia membujuk,sang istri,dan memberi pengertian,akhir nya Anita pun,perlahan mengerti maksud dari Hendra.


" iya sayang,aku pasti ke kantor,jangan cemberut gitu dong .. ?? " ( Anita ) ia menangkup pipi Hendra,sambil terkekeh.


Hendra pun tersenyum,ia pun mengecup kening sang istri,dan beralih ke bibir ranum sang istri,ia sedikit ******* nya.


" mas ih .. ?? " ( Anita ) ia memukul dada sang suami.


" PAPAH CEPETAN,KE BURU SIANG .. ?? " ( Kirana ) ia berteriak,karena menunggu sang papah yg tidak muncul muncul,ia pun melihat sang papah,malah sedang mencium mamah nya,Kirana pun membalik kan badan nya,dan berteriak.


" tuh mas,cepet anak kamu marah ..?? " ( Anita )


" iya sayang .. ?? " ( Hendra ) sebelum berlalu,Hendra mengecup bibir sang istri.


" isi energi sayang .. ?? " ( Hendra ) sambil berlalu menuju ke arah luar.


Anita hanya menggeleng geleng kan kepala nya saja,tak berselang lama hendphone nya bunyi,Anita pun mengambil nya,dan melihat,siapa yg menelpon nya,ternyata dari sahabat nya,ia pun segera menekan warna hijau.

__ADS_1


" assalamualaikum .. ?? " ( Anita )


" waallaikumsallam .. ?? " ( Fitri ) di sebrang sana.


" ada apa fit .. ?? " ( Anita )


" aku sekarang lagi di jalan,menuju ke rumah kamu .. ?? " ( Fitri )


" ah iya fit,aku juga lupa mau ngabarin kamu,tadi nya Kirana mau di jemput ke rumah kamu,karena Andra tadi bangun nya ke siangan .. ?? "( Anita )


" ah iya ga apa apa nit,kebetulan kan aku mau ke rumah kamu,jadi kan kita melihat gedung .. ?? " ( Fitri )


" jadi dong .. ?? " ( Anita )


" okk .. ?? " ( Fitri )


" iya udah aku tutup ya .. ?? " ( Anita )


" iya nit, assalamualaikum .. ?? " ( Fitri )


" waallaikumsallam .. ?? " ( Anita ) ia pun menutup sambungan nya.


ia pun menyimpan hendphone nya,dan memberes kan meja makan,ia mengambil piring kotor,dan gelas kotor,lalu ia bawa ke westapel,walupun di rumah nya sudah banyak asisten,tapi Anita tidak mau bergantung ke asisten rumah tangga nya,selagi ia bisa mengerjakan pekerjaan nya,ia kerjakan,terkecuali ia tidak bisa,baru asisten nya yg mengerjakan.


Hendra sempat melarang,tapi Anita memberi pengertian kepada sang suami,akhir nya Hendra pun menerima ke putusan sang istri.


Anita pun menuju meja makan,dan melihat sang anak yg baru duduk,ia pun mengambil piring sang anak,dan mengisi nya,dengan nasi goreng dan telor ceplok,ia pun memberikan kepada andra.


Andra pun menerima nya,dan mengucap kan terimakasih,kini giliran Anita yg mengambil sarapan nya.


" mah,papah sama Kirana udah berangkat .. ?? " ( Andra )


" udah,dari tadi sayang .. ?? " ( Anita ) sambil menyuap kan nasi nya ke dalam mulut nya.


Andra hanya mengangguk kan kepala nya,mereka pun kembali makan,dan tidak melanjut makan nya.


" maaf nyonya,Aden,di depan ada yg nyariin Aden .. ?? " ( asisten )


" siapa bi .. ?? " ( Andra )


" engga tau den .. ?? " ( asisten ).


" oh iya udah suruh tunggu aja di ruang tamu,bentar lagi aku depan,mau menghabis kan sarapan dulu .. ?? " ( Andra )


" iya den .. ?? " ( asisten ) sambil membungkuk kan tubuh nya,dan berlalu ke luar.


" kamu punya janji sayang .. ?? " ( Anita )

__ADS_1


" engga mah,iya udah aku ke depan dulu ya mah .. ?? " ( Andra ) ia pun bangkit dari kursi nya,dan menuju ke depan.


sedang kan Anita,hanya mengangguk kan kepala nya,dan melanjut kan sarapan nya.


__ADS_2