Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 303


__ADS_3

akhir nya, acara pun selesai , satu persatu kerabat dan para tamu undangan pamit pulang, kini hanya ada keluarga inti saja.


" di rumah sepi deh.. ?? "( fitri) dengan wajah murung nya, dan sesekali mengecup pipi gembul sang cucu, ada rasa tak rela harus berpisah dengan sang cucu, tapi ia tidak bisa melarang, karena andra lah yg berhak, atas sang cucu.


" jangan sedih gitu dong mah, lagian jarak antara rumah aku, dan mamah engga jauh, jadi bisa bertemu setiap hari, beda nya hanya beda tempat saja. "( kiara) ia mengelus bahu sang mamah, sambil menampil kan senyum manis nya.


" iya mah, benar kata kiara, mamah bisa berkunjung setiap hari, itu guna nya, aku membeli rumah yg deket biar kalau para omah omah nya kangen, bisa berkunjung ke sini. "( andra )


andra, sengaja membeli rumah yg satu komplek dengan orang tua nya, dan juga mertua, karena takut nya , di saat ia ke luar kota dadak kan sang istri, bisa menginap di rumah mamah fitri , atau pun mamah anita, itu lah salah satu alasan, mengapa andra tinggal satu komplek, dengan mereka.


" kalau sehari, dua hari sih, pasti akan merasa kesepian. " ( fitri )


" iya itu sih pasti, karena sering nya kita bersama, terus pergi meninggal kan kita,pasti sangat ke sepian. "( anita)


" iya, itu yg aku rasa kan sekarang. "( fitri) ucap pan nya lirih .


" jangan gitu dong mah, kalau mamah gitu, membuat aku bingung. "( kiara) ia menatap sang ibu, dengan tatapan satu.


fitri pun menyadari, kalau sifat nya itu terlalu ke kanak kanak kan, membuat sang anak bingung, dan engga enak hati, ia pun menatap sang anak.


" sayang maaf kan mamah ya, yg membuat kamu bingung, mamah janji engga akan gitu. "( fitri) ia tersenyum ke arah sang anak, dan menanda kan, kalau diri nya baik baik saja.


kiara pun menatap ke arah sang mamah.


" bener mamah, engga apa apa.. ?? "( kiara) ia kembali megakin kan sang mamah.


" iya sayang, mamah engga apa apa, maaf kan mmh yg terlalu berlebihan, seharus nya mmh engga seperti itu, maaf kan mamah ya sayang. "( fitri) ia menatap sang anak.

__ADS_1


kiara pun mengangguk kan kepala nya, sebagai jawab ban.


akhir nya mereka pun pamit, karena hari sudah malam, setelah melaksana kan shlat berjamaah, dan makan malam bersama, mereka semua pamit, terkecuali giandra, dari pukul 05 sore, mereka sudah pamit, karena perut Vina sudah engga enak, mungkin karena usia kehamilan nya, yg sudah membesar, jadi ia gampang lelah.


kini tinggal lah kiara dan andra, setelah mengantar orang tua nya, ke depan, mereka pun masuk ke kamar.


" ah.. ?? lelah nya.. ?? "( andra) ia menjatuh kam tubuh nya, ke kasur, sedang kan kiara masuk ke kamar mandi, untuk membersih kan tubuh nya, yg sudah lengket.


beberapa menit kemudian, kiara pun ke luar, dengan hanya memakai handuk, sebatas paha, andra pun menoleh ke arah pintu kamar mandi, membuat mata nya melongo, melihat tubuh sang istri, kiara pun menyadari tatapan sang suami, yg seperti ingin menerkam nya.


" mas, ingat masih satu minggu lagi.. ?? "( kiara) yg berjalan ke arah qalk in closet.


andra pun tersadar, ia menyukai rambut nya, dan menghela napas nya, dengan kasar.


" sayang, engga bisa diskon gitu, di percepat gitu. "( andra) kini ia menatap ke arah pintu walk in closet.


andea pun menghela napas nya, dan kini ia pun menuju ke kamar mandi, untuk. membersih kan tubuh nya , siapa ya lebih fresh.


sedang kan kiara, kini sudah memakai baju tidur nya,sebelum ke luar dari walk in closet, kiara pun mengambil kan baju untuk sang suami, hanya boxser saja, karena sang suami kurang nyaman, kalau tidur memakai baju, makan nya ia hanya menyiap kan itu saja.


cklek.


suara pintu kamar mandi pun terbuka, terlihat wajah andra yg lebih fresh, dan ia pun menuju kasur, untuk memakai boxser nya.


setelah itu ia pun naik ke kasur, menyusul sang istri yg sudah ke alam mimpi, ia memeluk sang istri begitu erat, sebelum merebah kan tubuh nya, ia pun terlebih dahulu, melihat sang anak, yg sedang tidur di box bayi nya, dan mengecup kening nya.


" sehat selalu kesayangan papah. "( andra) ia pun menuju ke kasur .

__ADS_1


berbeda dengan andra, ibu mega kini sedang marah marah di hadapan suami nya, karena ia engga Terima, atas sikap andra, yg mempermalu kan nya, di depan umum.


" pokok nya, mamah engga mau tau, papah harus membalas sakit hati mamah. "( ibu mega)


" papah engga bisa mah, keluarga mereka itu sangat berpengaruh, kalau papah ngambil langkah salah, imbaa nya, ke perusahaan papah, emang mamah mau hidup miskin. "( sang suami) ia menatap tajam ke arah sang istri.


" emang, sebegitu pengaruh nya, andra dalam perusahaan papah. "( ibu mega) ia menatap ke arah sang suami.


" berpengaruh sekali, bukan hanya perusahaan papah saja, tapi perusahaan lain pun sama, karena perusahaan yg di pegang oleh andra itu sangat bagus, jadi mamah jangan macam macam, apa lagi sosok andra yg begitu tegas dan arogan, sekali saja kita melakukan kesalahan, iya sudah, kita akan hancur. "( sang suami)


ibu mega yg mendengar penuturan sang suami, bergidik ngeri.


" nah, makan nya itu, papah engga mau mah, jadi sudah lah mah, hilang kan rasa sakit itu. "( sang suami)


" tapi pah.. ?? "( ibu mega) ia sedikit merengek.


" engga ada tapi tapian mah, papah lelah mau istirahat. "( sang suami) ia pun meninggal kan sang istri, yg sedang merajuk, karena kalau ia masih bersama sang istri,sang istri pasti akan merengek.


"ih.. ?? kamu mah, ko malah pergi.. ?? " ( ibu mega) ia menghentak kan kaki nya, karena kesal, kepada sang suami, yg tidak ingin mengikuti kemauan nya.


tiba tiba, ia mempunyai ide, ia langsung menuju ke kamar dang anak.


cklek.


pintu pun terbuka, dan terlihat sang anak lagi memain kan handphone nya.


" ada apa mah, ko wajah nya di tekuk gitu. "( rina).

__ADS_1


ibu mega pun masuk ke kamar sang anak, dan menuju sang anak, ia pun duduk di sisi sanga anak, setelah itu, ia pun mencerita kan, kejadian di saat ia di permalu kan, dan ia juga menambah kan cerita nya, supaya sang anak mau membantu nya, membalas rasa sakit nya, dan benar saja, sang anak mau membantu nya, membuat hati ibu mega senang, mereka pun menyusun rencana, kebetulan juga, sang anak CEO jadi Sangat mudah bertemu dengan andra, dan menghancur kan nya.


__ADS_2