
di saat Hendra dan mamih turun tangga,mereka semua menoleh.
" sayang kamu ganteng banget .. ?? " ( omah )
Hendra dan mamih pun berjalan menemui omah,
" makasih omah " ( Hendra ) sambil tersenyum.
" siapa dulu dong papih nya,papih nya aja seganteng ini,apalagi anak nya " ( papih ) sambil tangan nya,menepuk menepuk dada nya.
" enak aja,mamih nya juga cantik gini,ini perpaduan dari mamih juga ya .. ?? " ( mamih ).
" tidak ... ?? " ( papih ) ucap pan papih,d potong oleh Hendra .
" sudah .. sudah .. aku ini perpaduan dari mamih sama papih,kan kalian berdua yg buat nya .. ?? " ( Hendra ) dengan enteng nya,
mamih sama papih membulat kan mata nya,karena baru pertama kali,Hendra mengucap kan kata prontal seperti itu,mamih langsung menatap tajam ke arah Hendra,Hendra yg di tatap langsung takut,dan ia mengalih kan suasana.
" ayo mih,kita berangkat .. ?? " ( Hendra )
" iya ayo,kita berangkat .. ?? " ( opah )
" iya ayo,kasihan yg udah kebelet,pingin nikah .. ?" ( papih ) sambil tersenyum.
mereka semua berangkat menuju hotel,
sedangkan d hotel,Anita sudah sangat cantik,dengan kebaya putih,yg menjuntay ke bawah.
" waw ... ?? " ( MUA )
" kamu sangat cantik,say ... ?? " ( MUA ) sambil menatap Anita,
Anita hanya menjawab dengan senyum man.
" kenapa kamu diam,aja say .. ?? " ( MUA )
" gerogi ya say .. ?? " ( MUA )
lagi lagi Anita hanya menjawab dengan angguk kan,
" jangan gerogi say .. ?? " ( MUA )
" ya ehmptzz .. " ( Anita ) ia bingung harus memanggil apa,untung nya MUA tau apa yg di pikir kan,Anita.
" panggil aja Miss " ( MUA )
" i.. iya .. ?? " ( Anita ) sambil menjawab dengan terbata bata,karena ia masih gerogi.
" tarik napas,lalu buang " ( MUA )
__ADS_1
Anita pun mengikuti,apa yg d ucap kan MUA,tak berselang lama,ada yg mengetuk pintu kamar,MUA pun,berjalan menuju pintu,untuk membuka pintu,ternyata itu tim nya.
" mis keluarga mempelai,laki laki sudah datang.. ?" ( Tim WO )
" sesuay dengan rencana,setelah ijab qobul,baru lah mempelai wanita turun ke bawah .. " ( MUA )
" baik mis, " ( tim WO ) sambil berlalu ke bawah,
Anita yg mendengar mempelai laki laki sudah datang,perasaan nya sudah tak karuan,keringat dingin sudah keluar.
satu jam kemudian,terdengar lah kata SAH .
di sini lah,Anita.
setatus nya,kini bukan lagi perawan,melain kan,sudah menjadi istri,dari Hendra Permana.
Tim WO pun,memanggil Anita untuk turun ke bawah.
" bismillah " ( Anita ) berucap dalam hati,sambil beranjak dari tempat duduk nya,
Anita pun berjalan,ke bawah,sambil ke dua tangan nya,d apit oleh tim WO ,di saat Anita turun ke bawah,ia menjadi pusat perhatian,sedangkan Hendra merasa tak rela,ke cantik kan istri nya,d kagumi oleh tamu undang Ngan.
di saat Anita mendekati Hendra,ia berdiri dan mengulur kan tangan nya,Anita pun menerima ulur ran tangan Hendra,dan ia pun menggeser kan kursi,untuk Anita.
mereka pun mendatang tangani dokumen dokumen nikah mereka,dan terakhir memasangkan cincin,penyerah Han mas kawin, sun kening ( walaupun gerogi ðŸ¤),dan terakhir sungkeman,kepada mamih dan papih,omah dan opah,dan kelurga lain nya.
" kamu pegel ..?? " ( Hendra ) ia menatap Anita
" i..iya .. ?? " ( Anita ) ia menunduk kan wajah nya,karena masih gerogi,
" kamu mah,kebiasaan kalaw ngomong itu liat,orang nya," ( Hendra ) ia menangkup pipi Anita,otomatis mata Anita,menatap Hendra.
hanya beberapa detik,saja.
" kalaw mau mesra mesra an nanti d kamar " ( papih ) dengan dingin nya.
JLEB , pipi Anita langsung memerah.
" ya udah aku ke kamar dulu,takut ada yg iri " ( Hendra ) dengan dingin nya,
sedangkan Anita,pipi nya tambah memerah.
Hendra langsung menggenggam tangan anita,dan membawa ke kamar,karena ini memang jadwal mereka,istirahat.
karena nanti malam,ia akan mengadakan represi,sampey larut malam.
" ndra jangan sekarang ya,kasian nanti istri kamu,ga akan bisa jalan " ( om ) sambil tertawa.
" DP aja dulu ndra " ( opah ) sambil tertawa juga .
__ADS_1
sedangkan Hendra hanya menjawab,dengan isarat tangan yang membentuk kata O,kalaw Anita jangan di tanya lagi,pipinya makin memerah.
mereka pun tiba di kamar,tp bukan kamar pengantin,melain kan kamar untuk berdandan.
mereka pun duduk d sofa,mereka masih saling diam,karena masih canggung,terutama Anita,bingung harus melakukan apa.
" nit mau makan " ( Hendra ) sambil menatap Anita,
" boleh mas " ( Anita ) ia balik menatap Hendra,
Hendra yg melihat merasa senang,karena Anita menatap nya,
" ya udah aku pesan kan dulu ya,kamu mau makan apa " ( Hendra ) kini tangan nya mengusap bahu Anita.
" aku makan apa aja mas,yg penting ada nasi nya aja,soal nya tadi aku belum makan " ( Anita ) sambil tersenyum, memperlihat kan gigi putih nya,dan gigi gingsul nya,membuat Hendra gemas,ingin rasa nya ia mengecup bibir tipis nya,tapi belum saat nya,karena di sini ada orang,siapa lagi kalaw bukan tim MUA.
" say kita ganti baju dulu,takut nya kamu gerah," ( MUA )
Anita hanya menjawab dengan angguk kan saja,Anita pun berlalu mengikuti MUA,karena memang ia gerah,dengan baju nya,dan segala aksesoris d kepala nya.
hampir setengah jam,Anita baru beres dengan kegiatan nya,ia pun memakai handuk baju,yg agak panjang dan tebal,tpi rambut nya masih di tutupi oleh hijab,ia berjalan ke arah Hendra.
Hendra yg lagi pokus dengan hp nya,tidak menyadari kalaw Anita sudah berada d sisi nya,Anita heran,kenapa makan nan nya,seperti belum tersentuh.
" mas,kenapa makan nan nya,belum d makan .. ?? " ( Anita ) sambil menatap Hendra,yg pokus memain kan hp nya,Hendra pun menoleh ke arah Anita,ia heran kenapa istri nya,sudah berada di sisi nya,dan kenapa juga istri nya masih memakay hijab,padahal kan sekarang,ia sudah sah menjadi suami nya,lamun nan nya buyar,di kala Anita memegang bahu hendra.
" aku nunggu kamu .. ?? " ( Hendra )
" kenapa harus nunggu aku,kan lama mas " ( Anita )
" ya biar makan bareng aja .. ?? " ( Hendra )
" ya sudah sekarang makan " ( Anita ) sambil tangan nya mengambil makan nan Hendra,dan memberikan nya.
" makasih " ( Hendra ) sambil tersenyum.
" sama sama,itu udah kewajib ban aku mas," ( Anita )
di situ lah,Hendra mulay ide jail nya.
" termasuk kewajib ban di atas ranjang " ( hendra ) sambil menyembunyikan senyum man nya,Anita yg mendengar kan ucap pan Hendra,langsung ke selek,otomatis Hendra replek memberi kan Anita minum.
" udah .. ?? "( Hendra ) sambil menatap Anita.
" gitu aja ke selek,makan itu yg bener " ( Hendra ) sambil melanjut kan makan,padahal ia tau penyebab,Anita keselek itu ulah nya,cuman ia pura pura tidak tau saja.
sedangkan Anita hanya menatap dengan sinis,
Akhir nya Anita pun melanjut kan makan nan nya,karena ia lapar.
__ADS_1