
kini giandra dan Vina pun sedang bersiap siap untuk bertemu fino.
karena waktu sudah menunjuk kan pukul 12 siang.
" sudah siap sayang.. ?? " ( giandra ) ia memeluk bahu Vina.
" udah mas.. ?? " ( Vina)
" iya udah sekarang kita ke bawah.. ??" ( giandra)
Vina hanya menjawab dengan angguk kan saja, dan ia pun bangkit dari sofa, ia pun menjingjing tas nya, tapi di saat mereka akan ke luar, tiba tiba handphone nya berbunyi.
Vina pun mengambil handphone nya, dan melihat siapa yg menghubungi nya, ternyata sang mamah, ia pun segera menekan tombol hijau.
" assalamu'alaikum mah.. ?? " ( Vina)
" waalaikumsalam.. ?? ( silvi)
" ada apa mah.. ?? " ( Vina)
" kapan kalian pulang nak.. ?? " ( silvi)
" engga tau mah, emang kenapa gitu mah.. ?? " ( Vina)
" kalau mau pulang, kalian mampir dulu ke rumah mamah ya, soal nya di sini masih ada sodara sodara mamah,kata nya,sebelum mereka pulang,pingin bertemu sama kamu dulu nak..?? " ( silvi)
" oh, gitu ya mah, bentar aku tanya dulu sama mas giandra.. ?? " ( Vina)
" iya sayang.. ?? " ( silvi)
Vina pun menatap ke arah giandra.
" ada apa sayang.. ?? " ( giandra)
" mas, kata mamah suruh mampir bentar, ke rumah mamah, soal nya sodara mamah pingin bertemu kita dulu, sebelum mereka pulang.. ?? " ( Vina)
" emang pulang nya mau jam berapa sayang.. ?? " ( giandra)
" bentar aku tanya mamah.. ?? " ( Vina)
giandra pun hanya menjawab dengan angguk kan.
" hallo mah.. ?? " ( Vina) sambil menempel kan handphone nya, di telinga.
" iya sayang, ada apa. ?? " ( silvi)
" emang sodara mamah pulang jam berapa. ?? " ( Vina)
" kata nya, nanti jam 3 sore sayang. ?? " ( silvi).
Vina pun menjauh kan handphone nya dan menatap giandra.
" kata nya jam 3 mas.. ?? " ( Vina)
" iya udah, nanti setelah kita bertemu dengan fino, kita langsung ke rumah mamah.. ?? " ( giandra)
" iya mah, nanti aku mampir ke rumah, setelah urusan aku selesai.. ?? " ( vina)
__ADS_1
" iya udah sayang kalau gitu, mamah tunggu ya, emang kamu mau kemana.. ?? " ( silvi)
" nanti aja aku jelasin mah, kalau udah bertemu sama mamah.. ?? " ( Vina)
" baik kalau gitu kamu hati hati ya di jalan nya sampai bertemu nanti di rumah ya sayang.. ?? " ( silvi)
" iya mah.. ?? " ( Vina)
" iya udah, assalamu'alaikum.. ?? " ( silvi)
" waalaikumsalam.. ?? " ( Vina)
sambungan telpon pun terputus, Vina menyimpan handphone nya di tas.
" sudah sayang.. ?? " ( giandra) ia menatap sang istri.
" sudah mas.. ?? " ( Vina)
" iya udah kita berangkat.. ?? " ( giandra) sambil merangkul bahu sang istri.
Vina hanya membalas dengan angguk kan saja.
mereka pun menuju ke besmen , menaiki mobil nya, setelah itu mereka pun menuju ke cafe, tempat janjian dengan fino.
30 menit kemudian, giandra dan Vina pun sampai di cafe.
mereka berdua langsung menuju ke ruang VIP, sebelum nya giandra sudah memesan tempat.
di saat ia sampai, ternyata fino, sudah sampai duluan.
" engga, aku baru saja sampai.. ?? " ( fino) ia bangkit dari kursi, dan memepersilah kan giandra dan Vina untuk duduk.
" makasih.. ?? " ( giandra)
Vina dan giandra pun akhir nya duduk.
" mau pesen apa.. ?? " ( fino) sambil memberi kan buku menu.
giandra pun menerima nya, dan memesan makan nan, dan minum mana nya, untuk diri nya dan juga istri nya.
setelah memesan makan nan, giandra pun menatap fino.
" langsung aja ke inti nya ya, kamu pasti sudah tau, saya ngajak kamu bertemu karena apa.. ?? " ( giandra) ia menatap fino.
fino pun menghela napas nya, dan ia pun mengangguk kan kepala nya.
" saya, sudah tau apa maksud kamu, kamu pasti menanya kan, soal itu kan.. ?? " ( fino)
giandra hanya mengangguk kan kepala nya saja, sebagai jawab ban nya.
" maaf aku, sudah berbohong, .. ?? " ( fino) ia menunduk kan kepala nya.
" coba sekarang kamu jelas kan, sejelas jelas nya, dan apa benar kalau Vina masih perawan.. ?? " ( giandra) ia menatap intens, wajah fino.
" iya benar kalau Vina, itu masih perawan.. ?? " (fino)
giandra dan Vina pun, membulat kan mata nya.
__ADS_1
" coba sekarang jelas kan, secara detail kejadian kemarin.. ?? " ( giandra).
fino pun menghela napas nya.
" flasback "
ketika Vina sudah tidak sadar kan diri, fino membawa Vina ke hotel.
setiba nya di hotel, fino pun merbah kan tubuh Vina di kasur.
" sekarang kamu harus, menjadi milik aku seutuh nya vin, maaf aku melakukan ini semua, karena kamu sendiri yg sulit aku dekati, mungkin dengan cara ini, kamu bisa aku miliki.. ?? " ( fino) sambil membelai pipi Vina.
fino pun membuka baju Vina, awal nya ia ragu tapi ia berusaha, untuk menekan perasaan nya.
setelah baju Vina terbuka semua, ia pun membuka baju nya, kini ia pun sama, tidak memakai baju.
di saat ia akan melakukan nya,ia menatap wajah Vina, ada rasa tak tega, akhir nya ia pun mengurung kan niat nya, dan ia pun merebah kan tubuh nya, ia juga mempunyai ide, walaupun ia tidak melakukan nya, tpi tinggal bilang ke Vina, kalau dia sudah mengambil mahkota nya, dan pada akhir nya Vina akan menjadi milik nya, ia berpikir seperti itu.
" flasback "
" ide lo, sangat picik ya no.. ?? " ( giandra)
" iya gue ngelakuin, ini semua karena gue masih cinta, sama Vina.. ?? " ( fino)
" tapi cara lo itu, sangat picik.. ?? "( giandra)
" iya gue tau salah, tapi kan pada akhir nya lo juga, yg memiliki Vina.. ?? " ( fino)
" iya, karena jodoh vina nya itu gue.. ?? " ( giandra)
" oh iya, gue penasaran, kenapa lo engga jadi ngelakuin itu.. ?? " ( giandra) ia menatap fino.
" iya kan gue udah bilang sama lo, kalau gue engga tega, untuk melakukan itu, gue takut nya Vina akan benci sama gue.. ?? " ( fino)
" tapi kenapa lo malah bohong, kalau lo udah mengambil mahkota nya Vina.. ?? " ( giandra)
" iya biar Vina minta tanggung jawab sama gue, tapi apa yg gue pikir kan malah, melenceng, Vina sama sekali tidak minta tanggung jawab sama gue, malah lo yg di Terima.. ?? " ( fino)
" tapi kata lo tadi, lo engga mau di benci sama Vina, tapi kenapa lo malah bilang kalau lo yg ngambil mahkota nya Vina. " ( giandra)
" iya kan, setelah kita menikah, baru gue jelas kan, kalau sebenar nya gue, engga pernah nodain dia, iya tapi kan apa yg gue pikir kan, bakal sesuai rencana, tapi nyata nya, gagal total.. ?? " ( fino)
" padahal gue udah manas manas sin lo, tapi tetep lo bersi kukuh, untuk menikahi Vina.. ?? " ( fino).
" iya udah, mulai dari sekarang lo jangan pernah ganggu hubungan gue, dan istri gue ya, lo juga kan udah punya istri, apalagi bentar lagi lo akan menjadi seorang ayah.. ?? " ( giandra)
fino pun menatap giandra, dan beralih ke arah Vina.
" jagalah dia, jangan pernah lo menyakiti dia, kalau sampai lo, menyakiti dia, gue akan rebut dia dari lo.. ?? " ( fino) dengan tatapan tajam nya.
" itu, engga akan pernah terjadi, karena gue akan menjaga istri gue.. ?? " ( giandra)
" bagus, kalau gitu gue duluan ke kantor.. ?? " ( fino) ia pun bangkit dari kursi, dan menuju ke luar.
giandra dan Vina pun hanya menatap, kepergian fino.
Vina dari tadi tidak membuka suara, karena ia tidak berhak untuk ikut campur masalah ini, ia cukup menjadi pendengar,biar suami nya saja yg menyelesaikan nya.
__ADS_1