Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 235


__ADS_3

waktu sudah menunjuk kan pukul 05 pagi, Vina terbangun karena ia ingin buang air kecil, ia pun perlahan memindah kan lengan sang suami, dengan pelan pelan, supaya tidak membangun kan giandra.


setelah terlepas, Vina pun menuju ke kamar mandi, sedikit berlari, karena ia sudah kebelet ingin buang air kecil.


selesai buang air kecil, Vina pun mandi, tak berselang lama Vina pun ke luar ia melaksana kan kewajiban nya, setelah itu ia pun memakai pakaian nya, setelah rapih, ia pun menuju ke bawah, untuk menyiap kan sarapan untuk sang suami.


di dapur sudah ada sang mamah, dan asisten nya.


" pagi mah.. ?? " ( Vina) ia berdiri di samping sang mamah, yg lagi memotong sayuran.


" pagi juga sayang, udah bangun aja nih.. ?? " ( silvi)


" udah dong mah, aku kan sekarang seorang istri, harus menyiap kan sarapan untuk suami aku.. ?? " ( Vina) sambil menampilkan kan senyuman nya ke arah sang mamah.


" anak mamah, sekarang udah gede ya, bentar lagi bakal jadi seorang ibu.. ?? " ( silvi)


" amin mah, doa kan aku ya, semoga aku cepet cepet hamil, dan memberi kan mamah cucu.. ?? " ( Vina )


" tanpa kamu meminta pun, mamah pasti mendoa kan kamu nak, mendoa kan untuk kebahagian kamu nak.. ?? " ( silvi) ia mengulas senyum yg tulus.


" makasih mah, mamah ku ini emang the best.. ?? " ( Vina) sambil memeluk sang mamah.


" sama sama sayang, iya udah sekarang kita lanjut masak ya. ?? " ( silvi)


" iya mah, mau masak apa mah. ?? " ( Vina) ia mererai peluk kan nya


" mau masak udang krispi, capcay, sayang.. ?? " ( silvi)


" baik kalau gitu aku bantuin, aku harus ngelakuin apa nih mah.. ?? " ( Vina)


" kamu potong aja bahan bahan yg akan di buat capcay sayang.. ?? " ( silvi) ia menyerah kan wadah yg berisi sayuran, yg akan di buat capcay.


" siap mah.. ?? " ( Vina) ia pun mengambil wadah, yg berisi sayuran, dan duduk di kursi.

__ADS_1


" oh iya mah, aku juga ingin belajar masak, biar suami aku betah di rumah mah, dan mamah kasih bumbu apa sih mah,papah bisa se bucin itu sama mamah, padahal dulu papah pernah bilang kalau papah itu seorang Casanova,tapi papah sekarang sangat bucin akut sama mamah, mamah kasih apa sih mah, untuk menakluk kan papah.. ?? " ( Vina) wajah nya penuh dengan penasaran.


" mamah cuman nagasih papah kamu cinta dan kasih sayang yg tulus nak,itu lah kunci mamah, membuat papah kamu bucin.. ?? " ( silvi)


" oh gitu ya mah.. ?? " ( Vina) tangan nya sambil mengupas wortel.


" kamu menanya kan, seperti itu supaya suami kamu bucin, ya nak.. ?? " ( silvi ) .


" iya mah, ko mamah tau.. ?? " ( Vina)


" iya tau lah, mamah tau ya karakter kamu, mamah kan yg ngurus kamu dari orok, jadi mamah tau karakter kamu sayang, lagian kamu mau buat giandra bucin orang kamu engga ngelakuin aja, giandra udah bucin akut. ?? " ( silvi)


" iya gitu mah.. ?? " ( Vina) ia menatap sang mamah.


" iya sayang, emang kamu engga ngerasain.. ?? " ( silvi) ia menatap sang anak.


Vina menggeleng kan kepala nya, karena ia masih bingung, silvi pun tersenyum ke arah sang anak, ia merasa lucu atas sikap sang anak.


mereka pun melanjut kan masak kan nya, sambil mengobrol, Vina banyak bertanya tentang resep makan nan, hampir satu jam mereka memasak, dan akhir nya mereka pun selesai.


Vina pun mengangguk dan pergi meninggal kan silvi, ia menuju ke kamar nya, dan ia melihat sang suami masih tertidur pulas, ia pun duduk di sisi ranjang.


" mas bangun.. ?? " ( Vina) ia mengelus rambut sang suami.


giandra pun mengerjap kan mata nya, ia pun membuka mata nya, dan saat ia membuka mata nya, pertama kali, yg ia lihat ia lah sang istri, giandra pun tersenyumtersenyum, ia pun merebah kan kepala nya ke paha sang istri, ia menelusup kan wajah nya, ke perut sang istri, Vina pin mengelus rambut giandra, sudah 5 menit mereka seperti ini.


" mas bangun, ke butu siang, bukan nya sekarang kamu masuk kerja ya.. ?? " ( Vina)


" iya sayang, ingin rasa nya aku cuti lagi, tapi tidak memungkin kan, karena adik aku lagi sakit, aku engga mau egois.. ?? " ( giandra)


" iya mas, lagian kan nanti juga kita ketemu. ?! " ( Vina)


" iya sayang, tapi tetap aja kurang sayang, kalau mas bisa, kamu sakuin , mas akan lakukan, biar kemana mana mas bisa bawa kamu.. ?? " ( giandra)

__ADS_1


" kamu mah mas, ada ada aja.. ?? " ( Vina)


" iya udah sana mandi, ke buru siang, takut nya mamah sama papah nungguin kita.. ?? " ( Vina)


giandra pun bangkit, sebelum beranjak giandra mengecup bibir sang istri, setelah itu ia pun menuju kamar mandi, sedang kan Vina ia memberes kan kasur, setelah rapih ia pun menyiap kan pakaian sang suami.


akhir nya giandra pun sudah rapih, dengan setelan kantor nya, kini mereka pun menuju ke bawah, dan benar saja di meja makan sudah ada angga dan juga silvi, yg sedang menunggu Vina dan giandra, ada sedikit rasa tak enak, karena mertua nya menunggu diri nya.


" mah, pah, maaf ya, buat kalian menunggu. ?? " ( giandra) ia mentap mertua nya, dengan penuh penyesalan.


" engga ko kak, kita juga baru duduk.. ?? " ( silvi) ia menampil senyuman nya.


" iya udah kita sarapan ya.. ?? " ( silvi) ia pun mengambil kan sarapan untuk sang suami, begitu pun Vina, ia juga sama melakukan seperti apa yg di lakukan sang mamah.


" oh iya ank, kalian kapan mau pindah.. ?? " ( silvi) .


" kaya nya hari ini mah, aku akan pindah , sekalian mau ngechek, takut nya ada yg kurang pas, penempatan barang barang nya mah, sebenar nya kemarin malam orang suruhan mas giandra, sudah melakukan vidio cal, cuman aku kurang puas, kalau aku engga melihat nya langsung.. ?? " ( Vina).


" gesit juga kamu gi, udah merapi kan rumah aja, kirain mamah belum.. ?? " ( silvi)


" iya mah, biar cepet di tempati, makan nya kemarin aku nyuruh orang orang untuk memberes kan rumah aku.. ?? " ( giandra)


silvi hanya mengacungkan jempol nya, sebagai jawaban nya.


" mamah boleh ikut engga nak, ke rumah kamu.. ?? " ( silvi)


" boleh banget mah,aku malah seneng mamah nemenin aku. ?? " ( Vina)


mereka pun melanjut kan sarapan nya, 15 menit kemudian mereka pun selesai, seperti biasa silvi mengantar angga sampai di luar, begitu pun dengan Vina, ia mengantar giandra sampai ke luar.


" sayang, kamu jangan terlalu lelah ya, kalau nanti ada yg kurang pas penempatan nya, kamu minta bantuan sama orang lain ya, jangan mengerjakan sendiri.. ?? " ( giandra)


" siap pa bos.. ?? " ( Vina)

__ADS_1


" bagus.. ?? " ( giandra) ia pun masuk ke mobil, sebelum masuk ia pun mengecup kening sang istri.


setelah kepergian pada suami, silvi dan Vina pun menuju ke rumah Vina dan giandra.


__ADS_2