
akhir nya Anita dan Hendra,sudah selesai dengan makan nya.
beberap menit kemudian,Hendra buka suara.
" gimana,masih dengan pendirian nya" ( Hendra ) menatap anita.
Anita masih bungkam,tak menjawab pertanyaan Hendra.
" ya sudah kalaw itu keputus san kamu,aku keluar sebentar,mau cari angin." ( Hendra )
sambil beranjak d lari sofa,tapi sebelum melangkah,Anita mencekal lengan Hendra.
" terus aku Gimana.. ?? " ( Anita) ucap pan nya lirih.
" terserah kamu .. ?? " ( Hendra ) sedangkan tangan nya masih d cekal oleh Anita.
Anita masih menimbang nimbang,permintaan Hendra,dan akhir nya,ia pun memutus kan untuk mengabul kan permintaan Hendra,lagian kan ga dosa ngelakuin itu,malah menambah pahala,dan juga enak ðŸ¤ðŸ¤,
" ya udah aku mau .. ?? " ( Anita ) sambil menunduk kan wajah nya karena malu,Hendra menoleh ke arah Anita,hati nya bersorak bahagia.
" bener . ?? " ( Hendra ) meyakinkan Anita.
" iya bener .. ?? " (Anita ) mendongak kan wajah nya,sehingga mata mereka saling bertemu.
" aku ga mau ya,kalaw kamu terpaksa .. ?? " ( Hendra ).
" jadi nya ga enak,kalaw terpaksa .. ?? " ( Hendra )
" ga, siapa juga yg ke paksa,lagian kan ini kewajiban aku,sebagai seorang istri " ( Anita ) ucap pan nya lirih,karena malu.
Hendra yg mendengar ucapan Anita,sangat senang,akhir nya Hendra menarik bahu Anita,supaya berdiri sejajar dengan nya.
Hendra mengangkat dagu Anita,suapaya Anita menatap diri nya,dan mata mereka bertemu,di saat Hendra mengikis jarak,dan tinggal beberapa Senti lagi,Henda mengecup bibir Anita,suara ketuk kan,membuyar kan mereka berdua.
Anita dan Hendra,melirik ke arah pintu.
" sudah jangan d hirau kan,mungkin pelayan hotel,yg mau ngambil piring kotor." ( Hendra ) dengan tangan nya,yg memeluk erat pinggang Anita.
" tapi mas .. ?? " ( Anita )
" ga ada tapi tapian .. ?? " ( Hendra ) ia pun kembali mengikis jarak,tapi lagi lagi suara ketuk kan pintu membuyar kan mereka,ber 2.
" mas lebih baik,buka dulu pintu nya,siapa tau itu penting." ( Anita )
" ah ... " ( Hendra ) Hendra membuang napas nya kasar,sambil berlalu ke arah pintu.
sedangkan Anita,duduk di sisi ranjang,dengan masih memakai jubah mandi nya.
" hen .. hen .. ?? " ( mamih ) suara di luar pintu.
Hendra geleng geleng kepala,ternyata yg ngetik pintu dari tadi itu mamih .
" ya mih,bentar .. ?? " ( Hendra ) setengah berteriak,Hendra pun membuka kunci,belum juga Anita,membuka pintu,dari arah luar mamih sudah membuka pintu dengan kasar nya,untung saja Hendra,cepat menghindar,kalaw tidak cepat menghindar,mungkin wajah Hendra sudah benjol.
" kenapa,kamu lama membuka pintu nya .. ?? " ( mamih ) sambil menatap tajam Hendra.
__ADS_1
" ehmptzz .. ?? " ( Hendra ) ia bingung harus menjawab apa,karena ia tidak mungkin menjawab jujur.
" kenapa ga menjawab.. ?? " ( mamih ) sambil mata nya menyelidik.
" mana mantu mamih . ?? " ( mamih) sambil celingak celinguk mencari mantu kesayang Ngan nya.
" ada di kamar mih .. ?? " ( Hendra )
mamih pun berlalu ke kamar,dan pertama ia lihat mantu nya sedang duduk di sisi ranjang,dan belum memakai baju,hanya mengenakan jubah mandi.
" sayang .. ?? " ( mamih ) sambil berjalan,menuju anita.
Anita yg mendengar suara mamih,langsung mendongak kan wajah nya.
" mamih .. ?? " ( Anita ) ia bangkit dari sisi ranjang,dan menerima peluk kan mamih.
karena mamih sudah berada di depan Anita,dan merentang kan ke 2 tangan nya.
" sayang kenapa,kamu belum pakai baju.. ?? " ( mamih ) menatap Anita,dari ujung kepala,yg rambut nya,masih d gulung handuk,seperti habis keramas,dan badan nya,masih terbungkus jubah mandi.
Anita bingung harus menjawab apa,ia pun melirik hendra,sedangkan yg di lirik acuh.
posisi Anita benar benar bingung,kalaw ia berkata jujur,nanti ia malu sendiri,lamun nan Anita buyar,tak kala mamih mengusap bahu Anita.
" kenapa melamun . ?? " ( mamih )
" apa Hendra nakal,ataw membuat kamu ke capaean.. ?? " ( mamih ) sambil melirik Hendra,dan beralih dengan tatap pan tajam.
" ga mih .. ?? " ( Anita ) menunduk kan wajah nya.
" terus,.. ?? " ( mamih )
" baju aku ga ada yg tertutup mih,masa terbuka semua " ( Anita ) menunduk kan wajah nya.
" emang koper kamu belum ke sini,tadi pagi mamih udah suruh penjaga hotel untuk mengantar kan nya " ( mamih ) ia menjelas kan panjang lebar.
" tapi belum ada,yg nganterin mih .. ?? " ( Anita )
" masa sih .. ?? " ( mamih ) mamih heran,pasal nya,petugas hotel yg mamih suruh,meng informasi kan,kalau koper nya,sudah di antar.
" bentar mamih telepon dulu,pihak hotel . " ( mamih ) sambil menghubungi pihik hotel.
setelah mematik kan sambungan pihak hotel,mamih menatap tajam Hendra.
" Hendra .. ?? " ( mamih )
" iya mih," ( Hendra )
" kata pihak hotel,koper sudah kamu terima " ( mamih ) sambil berkacak pinggang.
" ehmptzz ... anu .. itu .. ?? " ( Hendra ) sambil menggaruk kepala nya,yg tidak gatal.
" anu .. apa. . ?? " ( mamih ) sambil melotot ke arah Hendra.
" iya .. aku sudah terima mih ..?? " ( Hendra ) sambil cengengesan.
__ADS_1
" kenapa koper nya,ga di berikan ke Anita " ( mamih )
" anu .. mih .. ?? " ( Hendra ) ia bingung harus jawab apa.
" dasar kamu ya .. ?? " ( mamih ) sambil menjewer telinga hendra,mamih udah tau dengan pemikir ran Hendra,sifat nya hampir sama dengan papih nya.
" AW .. AW.. mih sakit .. ?? " ( Hendra ) sambil berusaha melepas kan tangan mamih,dari telinga nya.
" sekarang dimana koper Anita .. ?? " ( mamih )
" ya,aku kasih tau,tapi lepas kan dulu tangan mamih,dari telinga aku .. ?? " ( Hendra )
akhir ny mamih pun melepas kan nya.
" sekarang bawa ke sini .. ?? " ( mamih )
" iya mih aku bawa .. ?? " ( Hendra ) sambil berlalu,dan membawakan koper Anita.
Anita juga merasa kesal,dengan ke jahilan Hendra.
beberapa detik kemudian Hendra datang,dengan menjingjing koper anita.
Hendra menyerah kan nya kepada Anita,Anita mengambil nya,dan memilih baju,setelah pas,ia pun pergi ke kamar mandi,karena ia masih malu,bila memakai baju di hadapan Hendra .
sedangkan mamih,setelah Hendra memberikan koper kepada Anita,mamih berlalu ke luar .
setelah rapih dengan pakaian nya,Anita pun berlalu ke luar,menuju mamih,dan ia pun duduk di sisi mamih.
" sayang kamu,mau pulang,ataw masih mau berada di sini .. ?? " ( mamih )
Anita menatap Hendra.
" kita masih mau di sini mih .. ?? " ( Hendra ) ia yg menjawab nya,karena ia ingin punya waktu ber dua ,supaya lebih mengenal satu sama lain.
" mamih nanya ke Anita ya,bukan ke kamu.. ?? " ( mamih )
" kenapa yg jawab malah kamu,bukan Anita .. ?? " ( mamih )
" gimana sayang .. ?? " ( mamih ) ia kembali menatap Anita,sambil tangan nya mengelus bahu anita .
Anita bingung di sisi lain,ia ingin pulang,tapi di sisi lain,ia harus mengikuti suami nya.
" aku ngikut mas Hendra aja mih .. ?? " ( Anita ) sambil tersenyum ke arah mamih.
" bener kamu,masih mau di sini .. ?? " ( mamih ) bertanya kembali kepada Anita,dan meyakin kan nya.
" iya mih,aku kan sekarang udah jadi seorang istri,harus mengikuti suami kemana pun ia pergi, " ( Anita ) sambil tersenyum ke arah mamih.
mamih yg mendengar ucap pan Anita merasa bangga,dan terharu.
" kalaw itu keputus san kamu,mamih pamit ya,.. ?? " ( mamih )
" iya mih .. ?? " ( Anita ) sambil mengangguk.
" dan kamu ndra,jangan membuat Anita kecapean ya .. ?? " ( mamih )
__ADS_1
" siap mih.. ?? " ( Hendra ) sambil tangan nya membentuk hurup o.
" ya udah mamih pamit ya sayang .. ?? " ( mamih ) sambil beranjak dari sofa,dan berlalu ke luar.