Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 209


__ADS_3

kini giandra dan vina, sudah berada di pelaminan, untuk menyambut para tamu.


" kamu cantik .. ?? " ( giandra) ia berbisik ke telinga Vina.


" gombal.. ?? " ( Vina).


" siapa yang gombal, aku engga ngegombal.. ?? " ( giandra).


"terserah kamu aja.. ?? " ( Vina) sambil. memaling kan muka nya, karena wajah nya yg memerah, atas gombalan sang suami.


giandra hanya tersenyum, melihat tingkah sang istri.


kini para tamu pun,silih berganti memberi kan selamat kepada ke dua mempelai.


kini tibalah, fino yg memberi selamat kepada ke dua mempelai, awal nya ia tidak akan di undang, tapi ternyata fino menjalin kerja sama dengan perusahaan angga, jadi mereka pendamping kan urusan pribadi nya.


" selamat ya, semoga pernikahan kalian, menjadi kelurga sakinah mawadah dan waroh mah.. ?? " ( fino) ia berjabat tan tangan dengan giandra.


" amin.. ?? makasih atas doa nya.. ?? " ( giandra) ia tersenyum ramah.


" kalau sampai istri kamu mengandung anak saya, saya akan membawa anak saya.. ?? " ( fino) ia tersenyum sinis.


Giandra berusaha menahan amarah nya, dengan cara menghela napas nya, dalam.


" bila nanti, anak itu ada di rahim istri saya, saya engga akan rela, kalau anak itu di ambil oleh kamu, saya akan menjaga dan melindungi dia, sampai akhir hayat saya..?? " ( giandra ) ia sedikit menegas kan, kata kata nya.


" tapi kamu engga berhak, untuk mengurus anak saya, karena di bayi itu ada darah saya, yg mengalir.. ?? " ( fino)


" tapi kamu engga punya bukti kuat, untuk mengambil anak yg ada di dalam rahim istri saya, jadi stop kamu jangan pernah mengganggu hidup saya dan istri saya.. ?? " ( giandra) lagi lagi ia berbicara sangat tegas .


fino pun akhir nya ia mengalah, Dan turun dari pelaminan, tapi sebelum turun dari pelaminan fino, berbisik di telinga giandra.


" selamat menikmati, bekas saya.. ?? " ( fino) ia menampil kan senyum meledek, dan ia pun turun dari pelamin, awal nya ua akan berjabat tangan dengan Vina, tapi Vina langsung memaling kan muka nya.


setelah fino, turun dari pelaminan, Vina menatap sang suami, ia mengelus lengan giandra.


giandra pun menatap Vina sekilas, dan menunjuk kan kalau dia baik baik saja.


kini giliran andra dan kiara yg maju ke pelaminan.


" selamat ya bro, semoga jadi keluarga yg sakinah, mawadah, dan warohmah, dan cepet cepet di beri momongan.. ?? " ( andra).


" amin makasih atas doa nya adik ipar.. ?? " ( giandra ) ia pun memeluk giandra.

__ADS_1


" sama sama,jangan dengerin apa kata si brensek itu, gue yakin lo bisa menghadapi ini semua, anggap saja ini cobaan untuk lo, lo pasti bisa hadapi. " ( andra) sambil menepuk nepuk punggung giandra.


" thank you, atas dukungan nya.. ?? " ( giandra)


" sama sama.. ?? " ( andra) kini ia gilirran memberi selamat kepada Vina.


" bang.. ?? " ( kiara) memeluk tubuh sang kaka.


giandra pun membalas peluk kan sang adik.


" ka, jadilah laki laki yg bertanggung jawab, jangan pernah main tangan ya bang.. ?? " ( kiara) ia memeluk giandra sangat erat.


" tenang aja de,abang akan selalu menjaga istri abang, seperti abang menjaga kamu dan juga mamah.. ?? " ( giandra) ia mereka peluk kan sang adik.


" janji ya bang.. ?? " ( kiara) sambil tersenyum.


" iya abang janji.. ?? " ( giandra)


" sudah sudah.. ?? jangan peluk peluk lagi .. ?? " ( andra) sambil membawa sang istri ke dalam dekapan nya.


" dasar posesif,.. ?? "( giandra)


" biarin, gue masih baik ya, membuat kan lo, meluk istri gue,selain gue.. ?? " ( andra) dengan tatapan sinis.


" baru juga, udah so.. ?? " ( andra)


" sudah sudah ah.. ?? kalian itu ya, setiap bertemu, pasti saja berantem.. ?? " ( kiara) sambil membawa sang suami turun dari pelaminan.


kini giliran anita, yg memeberi kan selamat kepada giandra .


" selamat ya nak, jadilah kepala keluarga yg bijak, dan bertanggung jawab.. ?? " ( anita) mengeljs lengan giandra.


" pasti tan,makasih atas doa dan dukungan nya.. ?? " ( giandra) sambil menamenampil kan senyum ramah nya.


" tante pasti akan mendoa kan, anak anak tante, selalu bahagia.. ?? " ( giandra dan Vina)


kini anita beralih ke arah vina.


" jadi lah istri yg penurut apa kata suami, layani dia, dengan setulus hati kamu nak, jangan pernah membantah apa kata suami, karena tante tau,kalau giandra laki laki yg baik, dan bertanggung jawab, tante tau dia dari kecil.. ?? " ( anita) sambil mengelus bahu Vina.


" makasih atas nasehat nya tan, InsyaAllah, apa yg tante ucap kan saya laksanakan.. ?? " ( Vina)


anita pun, hanya menjawab dengan senyuman dan kini anita dan Hendra pun turun dari pelaminan menuju meja.

__ADS_1


kini acara resepsi giandra dan Vina pun, berjalan dengan lancar.


waktu sudah menunjuk kan pukul 12 malam, Vina sudah mulai tak nyaman ia terlihat gelisah, karena kaki nya yg mulai pegal.


" kenapa sayang.. ?? " ( giandra) ia menatap sang istri.


" pegel mas.. ?? " ( Vina) sambil memijit mijit kaki nya.


" iya udah sekarang pergi ke kamar ya, lagian kan, para tamu juga, udah pada pulang sebagian.. ?? " ( giandra)


Vina pun akhir nya mengangguk, di saat ia akan berdiri, tiba tiba tubuh nya melayang dan ternyata tubuh nya di pangku oleh sang suami.


" mas turunin.. ?? " ( Vina)


" diam aja sayang, nanti jatuh.. ?? " ( giandra)


" tapi malu mas.. ?? " ( Vina)


" malu sama siapa, jangan pernah hiraukan yg lain.. ?? " ( giandra)


" tapi mas.. ?? " ( Vina)


" engga ada tapi tapian sayang, aku engga akan tega, membuat kan kamu ke sakitan.. ?? " ( giandra) sambil menatap ke arah sang istri, dan menampilkan kan senyuman nya.


Vina pun memeluk erat, tengkuk sang suami, karena takut jatuh.


untung saja, andra sudah pulang, kalau belum pulang, pasti andra akan meledek nya.


kini Vina dan andra sudah berada di kamar nya, di saat giandra dan Vina membuka pintu, ternyata kamar nya sudah di penuhi bunga mawar mewah, Vina pun di turun kan di sofa.


giandra melihat sang istri yg murung, ia pun tau dengan pemikiran sang istri.


" kamu kenapa sayang.. ?? " ( giandra) ia mengelus rambut sang istri.


" maaf kan aku mas, tidak bisa memberi kan kamu yg terbaik, aku gagal menjaga nya.. ?? " ( Vina)


" cukup sayang, jangan pernah bicara seperti itu lagi, sekarang aku akan menghapus semua nya, apa mau sekarang kita melakukan nya.. ?? " ( giandra) sambil. menaik turun kan alis nya.


ia berusaha mencari kan suasana.


" jangan sekarang mas, aku mau membersihkan kan tubuh aku dulu.. ?? " ( Vina)


giandra pun tersenyum, da mengangguk kan kepala nya,ia pun membantu sang istri untuk membuka sleting baju nya, dan membuka pernak pernik di rambut sang istri, setelah beres Vina pun, menuju ke kamar mandi, giandra pun merebah kan tubuh nya, di atas sofa, sambil menunggu sang istri.

__ADS_1


" mohon maaf, up nya agak lama, karena saya sibuk, karena lagi ada hajatan, di rumah sodara. "


__ADS_2