
Hendra pun ke luar dari kamar mandi,dan hanya melilit kan handuk nya,ia melihat,Anita sudah menyiap kan baju nya,di atas kasur,Hendra pun memakai nya,setelah beres,ia pun mencari keberadaan Anita,ternyata Anita sedang berada di balkon,ia sedang berjemur,Hendra pun menuju istri nya,dan memeluk nya di belakang.
" sayang .. ?? " ( Hendra ) ia menelusup kan kepala nya di ceruk leher Anita.
" iya mas .. ?? " ( Anita )
" udah yu,jangan berjemur terlalu lama,nanti kamu hitam .. ?? " ( Hendra ) sambil tersenyum.
" orang aku udah hitam mas,emang kenapa kalaw aku hitam .. ?? " ( Anita )
" ga kenapa Napa .. ?? " ( Hendra )
" iya udah yu,kita sarapan aku lapar sayang .. ?? " ( Hendra )
" iya mas .. ?? " ( Anita )
Hendra pun mereray kan peluk kan nya,dan ia pun memegang pinggang Anita,mereka berjalan,menuju ke bawah,di meja makan tidak ada siapa siapa,karena papih sudah berangkat ke kantor,sedang kan mamih lagi di halaman belakang,Anita pun melayani Hendra,seperti biasa.
" sayang kenapa,kamu ga makan .. ?? " ( Hendra )
" aku udah mas,tadi bareng sama papih dan mamih .. ?? " ( Anita )
" oh ya udah,banyak ga makan nya .. ?? " ( Hendra )
" iya banyak lah mas,kaya kamu ga tau aja porsi aku sekarang seperti apa .. ?? " ( Anita )
" bagus kalaw gitu,biar anak aku sehat .. ?? " ( Hendra ) ambil tersenyum.
Hendra pun sudah selesai dengan makan nya.
" ayo mau berangkat sekarang,.. ?? " ( Hendra )
" iya mas,ayo kita berangkat .. ?? " ( Anita )
" tapi aku ambil tas dulu,terus antar aku ke kos san dulu ya,mau ngambil buku nya mas .. ?? " ( Anita )
" iya sayang, .. ?? " ( Hendra )
" iya udah aku ke atas dulu ya,mau ngambil tas .. ?? " ( Anita )
" ga usah sayang,biar aku aja yg ngambil,kamu panggi aja mamih,biar siap siap .. ?? " ( Hendra )
" iya mas .. ?? " ( Anita ) ia pun berlalu ke taman,sedang kan Hendra ia menuju kamar nya dan mencari tas Anita,setelah menemukan nya,Hendra pun membawa nya ke bawah.
" mih ..?? " ( Anita )
" iya sayang .. ?? " ( mamih ) ia menoleh dan mematikan keran nya.
__ADS_1
" mih,kata mas Hendra kita berangkat .. ?? " ( Anita ) sambil tersenyum.
" iya sayang,mamih mau bawa tas dulu ya sayang.. ?? " ( mamih )
" iya mih .. ?? " ( Anita )
di saat mereka sedang berjalan,mereka berpapasan dengan Hendra,yg menenteng tas Anita.
" ayo mih .. ?? " ( Hendra )
" iya sayang bentar,mamih bawa dulu tas ya .. ?? " ( mamih )
" iya mih,aku tunggu di mobil aja ya mih .. ?? " ( Hendra )
" iya sayang .. ?? " ( mamih) ia pun berlalu ke kamar,sedang kan Anita dan Hendra menuju mobil nya.
tak berselang lama mamih pun masuk ke dalam mobil,ia duduk di belakang.
" mih kita ke kos san Anita dulu ya mih .. ?? " ( Hendra )
" loh,emang ada apa kita ke kos san Anita sayang .. ?? " ( mamih )
" aku mau ngambil buku KIA mih .. ?? " ( Anita )
" oh ya udah,kita ke kos san dulu .. ?? " ( mamih ).
sedangkan mamih sibuk dengan gejet nya,karena mamih lagi mengerjakan pekerjaan nya,tak berselang lama mereka pun Sampai ke kos san Anita.
" mau ikut masuk .. ?? " ( Anita )
" mau sayang .. ?? " ( Hendra ) sambil tangan nya,membuka setibel.
" kalaw mamih,ga deh sayang,mamih di mobil aja,soal nya kerjaan mamih bentar lagi kelar,jadi tanggung .. ?? " ( mamih )
" iya mih .. ?? " ( Anita ).
mereka pun turun dari mobil dan menuju ke kamar kos san Anita.
Anita pun membuka pintu nya,dan ia masuk sedangkan Hendra ia mengekor di belakang Anita.
" sayang Selama ini tinggal di sini .. ?? " ( Hendra )
" iya mas .. ?? " ( Anita ) sambil tangan nya mencari buku,di dalam lemari pelastik nya,setelah menemukan nya,ia pun mengambil nya.
" sayang ga pengap,diam di sini .. ?? " ( Hendra )
" iya ga lah mas,justru bagi aku ini mah terlalu mewah,beda dengan kos san aku yg dulu,mas juga tau kan,kos san aku dulu seperti apa .. ?? " ( Anita )
__ADS_1
" iya sayang .. ?? " ( Hendra ) ia pun memeluk Anita,karena ia merasa bersalah,melihat keadaan kos san,yg Anita tempati.
" maaf kan aku sayang .. ?? " ( Hendra )
" maaf untuk apa mas .. ?? " ( Anita )
" maaf untuk ke salahan aku sayang,kamu berjuang hidup,untuk diri kamu dan anak aku,makasih sayang kamu mau mempertahan kan anak aku .. ?? " ( Hendra ) ucap nya sambil terisak,tangan Anita mengusap usap punggung Hendra untuk menenang kan nya.
" ga usah di bahas lagi mas,itu sudah berlalu,yg penting sekarang kita,bersama mas .. ?? " ( Anita )
" iya sayang .. ?? " ( Hendra ) mengecup kening Anita,dan ia pun beralih ke perut Anita,ia pun berjongkok.
" makasih sayang,udah bertahan demi papah .. ?? " ( Hendra ) ia pun mengecup perut Anita,dan tak berselang lama anak nya merespon,dengan tendangan.
" sayang .. ?? " ( Hendra ) mata nya berbinar,dan ia mendongak kan kepala nya,ia pun menatap Anita.
Anita pun mengangguk.
" iya udah mas,kita ke luar,kasihan mamih udah nunggu .. ?? " ( Anita )
" iya sayang .. ?? "( Hendra ) sambil beranjak,dan mereka pun menuju mobil.
Hendra pun melajukan mobil nya menuju rumah sakit,tak berselang lama mereka pun samapay,mereka bertiga pun masuk ke rumah sakit,dan menuju ke ruang dokter kandung Ngan,mereka tidak perlu mengantri,ataw mendaftar,karena papih sudah memberitahu pihak rumah sakit kalaw menantu nya akan periksa.
" ayo Bu berbaring .. ?? " ( suster )
Anita pun berbaring,dan ia pun di pakai kan selimut,hanya sampay pinggang,suster pun membelikan gel.
" liat pa,bu,ni kami nya,dan ini tangan nya,kalaw di liat liat,muka nya mirip banget ya sama papah nya .. ?? " ( dokter ) ia menoleh ke arah Hendra,tpi Hendra lebih pokus menatap layar USG.
" ini detak jantung nya, normal ya Bu .. ??" ( dokter ) sambil tersenyum.
" sudah ya Bu .. ?? " ( dokter ) sambil mengelap perut Anita oleh tisu.
Hendra pun membantu Anita untuk bangun,mereka pun berjalan menuju kursi,Anita pun duduk,dan mendengar kan penjelasan dokter.
" allhamdullilah hasil nya bagus semua ya Bu .. ?? " ( dokter )
" dan posisi bayi nya pun,sudah bagus,ibu bisa melahir kan normal ya Bu .. ?? " ( dokter )
" sering jalan pagi aja ya,dan untuk berhubungan intim pun bisa ko pa,asal pelan pelan,dan di usaha kan posisi nya,yg nyaman buat ibu nya ya pa .. ?? " ( dokter ) sambil tersenyum,karena dokter tersebut tau dengan pemikiran Hendra.
mata Hendra berbinar bahagia,sedang kan Anita merasa malu,muka nya memerah,kalaw mamih hanya menjadi pendengar.
dokter pun meresep kan obat untuk Anita.
setelah selesay mereka pun ke luar ruangan,dan menuju apotik,mereka pun menyerah kan resep nya,dan mereka menunggu di kursi,yg tersedia.
__ADS_1