
" bang, kapan kamu masuk kerja.. ?? " ( andra) ia memanggil giandra, dengan sebutan abang, karena di depan orang tua nya.
" kangen ya.. ?? " ( giandra) sambil menaik turun kan halis nya.
" aku bukan kangen bang, tapi kerjaan aku keteteran.. ?? " ( andra) ingin rasa nya, ia memukul kepala giandra, tapi ia tahan, karena takut di bilang tidak sopan.
" InsyaAllah, besok aku masuk.. ?? " ( giandra)
" nah, kalau besok abang masuk, aku mau ngambil cuti bang.. ?? " ( andra)
" loh, ko gitu.. ?? " ( giandra ) ia sedikit tidak Terima.
" iya kan aku mau jaga kiara bang, aku engga akan tenang, kalau aku tinggal, aku harus bertanggung jawab bang, dia seperti itu karena ulah ku juga bang, yg sering ngajak olahraga malam, tapi siang juga pernah..?? " ( andra) ia berucap dengan polos nya.
" lo ya, kalau ngomong itu engga di pliter.. ?? " ( giandra) memukul bahu sang adik ipar .
" emang aku ngomong apa ada nya, emang ada yg salah ya.. ?? " ( andra) .
" terserah lo.. ?? " ( giandra) .
mereka yg berada di ruangan kiara, menahan senyum, melihat tingkah andra dan juga giandra, terkecuali kiara, yg menahan malu, kini wajah nya, sudah memerah, bak tomat.
" makan ny abang, harus giat bikin, kaya aku, biar cepet jadi .. ?? " ( andra) .
" ok, gue akan sering bikin, berarti besok gue engga masuk kerja dulu, sebelum gue berhasil, membuat Vina bunting.. ?? " ( giandra) .
" iya engga bisa, gitu dong bang, aku kan besok mau cuti dulu, mau nemenin istri aku, kalau abang engga masuk, terus aku engga masuk, gimana dengan perusahaan, kan abang bisa membuat nya setelah pulang kerja.. ?? " ( andra)
" mas ih, stop deh, kamu itu ya.. ?? " ( kiara) ia menyela obrolan sang suami, bersama sang kaka, kalau engga di berhentiin, bakal berkepanjangan.
andra pun langsung mengatup kan bibir nya, ia tidak berani membantah ucapan sang istri.
" rasain loh.. ?? " ( giandra) ia memberi kan senyuman, tapi bukan senyuman tulus, tapi senyuman meledek.
" mas, kamu juga diam.. ?? " ( Vina) ia menatap sinis ke arah sang suami.
kini andra yg membalas giandra.
" sudha sudah, kalian itu ya, engga dimana mana, pasti saja bertengkar.. ?? " ( anita)
" habis nya, kurang seru kalau bertemu, engga cekcok.. ?? " ( giandra)
" tapi tenang aja, walaupun kita sering cekcok, tapi hanya di mulut aja ko mah, engga ke hati. " ( andra) .
" nah, benar itu mah, tenang aja.. ?? " ( giandra)
silvi dan angga pun berpamitan, karena tubuh nya lelah, giandra dan Vina pun sama berpamitan, karena mereka satu mobil dengan angga, kalau tidak pulang sekarang, mereka harus naik taksi.
__ADS_1
" iya udah mamah juga pamit ya, kamu engga apa apa kan mamah tinggal.. ?? " ( fitri)
" engga apa apa mah, aku kan udah suami aku, yg menjaga aku.. ?? " ( kiara) sambil menampilkan senyuman nya.
" bener nih sayang, engga apa apa mamah tinggal.. ?? " ( fitri) ia meyakin kan kembali sang anak.
" iya mah, aku engga apa apa, mamah sama papah istirahat aja .. ?? " ( kiara)
kiara pun beralih menatap sang mertua.
" mamah, juga pulang, mamah dari tadi siang di sini.. ?? " ( kiara)
" tapi nak.. ?? " ( anita)
" engga ada tapi tapian mah, sekarang mamah ku yg cantik cantik pulang ya, istirahat di rumah, besok bisa ke sini, lagi.. ?? " ( kiara)
" iya mah, mamah istirahat aja, biar aku yg menjaga istri ku mah, mamah pulang aja, tapi mah maaf ,tolong ke pa udin, suruh bawa perlengkapan aku sama kiara ya mah , soal nya aku udah gerah mah, pingin membersih kan tubuh aku.. ?? " ( andra)
" iya sayang, nanti mamah akan nyuruh mang udin untuk membawa perlengkapan kamu sama kiara.. ?? " ( anita)
" makasih mah sebelum nya.. ?? " ( andra)
" sama sama sayang.. ?? " ( anita)
" kalau gitu, kita pulang Dulu ya nak, kalau ada apa apa hubungin kita.. ?? " ( fitri) .
mereka pun pergi meninggal kan andra, dan kiara, kini di ruangan tersebut hanya ada mereka berdua, andra pun duduk di samping sang istri.
" sayang, makasih ya udah mau mengandung anak aku, kita jaga bersama, kalau kamu mau apa apa bilang ya sama aku, tapi jangan yg sulit sulit ya.. ?? " ( andra)
" iya, kalau itu tergantung debay lah mas, aku engga bisa menahan nya.. ?? " ( kiara) sambil mengelus perut nya, andra pun kini menatap perut sang istri.
" nak, jangan yg sulit ya, kalau kamu mau sesuatu.. ?? " ( andra) ka mengelus perut sang istri.
" iya papah,.. ?? " ( kiara) meniru kan suara anak kecil.
" kira kira anak kita, laki laki atau perempuan ya sayang.. ?? " ( andra)
" belum ketahuan lah mas, nanti kalau usia kandungan aku 7 bulan, baru lah terlihat, sebenar nya 4 bulan juga udah bisa mas, cuman kalau lebih pingin akurat 7 bulan aja mas.. ?? " ( kiara)
" oh, gitu ya sayang, ko kamu tau. ?? " ( andra)
" iya,itu kata teman aku mas, kan dulu aku berteman dengan yg udah menikah, jdi sedikit nya aku tau, tentang kehamilan.. ?? " ( kiara)
" oh, gitu ya sayang.. ?? " ( andra)
" emang mas, mau nya anak kita laki laki perempuan.. ?? " ( kiara) ia menatap sang suami.
__ADS_1
" aku mau nya laki laki, tapi segimana di kasih nya aja aayang, mau laki laki atau perempuan, mas tetap sayang ko, karena dia darah daging mas.. ?? " ( andra)
" yg terpenting, anak kita sehat sampai nanti lahir .. ?? " ( andra)
" amin mas.. ?? " ( kiara)
tok..tok.. tok..
" masuk.. ?? " ( andra)
" permisi tuan, saya mau periksa nona.. ?? " ( suster)
" oh silah kan.. ?? " ( andra)
suster pun masuk, dan mengecek kondisi kiara, dari tekanan darah, dan yg lain nya, setelah selesai, suster pun berpamitan, dan berganti dengan mang udin yang membawa baju kiara dan andra.
" assalamu'alaikum den.. ?? " ( mang udin)
" waalaikumsalam mang, masuk aja.. ?? " ( andra)
mang udin pun masuk, dan tangan nya membawa koper,beserta leptop punya andra.
" ini den perlengkapan nya.. ?? " ( mang udin) ja menyerah kan koper, beserta leptop.
" makasih mang, maaf udah merepot kan mang, dan mengganggu istirahat mang.. ?? " ( andra) ia merasa tak enak.
" engga apa apa den, ini udah jadi pekerjaan mamang, jangan di bikin engga enak gitu.. ?? " ( mang udin) sambil menampilkan kan senyuman nya.
" iya mang, sekali lagi makasih ya mang. ?? " ( andra)
" sama sama den, yg terpenting sekarang nona cepat sehat, dan bisa berkumpul lagi di rumah.. ?? " ( mang udin)
" makasih ya mang atas doa nya.. ?? " ( andra)
" iya den, kalau gitu mamang permisi, apa ada yg di perlukan lagi den, sebelum mamang pulang. ?? " ( mang udin)
" engga ada kaya nya,mang.. ?? " ( andra)
" iya udah kalau begitu, mamang pamit pulang ya den.. ?? " ( mang udin)
" iya mang.. ?? " ( andra)
" assalamu'alaikum.. ?? " ( mang udin)
" waalaikumsalam.. ?? " ( andra)
mang udin pun pulang, dan andra kini bergegas untuk ke kamar mandi, karena tubuh nya sangat lengket, awal nya kiara ingin mandi, tapi di larang oleh andra,akhir nya kiara meminta untuk di lap saja, andra pun menyetujui,setelah andra mandi, baru lah andra mengelap tubuh sang istri.
__ADS_1