
baru saja, Vina merebah kan tubuh nya, handphone nya berdering.
Vina pun mengambil handphone, di atas nakas, dan melihat nya, ternyata dari fino.
Vina pun menghela napas nya, dan memencet tombol hijau.
" hallo sayang.. ?? " ( fino).
" iya no, ada apa.. ?? " ( Vina)
" lagi apa.. ?? " ( fino)
" baru mau tidur.. ?? " ( Vina)
" loh, tumben jam segini udah tidur.. ?? " ( fino)
" entah lah, aku udah ngantuk banget.. ?? " ( Vina)
" gitu ya, oh iya sayang gimana kamu udah dapat pengacara, buat ngurusin perceraian kamu.. ?? " ( fino)
" belum no.. ?? " ( Vina )
" gimana, kalau pakai pengacara aku.. ?? " ( fino)
" entah lah no, aku belum memikir kan sampai ke sana, beri aku waktu.. ?? " ( Vina)
" maksud kamu apa, kenapa kaya ragu gitu.. ?? "( fino)
" entah lah no, aku hanya butuh waktu, untuk mengambil semua ke putusan ini.. ?? " ( Vina)
" kenapa kamu jadi ragu gini vin, apa kamu, engga cinta lagi sama aku vin, bukan nya kamu mau menjalin hubungan lagi sama aku, aku kan kemarin di jebak vin, tolong dong beri aku kesempatan, aku mau kamu vin, aku cinta sama kamu sayang.. ?? " ( fino)
" iya fin, aku masih cinta sama kamu, tapi beri aku waktu no, soal nya ke dua orang tua aku masih menentang nya. " ( Vina)
terdengat helaan napas, dari fino.
" biar aku meyakin kan, ke dua orang tua kamu sayang, besok aku ke rumah kamu ya sayang.. ?? " ( fino)
" jangan dulu no, soal nya aku takut mamah sama papah aku marah.. ?? " ( Vina)
" aku akan hadapi vin, demi hubungan kita di restui.. ?? " ( fino)
" tapi no.. ?? " ( Vina)
" aku engga akan nyerah vin, walaupun nyawa taruhan nya, karena aku benar benar cinta sama kamu sayang, aku akn memperjuangnkan cinta kita sayang.. ?? " ( fino) ia berusaha meyakin kan Vina.
" kita berjuang ya sayang, nanti lama ke lamaan, kita bakal dapat restu. " ( fino)
" gimana, kamu mau kan memperjuang kan cinta kita, apa pun yg terjadi, kita harus tetap bersama. " ( fino)
__ADS_1
Vina menghela napas nya.
" iya aku akan berjuang no.. ?? "( Vina)
" makasih sayang,sekarang kamu tidur ya, besok kita bertemu, aku akan berusaha meyakin kan ke dua orang tua mu. " ( fino)
" iya no.. ?? " ( Vina)
" iya udah, kamu istirahat ya, miss you sayang. " ( fino)
" miss you to.. ?? " ( Vina)
sambungan telpon pun terputus, Vina pun menyimpan handphone nya, di atas nakas.
ia pun memejam kan mata nya,mungkin karena lelah, Vina pun terlelap.
sedang kan fino, menghela napas nya, ia merebah kan punggung nya, ke punggung sofa.
" kamu kenapa, no.. ?? " ( mamah fino)
" Vina, seperti ragu mah. "( fino)
" maksud kamu gimana no.. ?? " ( mamah fino) ia menatap serius ke arah fino.
" iya, barusan aku menghubungi Vina, kalau aku menawar kan pengacara, untuk menangani perceraian nya, tapi Vina bilang butuh waktu mah. " ( fino)
" terus, kamu engga berusaha meyakin kan Vina. " ( mamah fino)
" mau ngapain kamu di sana.. ?? " ( mamah fino)
" aku mau meyakin kan ke dua orang tua nya mah.. ?? " ( fino)
" emang orang tua nya, engga merestui hubungan kamu. " ( mamah fino)
" iya mah, bahkan orang tua nya Vina, menentang hubungan kita mah, seperti nya agak susah mah, apa lagi kalau papah nya yg menentang. " ( fino)
" kamu harus, berusaha dong kak, supaya meyakin kan orang tua nya Vina.. ?? " ( mamah fino)
" aku, akan berusaha mah, tapi nyali aku sedikit menciut, karena giandra, itu anak sahabat mamah nya. " ( fino)
" kamu jangan menyerah dong nak, mamah yakin dengan seiring nya waktu hubungan kamu dapat restu, dari ke dua orang tua nya Vina, ingat Vina itu anak tunggal dari keluarga anggara, kalau sampai kamu menikah dengan Vina, perusahaan kita akan ikut naik.. ?? " ( mamah fino)
" itu dia mah, sebenar nya, rasa cinta aku udah sdikit berkurang, aku bisa mendapat kan perawan, tapi demi masa depan perusahaan aku akan berjuang mah.. ?? " ( fino)
" bagus sayang, mamah sangat mendukung, Vina itu tambang emas. " ( mamah fino)
" iya mah.. ?? " ( fino)
" iya udah sekarang kamu istirahat, ini udah malam.. ?? " ( mamah fino)
__ADS_1
" iya mah, oh iya mah, papah kemana, ko engga ke lihatan.. ?? " ( fino)
" papah kamu, lagi ada pertemuan dengan klayen nak. " ( mamah fino)
" oh, gitu ya mah.. ?? "( fino).
" iya nak, mamah duluan ya, masuk ke kamar. "( mamah fino) ia pun beranjak dari sofa.
" iya mah.. ?? " ( fino)
fino menghela napas nya, ia harus kuat, untuk menghadapi besok.
" semangat.. ?? " ( fino) ia menyemangati diri sendiri, dan beranjak dari sofa, menuju kamar nya, tubuh nya benar benar lelah.
berbeda dengan andra,kini mereka sedang berada di jalan, karena kiara sedang mengidam ingin makan sate kambing, tapi ia ingin makan di tempat, padahal sebelum nya kiara dan andra baru saja makanmakan malam, baru saja 20 menit, kiara sudah merengek ingin beli sate, mau tidak mau andra pun menurut ti, kemauan sang istri, kalau sampai menolak, bisa bisa kiara merajuk,jangan sampai itu terjadi, kalau sampai itu terjadi, andra engga akan bisa tidur.
mamah fitri awal nya melarang, karena kiara sedang hamil, apa lagi sate, itu makan nanti yg setengah matang, engga baik untuk ibu hamil.
tapi fitri, engga tega melihat kiara, yg sedikit merajuk, dan takut cucu nya ngeces, jadi mau tidak mau Fitri pun membiar kan, andra menuruti ke mauan kiara.
" sayang kamu ngantuk.. ?? " ( andra) ia melihat sang istri, yg dari tadi menguap.
" iya mas, tapi aku mau makan sate dulu, setelah itu , baru aku tidur.. ?? " ( kiara)
" itu mas, tukang sate nya. " ( kiara)
" iya sayang, mas akan cari parkir dulu ya.. ?? " ( andra)
" iya mas. " ( kiara)
setelah menemukan tempat parkir, yg pas, andra pun segera memarkir kan nya.
" kamu tunggu di sini aja, mas yg pesenin, makan nya di mobil aja ya sayang, soal'a nya angin malam, engga baik untuk kamu.. ?? " ( andra)
" tapi aku mau nya makan di sana. " ( kiara)
" tolong, ngertiin aku ya sayang, kau engga mau terjadi apa apa sama kamu sayang. ?? " ( andra) dengan tatapan memohon.
" lagian, jarak nya deket kan sayang, antara penjual, jadi anggap aja, ini bangku nya. " ( andra) ia berusaha merayu kiara.
akhir nya kiara pun mengangguk kan kepala nya, andra pun tersenyum dan ia pun ke luar, untuk memesan sate, setelah memesan andra pun masuk kembali.
hampir menunggu 15 menit, pesan nan pun datang, wajah kiara begitu berbinar, di saat pesan nan nya datang, ia pun melahap nya.
" mas mau.. ?? " ( kiara)
" engga sayang, habisin sama kamu aja. " ( andra)dan benar saja, sate nya habis, dalam sekejap.
" mau lagi sayang.. ?? " ( andra)
__ADS_1
kiara hanya menggeleng kan kepala nya, andra pun tersenyum dan membawa piring nya ke luar.