
untuk beberapa detik mereka terdiam, karena merasa canggung.
giandra berusaha menetral kan suara nya.
" ehmptzz.. ?? "( giandra) ia menatap Vina.
Vina mendongak kan wajah nya.
" apa kabar vin.. ?? "( giandra) ia berusaha menghilang kan ke gugup pan nya dengan, cara bertanya sama Vina.
" ba...baik.. ?? "( Vina) sambil tersenyum.
" syukur kalau kamu baik baik saja. ?? "( giandra) ia menatap perut Vina, yg buncit karena usia kandungan Vina sudah memasuki 6 bulan.
Vina hanya menampil kan senyum manis nya.
" aw.. aw.. ?? "( Vina) ia replek memegang perut nya, karena sang anak, menendang nya sangat kuat, membuat Vina meringis ke sakit tan.
replek giandra memegang perut Vina, entah ada dorongan apa, giandra bisa memegang perut Vina, dan giandra merasa kan tendangan tersebut.
hati giandra begitu bahagia, setelah merasa kan, tendangan dari anak nya, ia belum tau kalau anak yg di kandung nya itu anak nya.
" duduk dulu yu vin, kamu jangan terlalu banyak berdiri.. ?? "( giandra)
Vina pun mengangguk, dan ia pun duduk di kursi tunggu, setelah itu giandra pun pergi meninggal kan Vina tak berselang lama giandra datang, sambil membawa air mineral, dan membuka nya, setelah itu ia memberi kan nya ke pada Vina .
Vina pun menerima nya.
" makasih mas.. ?? "( Vina) ia langsung meneguk nya.
" suami kamu kemana, kamu pasti habis periksa ya, ko engga di temani sama suami aku. "( giandra) ia memberondong, karena melihat Vina, sendiri.
Vina menghela napas nya, ingin rasa nya ia mengungkap kebeneran nya, tapi ia tidak berani, karena ia masih malu, atas ke lakuan nya.
giandra yg melihat Vina, hanya terdiam ia merasa tidak enak, karena ia sudah lancang menanya kan itu semua.
" vin, maaf ya, aku engga bermaksud apa apa.. ?? "( giandra)
" engga apa apa mas, makasih ya mas, atas minum nya, aku pulang dulu, assalamu'alaikum.. ?? "( Vina ) ia beranjak dari kursi, dan meninggal kan giandra.
Vina merasa kurang enak, karena giandra masih peduli ke pada nya.
" waalaikumsalam.. ?? "( giandra) ia pun melihat Vina,yg meninggal kan nya.
" entah lah vin, walaupun aku berusaha melupa kan kamu, sulit vin, nama kamu masih berdiri kokoh di dalam hati aku, entah perasaan apa, di saat aku mengelus perut kamu vin, ada gelenyar aneh gitu vin.. ?? "( giandra) ia pun bangkit, kini ia menuju ke ruangan sang adik.
cklek
semua orang menoleh ke arah pintu, semua bengong karena melihat giandra.
__ADS_1
" abang.. ?? "( kiara) ia merentang ke dua tangan nya, giandra pun masuk dan memeluk sang adik, air mata nya tumpah, ke tika ia memeluk sang adik, ia merasa bahagia karena ia bisa memeluk sang adik.
giandra pun mereka peluk kan nya, dan menatap wajah sang adik, tidak lupa ia menghapus sisa air mata nya, yg ada di pipi sang adik.
" jangan nangis lagi de, kamu sekarang seorang ibu.. ?? "( giandra).
" habis,aku bahagia bang, karena aku bisa bertemu lagi dengan abang, aku kangen banget sama abang. "( kiara)
" abang juga sama kangen sama kamu de.. ?? "( giandra) ia menangkup ke dua pipi sang adik.
" ehmptzz. ?? "( fitri) ia bersidekap dada, dan menatap ke arah sang anak.
" kalian lupa ya sama mamah.. ?? "( fitri)
giandra dan Vina pun mengalih kan pandang ngan nya dan melihat sang mamah, yg sedang merajuk, tak lupa ia merentang kan ke dua tangan nya, dan giandra oun langsung memeluk fitri.
" mamah sehat.. ?? "( giandra) ia menatap sang mamah.
" mamah sehat sayang.. ?? "( fitri).
" syukur, kalau mamah sehat.. ?? "( giandra) sambil tersenyum ke arah sang mamah.
" kamu janji ya bang, jangan pernah meninggal kan, mamah lagi. "( fitri)
" iya mah, abang janji, lagian di sana kan udah ada pengganti aku mah.. ?? "( giandra).
" syukur lah, kalau kamu bakal tinggal lagi di sini. "( fitri)
" tuh.. ?? "( fitri) menunjuk ke box bayi.
giandra tersenyum, sebelum ia menuju box bayi, ia bersalaman dengan sang papah, setelah itu ia pun menuju ke keponakan nya, yg lagi terlelap, ia menjadi teringat akan anak yg ada di kandungan Vina, tapi ia buru buru menepis nya.
" anak kamu, percis andra ya de.. ?? "( giandra) tanpa mengalih kan tatapan, dari sang ke ponakan .
" iya bang, aneh padahal aku yg mengandung, tapi anak ini malah mirip bapa nya. "( kiara) ia memanyun kam bibir nya, karena kesal.
" masih, mending dia mirip kaya bapa nya, kalau dia mirip dengan tukang kebun gimana. "( giandra) .
" iya juga ya bang.. ?? "( kiara)
cklek.
muncul lah andra dan juga anita.
" bang.. ?? "( andra) ia menatap ke arah giandra, dan berjalan menuju giandra.
" sehat bang.. ?? "( andra) ia berjabat tangan, dan memeluk nya sebentar.
" allhamdulilah sehat.. ?? "( giandra)
__ADS_1
sedang kan anita ia cipika cipiki dulu dengan sang besan, dan menantu cantik nya.
" selamat ya sayang, sekarang setatus kamu,udah menjadi ibu. "( anita)
" iya mah,.. ?? "( kiara) sambil tersenyum ke arah sang ibu mertua.
" cucu mamah mana.. ?? "( anita)
kiara hanya menunjuk ke arah box bayi.
anita pun menuju box bayi, tapi sebelum nya ia menerima uluran tangan giandra.
" gimana kamu sehat nak.. ?? "( anita)
" allhamdulilah sehat mah.. ?? "( giandra) ia mengecup punggung tangan anita.
anita pun langsung menuju ke box bayi, karena ia tidak sabar, untuk melihat sang cucu.
" anak kamu, ganteng sih.. ?? "( anita)
" iya dong, sipa dulu, yg memberi kan bibit nya. "( andra) sambil menepuk dada nya .
yg berada di sana, hanya menggeleg geleng kan kepala nga saja, melihat tingkah andra.
anita pun menggendong sang cucu, dan membawa nya ke arah bangkar, pada cewe cewe pun sibuk dengan obrolan nya, begitu pun para cowo cowo.
tpi sayang nya, Hendra engga ada, karena ia masih ada penting penting, jadi wngga bisa di wakili.
" gimana gi, lo udah move on.. ?? "( andra)
giandra menghela napas nya.
" jujur, gue udah berusaha menekan perasaan itu, dan menghilang kan rasa cinta gue, ke pada Vina, tapi sampai saat ini, rasa itu masih ada bahkan makin kuat ndra .. ?? "( giandra) ucap nya lirih.
" seriusan loh.. ?? "( andra) ia menatap ke arah giandra.
" iya gue serius ndra. ?? "( giandra)
" moga aja, lo bisa move on. "( andra) ia menepuk bahu giandra.
" amin.. ?? "( giandra)
" tapi tadi, gue bertemu dengan Vina, ternyata dia sedang hamil. "( giandra)
" apa.. ?? "( andra).
" ko bisa ya.. ?? "( andra).
" iya bisa lah, orang dia udah punya suami. "( giandra)
__ADS_1
" bukan itu masalah nya, kan Vina sama lo, baru bercerai baru 6 bulan, engga mungkin kan setelah bercerai dengan lo, langsung menikah, kan di mata agama engga bisa gi,kan harus menunggu masa idah nya dulu, selama 3 bulan."( andra)
giandra pun terdiam, ia mencerna ucapan andra, ada benar nya juga.