
waktu sudah menunjuk kan pukul 04.30.
Anita pun terbangun,dan ia melihat di sisi nya,tidak ada Hendra,hati Anita kembali sakit,tp ia berusaha untuk mengabay kan perasaan nya,dan ia pun pergi ke kamar mandi untuk bebersih,dan mengambil air wudhu.
ia tak lupa memanjat kan doa,kepada sang pencipta,untuk memberi ia ke kuatan dalam menghadapi semua cobaan.
setelah selesai Anita pun memberes kan tempat tidur,dan melanjut kan membersih kan kamar,seperti menyapu dan mengepel,setelah beres di bagian kamar Anita,pun pergi ke dapur,untuk menyiap kan sarapan.
sedangkan di kediaman Sisil,Hendra mengerjap ngerjap kan mata nya,ia kaget ketika Sisil berada di peluk kan nya.
" astagfirullah .. ?? " ( Hendra ) langsung bangkit,dan Sisil pun terbangun,karena ia kaget dengan suara teriakan Hendra,Sisil hanya memakai tentop dan celana pendek,sedangkan Hendra ia hanya memakai boxer saja.
karena memang Hendra sudah menjadi ke terbiasa kalaw tidur,tidak memakai baju.
" kamu kenapa hen ... ?? " ( Sisil )
" kamu yg apa apa an kenapa kamu di sini,dan kenapa kamu memakai baju seperti itu .. ?? " ( Hendra ) suara nya ia tinggi kan,karena ia kesal.
" kamu semalem yg ngajak aku hen,untuk tidur bareng .. ?? " ( Sisil ) sambil terisak.
" itu ga mungkin .. ?? " ( Hendra ) sambil menjambak rambut nya.
tak berapa lama ada suara rame rame di luar,dan ada yg menekan password.
dan di saat pintu terbuka,datang lah seorang wanita paru baya dan laki laki parubaya.
" KALIAN APA APAAN .. ?? " ( laki laki paru baya ) sambil berjalan menuju Anita dah Hendra.
Hendra kaget,melihat suara teriakan dari arah pintu,Hendra pun menoleh,ia mengerut kan kening nya.
di saat hampir mendekati,laki laki parubaya terebut mau memukul Hendra,tapi di cegah oleh wanita parubaya.
ia menenangkan nya,dan membawa nya ke sofa,sedangkan Hendra tatap pan nya kosong.
laki laki parubaya tersebut menghela napas nya dalam.
" kalian kenapa melakukan ini ...?? " ( laki laki parubaya )
" kalian kan bisa nikah dulu,baru melakukan ini .. ?? " ( wanita parubaya )
" mamah gagal dalam mendidik kamu sil .. ?? " ( wanita parubaya )
Hendra pun mengerut kan kening nya,ia heran,selama pacaran bersama nya,Sisil bilang ia sebatang kara,ia pun menatap Sisil.
" bisa kamu jelas kan sil,kamu bilang kamu.sebatang karang,tapi ini siapa .. ?? " ( Hendra ) wajah nya penuh dengan ke bingung Ngan.
Sisil hanya menunduk kan wajah nya,ia belum menjawab pertanyaan Hendra .
" sil jawab .. ?? " ( Hendra ) ia meninggi kan nada suara nya satu oktap.
" kamu jangan bentak bentak anak saya .. ?? " ( laki laki parubaya )
" maaf pa,sebelum nya,karena Sisil bilang kalaw dia itu sebatang kara,dan sekarang kalian ini siapa nya Sisil .. ?? " ( Hendra )
" saya ini orang tua angkat Sisil,kita juga tinggal di luar negri,dan tadi nya kita ke sini mau ngasih Sisil surprise,eh .. ternyata kita yg di buat kaget .. ?? " ( wanita parubaya )
__ADS_1
" saya ga mau tau kamu harus bertanggung jawab,dan menikahi anak saya . ?? " ( laki laki parubaya )
Hendra pun kaget,ia tidak terima,dengan keputus san yg di ambil orang tua angkat nya.
" ya ga bisa gitu dong om,lagian saya ga melakukan apa apa .. ?? " ( Hendra )
" sil,kamu bicara .. ?? " ( Hendra ) ia benar benar prustasi,ia pun mengacak ngacak rambut nya.
sisil pun mendongak kan wajah nya,tp dia tetap terdiam.
" enak aja,kamu bilang gitu,mana ada yg
percaya,kalaw kalian tidak melakukan apa apa,sedangkan baju kalian saja terbuka .. ?? " ( laki laki parubaya )
" saya ga bisa om,karena saya punya istri .. ?? " ( Hendra ) ia berbicara lantang.
" tinggal kamu,ceray kan saja istri kamu,dan menikah dengan anak saya. " ( laki laki parubaya ) jawab nya enteng.
" iya ga bisa om .. ?? " ( Hendra )
" kenapa ga bisa,bagi saya itu gampang.. ?? " ( laki laki paru baya )
Hendra pun menatap papah angkat nya Sisil.
" kamu tau perusahaan Atmajaya .. ?? " ( papah )
" saya tau .. ?? " ( Hendra )
" itu adalah perusahaan saya,dan perusahaan saya juga,penanam saham terbesar di perusahaan kamu kan hen,kamu itu keturunnan Permana .. ?? "( papah )
" sekarang mau kalian apa .. ?? " ( Hendra ) akhir nya ia pasrah.
" saya ingin kamu menikah,dengan anak saya,dan ceray kan istri kamu .. ?? " ( papah )
" tapi saya ga bisa om,.. ?? " ( Hendra )
" harus bisa,karena saya ga mau anak saya di madu .. ?? " ( papah ) .
"semua keputus san ada di kamu,.. ?? " ( papah )
di sini lah,Hendra bingung,antara perusahaan dan istri nya,ia berat harus memilih salah satu.
" gimana .. ?? " ( papah ) memicingkan mata nya.
" entah lah om,Dua dua nya berat,beri saya waktu,dan saya ijin ke kamar mandi .. ?? " ( Hendra ) sambil beranjak,dari sofa,dan berlalu ke kamar mandi,sedangkan tangan nya menjingjing kaos,dan celana bahan nya.
" mah,pah maksih ya .. ?? " ( Sisil ) memeluk mamah nya.
" apa pun yg kamu minta papah sama mamah akan,mengabul kan nya,lagian Hendra itu mantu idaman .. ?? " ( papah )
" iya pah,..?? " ( Sisil )
sambil kemabali duduk ,di tempat nya,karena Hendra sudah mau ke luar kamar mandi.
Hendra pun mengambil jaket nya.
__ADS_1
" saya permisi om .. ?? " ( Hendra ) sambil berlalu ke arah pintu.
" jangan lupa dengan ucap pan saya .. ?? " ( papah )
Hendra pun tak menanggapi nya,ia berlalu,dan membuka pintu,ia pun berjalan ke besmen,untuk kembali ke apartemen nya.
sedangkan Anita yg melihat,jam dinding ternyata sudah pukul 08.30.
Anita tersenyum ketir,dan ia berjalan ke arah balkon,ia pun ke luar untuk menikmati angin di pagi hari,ia pun menatap kosong ke depan,tiba tiba ada tangan yg membelit di pinggang nya.
Anita tau siapa pemilik tangan tersebut,tapi Anita tak menanggapi di masih pokus menatap ke depan,karena ia terlalu kecewa,tentang sikap Hendra.
Hendra pun membalik kan badan Anita,ia mencium kening Anita.
" kenapa ehmptzz .. ?? " ( Hendra ) sambil menatap dalam,mata Anita.
Anita hanya menoleh sebentar,dan memalingkan pandang Ngan nya,Hendra tau kalaw istri nya itu,sedang mode ngambek.
ia pun memeluk Anita,dan mengusap punggung anita.
" jangan marah,aku semalam tlpn kamu,tapi kamu ga mengangkat nya .. ?? " ( Hendra )
" semalem aku bingung,karena Sisil lagi ke sakit Tan,dan dia ga punya keluarga,jadi nya aku menginap takut nya ia kenapa kenapa .. ?? " ( Hendra )
Anita pun mendongak kan wajah nya,dan tersenyum getir,Hendra segampang itu berbicara,tanpa menghargai perasaan Anita.
" sekarang kamu mau ke kantor .. ?? " ( Anita ) mengalih kan pembicaraan nya,karena ia ga mau kembali kecewa.
" aku mau ke kantor .. ?? " ( Hendra ) sambil mata nya tetap menatap Anita.
" iya sudah, aku mau mempersiap kan baju kamu .. ?? " ( Anita) sambil berlalu,dan mereray kan peluk kan Hendra.
Hendra pun mengekor di belakang Anita,tiba di kamar,Hendra masuk kamar mandi,sedang kan Anita ke walk in closet.
setelah mempersiap kan baju untuk Hendra,ia pun menuju dapur,untuk membuat kan teh untuk suami nya,walaupun hati nya kesal dan kecewa tapi ia tetap melaksanakan tugas nya sebagay istri.
di saat Anita sedang menyimpan nya di atas meja,Hendra pun memanggil nya,Anita pun berlalu ke kamar.
" ada apa mas .. ?? " ( Anita ) sambil berjalan menuju suami, nya .
ia tau kenapa Hendra memanggil nya,karena Hendra sedang memakay Kemeja nya,dan belum mengancing nya,Anita pun tau apa yg harus ia lakukan,ia melakukan nya dengan sangat telaten.
hingga beberapa menit kemudian,Hendra sudah rapih dengan setelan kerja nya.
" nit .. ?? " ( Hendra ) di saat Anita mau beranjak,tangan Anita di genggam oleh Hendra.
" apa pun ke depan nya,kamu jangan pernah benci aku, ya .. ?? " ( Hendra ) air mata nya berembun,dan menatap dalam Anita.
Anita bingung kenapa Hendra,berbicara seperti itu.
" insyaallah mas .. ?? " ( Anita ) sambil tersenyum.
mereka ber dua pun menuju meja makan,Anita hanya menemani Hendra,karena Anita sudah makan.
setelah beres acara makan nya,Hendra pun pamit,ke kantor dengan hati ga menentu.
__ADS_1