
kini mobil yg di bawa oleh giandra, sudah berada di kantor, ia pun turun, dan langsung ke tempat andra.
cklek.
andra pun mendongak kan kepala nya, kini tatapan nya, beralih ke arah pintu, setelah tau siapa yg datang, ia pun kini menatap kembali pada layar leptop nya.
giandra pun duduk di depan andra, sambil memberi kan berkas, andra pun menerima nya, dan langsung membaca nya, setelah selesai membaca nya, ia menatap giandra, karena merasa heran dengan sikap giandra, biasa nya, ia berceloteh,tapi entah kenapa ini malah diam, dan dari rait wajah nya, seperti menhan kesal.
" lo kenapa.. ?? "( andra) sambil menyimpan berkas nya, karena ia sudah selesai membaca nya.
giandra pun menghela napas nya, dan menatap ke arah andra.
" gue lagi bt aja.. ?? "( giandra)
" bt kenapa, seperti anak cewe aja.. ?? "( andra) sambil menampil kan senyuman, mengejek.
" lo tau engga, kalau klayen kita itu siapa. "( giandra)
" maksud lo apa, gue engga ngerti.. ?? "( andra) ia menatap ke arah andra, sambil melepas kan kacamata nya.
" jadi gini ndra, klayen kita ini, ternyata bela, anak bu mega.. ?? "( giandra).
" apa gi, bukan nya yg megang perusahaan itu papah nya. "( andra )
" iya, tapi kaya nya, sudah di alih kan deh, ke anak nya. "( giandra).
" ko bisa ya, tiba tiba di alih kan gitu.. ?? "( andra)
giandra hanya mengedik kan bahu nya, sebagai jawab ban.
" terus, sekarang masalah nya apa, yg membuat lo bt itu kenapa.. ?? "( andra)
" lo, engga ngerti apa yg di maksud dengan gue. "( giandra)
andra hanya menggeleng kan kepala nya, sebagai jawab ban, sedang kan giandra menepuk jidat nya, setelah mengetahui jawab ban dari andra, adik ipar nya itu bener bener polos.
" kenapa lo, malah nepuk jidat. "( andra)
" ah lo, bener ya ndra, kamu engga ngerti, maksud ucapan gue. "( giandra)
" gue bener bener engga tau gi, makan nya gue menanya kan itu. "( andra)
giandra menghela napas, sebelum ia menjelas kan nya, ke pada sang adik ipar.
__ADS_1
" jadi gini ndra, maksud gue itu, kalau bela, memegang perusahaan, berarti otomatis kalau lo jadi bekerjasama dengan perusahaan bela, berarti lo bakal sering bertemu. "( giandra).
" iya pasti lah, sering bertemu, orang kita pasti membahas pekerjaan. "( andra).
giandra, melotot kam mata nya, karena ia mendengar ucapan dari andra.
" apa gue perlu ya getok, kapala lo, supaya lo bisa mencerna ucapan gue. "( giandra) sambil menahan emosi nya.
" iya terus gue harus gimana, kan gue jawab dengan jujur. "( andra) masih dengan polos nya.
" iya lo jawab dengan jujur, tapi gue mau lo, mencerna ucapan gue. "( giandra).
" udah, sekarang mah gini aja, lo tutup poin aja, jangan bertele tele , jangan pakai isyarat. "( andra).
" jadi gini ndra, kalau lo jadi bekerjasama dengan perusahaan milik bela, otomatis lo, bakal bertemu dengan si bela. "( giandra) ia menatap tajam ke arah andra.
andra menjawab dengan angguk kan saja.
" lo tau kan, kalau si bela itu anak ibu mega,gue takut, rumah tangga lo hancur, dengan adik gue, lo juga tau kalau bu mega kekeh ingin menjodoh kan anak nya, dengan lo, tapi sayang nya, lo udah memelihara adik gue. "( giandra)
" permasalahan nya dimana. "( andra)
" ah, lo masih engga ngerti apa yg gue ucap kan. "( giandra).
" jadi inti nya gini ndra, gue takut rumah tangga lo sama adik gue berantak kan, karena gue yakin kalau bela dan ibu nya, mempunyai seribu cara, untuk mendapat kan yg ia mau.
"( giandra)
kini andra pun baru tahu, apa yg dimaksud dengan giandra.
" InsyaAllah akan baik baik saja gi, makan nya kalau setiap mau bertemu dengan bela, lo harus nemenin gue ya, karena gue takut, kalau bela nanti bakal merayu gue."( andra) ia menatap ke arah depan.
" ok, tenang aja , kalau masalah itu, gue usahain, supaya gue akan nemenin lo,itu juga kalau pekerjaan gue engga numpuk,tapi gue akan berusaha untuk bisa nemenin lo " ( giandra).
" ok, kalau gitu.. ?? "( andra).
" tapi bentar deh, lo tau darimana kalau bela itu berbuat jahat. "( andra)
akhir nya giandra pun mencerita kan pertemuan nya dengan bela.
" gue takut nya lo di jebak, pake obat perangsang, atau apa lah.?? ( giandra)
" iya kalau gitu, lo harus menyiap kan satu orang, untuk menemani saya, bertemu dengan bela. "( andra).
__ADS_1
" kalau itu perkara mudah gue tinggal memanggil nya, dan menyuruh na , untuk menemani lo. "( giandra).
" ok, gue percaya, dengan hasil kerja lo.. ?? "( andra) ia berdiri., dan andra menepuk bahu giandra, setelah itu ia langsung duduk di sofa, dan di ikuti oleh giandra, ia pun ikut duduk di samping andra.
" emang kapan, jadwal kita bertemu dengan perusahaan, papah nya bela. "( andra).
" 2 hari lagi ndra. ".(giandra).
" ok, tapi sebelum acara persidangan lo harus udah dapat, yg nemenin gue di saat urgen.. ?? " ( andra).
giandra hanya mengangguk kapala mnya sja, sebaga jawab ban.
akhir nya mereka pun membicara kan soal proyek.
berbeda dengan giandra, dan juga andra, kini ibu mega sedang mendatangi sang anak, ibu mega menuju ke ruangan sang anak.
" gimana bel, apa kamu sudah berhasil. " ( ibu mega) ia langsung duduk di sofa, sambil menatap ke arah sang anak.
" gagal mah, soal nya andra engga ada, malah di wakili sama asisten nya. "( bela)
" ah, serius kamu. "( ibu mega)
bela mengangguk kan kepala nya, sebagai jawab ban.
" tapi tenang aja mah, lusa aku ada janji lagi, dengan perusahaan andra, aku yakin kalau lusa, pasti andra yg akan bertemu langsung dengan aku mah. "( bela) ia tersenyum ke arah sang ibu.
" ok, mamah juga berharap seperti itu, dan rencana kita ga boleh gagal. "( ibu mega)
" sip mah, aku yakin, rencana kita engga akan pernah gagal, mamah serah kan saja sama aku. "( bela)
" iya mamah percaya sama kamu, pasti kamu engga akan pernah gagal, dan bentar lagi kita bakal menjadi orang kaya, mamah jadi engga sabar, menunggu waktu itu tiba. " ( ibu mega)
" iya mah, aku juga engga sabar. "( bela)
" iya udah kalau gitu mamah pergi dulu ya. "( ibu mega).
" emang mamah mau kemana. "( bela)
" mamah mau arisan. "( ibu mega).
" lh, iya sudah kalau gitu, hati hati mah. " ( ibu mega).
ibu mega hanya mengangguk kan kepala nya saja, sebagai jawab ban, setelah itu ia meninggal kan bela, sedang kan bela melanjut kan pekerjaan nya, setelah tau, sang ibu pergi meninggal kan ruangan nya.
__ADS_1