
waktu sudah menunjuk kan pukul 04 sore.
" akhir nya beres juga .. ?? " ( Fitri ) sambil merentang kan tangan nya,ke atas.
" tapi kerjaan gue belum beres,sekarang gue harus ke apartemen cowo itu. " ( Fitri )
" AH .. ?? " ( Fitri ) ia berteriak kesal,ia pun beranjak dari kursi nya,dan menuju ke lobi,d lobi ia berpapasan dengan atassan nya.
" semangat fit .. ?? " ( atassan nya ) sambil tersenyum meledek.
" iya Bu .. ?? " ( Fitri ) sambil tersenyum masam,dan ia berjalan menuju luar.
Fitri pun,menyetop kan taxsi,lalu ia masuk dan menyebut kan tujuan diri nya,kepada sopir.
30 menit kemudian,ia pun sampay di apartemen cowo itu,ia pun menekan bel,tidak lama dari itu,pintu terbuka,awal nya Fitri ragu,tapi ia meyakin kan diri nya.
" cepat kerjakan,biar cepat selesay .. ?? " ( Doni ) meninggi kan suara nya.
cowo yg di bertabrakan dengan Fitri itu Doni.
" iya .. ?? " ( Fitri ) sambil menghentak kan kaki nya,dan ia pun menyimpan tas nya,ia pun berlalu ke dapur.
tujuan utama nya,ia ingin memasak terlebih dahulu,ia pun membuka lemari es,dan di situ banyak sekali sayur sayur ran,dan daging.
ia pun memutus kan untuk,memasak tumis kangkung,dan ayam goreng saja,pertama yg ia lakukan,membersih kan daging ayam,setelah bersih,ia pun mengungkeb dulu ayam nya.
ia pun melanjut kan memotong kangkung nya dan mengupas perbawang ngan,setelah beres ia pun mencuci nya,ia pun mengiris bawang,dan 2 buah cabai.
ia pun memulay memasak,satu persatu,dari menggoreng ayam,dan setelah itu ia menumis kangkung.
setelah matang semua,Fitri pun menghidangkan nya di meja makan,dan menata nya,ia pun langsung pergi ke westapel dan mencuci peralatan masak,yg tadi ia gunakan,setelah beres Fitri memanggil Doni untuk makan.
" pa,makan nan nya,sudah siap .. ?! " ( Fitri ) sambil sedikit membungkuk kan badan nya.
" iya .. ?? " ( Doni ) sambil menari leptop nya,di meja,ia pun memberes kan berkas berkas,yg berserakan di meja,sedang kan Fitri ia mengambil sapu,karena ia akan menyapu,tapi di saat ia berpapasan dengan Doni,tangan d cekal oleh Doni.
" temani saya makan .. ?? " ( Doni ) dengan nada dingin nya.
" tapi pa,kerjaan saya belum selesai .. ?? " ( Fitri ) ia mencari alasan,karena ia kurang pede
" ini perintah,jadi ga ada penolak kan .. ?? " ( Doni )
__ADS_1
akhir nya Fitri pun pasrah,ia mengekor di belakang Doni,dan ia pun duduk di sebelah Doni,ia melayani Doni,dari mengambil kan Doni makan nan nya.
" kenapa kamu,tidak makan .. ?? " ( Doni ) sambil menyuap kan nasi ke dalam mulut nya.
" nanti aja pa .. ?? " ( Fitri )
" sekarang kamu makan,biar ada tenaga,ini perintah .. ?? " ( Doni ) sambil menatap tajam ke arah Fitri.
lagi lagi Fitri pun mengikuti,kemauan Doni,ia pun mengambil piring,dan mengisi nya dengan nasi dan lauk pauk nya.
beberapa menit kemudian mereka selesai dengan acara makan nya,fitri pun membersih kan piring dan meja makan,sedang kan Doni sudah beranjak dari kursi nya,menuju ruang tamu,ia kembali bekerja lagi.
Fitri pun membawa piring kotor ke westapel,dan mencuci nya,setelah beres ia pun membawa sapu,tpi Doni melarang nya.
" tugas kamu selesai,dan sekarang kamu boleh pulang .. ?? " ( Doni )
" wah .. bener pa .. ?? " ( Fitri ) mata nya berbinar.
" emang wajah aku,ada wajah bohong gitu,aku serius .. ?? " ( Doni ) .
" iya sudah pa,saya pulang dulu .. ?? " ( Fitri ) sambil mengambil tas nya di sofa.
" tunggu .. ?? " ( Doni ) ia berteriak.
" ada apa pa .. ?? " ( Fitri )
" besok pagi kamu ke sini lagi,buat kan aku sarapan .. ?? " ( Doni )
" tapi pa .. ?? " ( Fitri )
" ga ada tapi tapian .. ?? " ( Doni )
" iya pa .. ?? " ( Fitri )
akhir nya Fitri pun,pulang ke kos san nya,untung saja,antara apartemen dan kos san nya dekat,ia bisa jalan kaki,karena kos san nya berada di belakang apartemen yg di huni oleh Doni.
Fitri pun sampai,di kos san nya,ingin rasa nya ia merebah kan tubuh nya di kasur,tp tidak mungkin dengan keadaan tubuh nya yg lengket,jadi ia memutus kan untuk membersih kan tubuh nya,setelah beres dengan rutinitasnya ia pun merebah kan tubuh nya yg lelah,saking lelah nya,ia terlelap dalam tidur nya.
di kediaman keluarga Permana,mereka sedang mengobrol di ruang tengah,setelah mereka selesay dengan acara makan nya.
" pih,ko Doni ga pernah main ke sini ya .. ?? " ( mamih )
__ADS_1
" ga tau mih,mungkin Doni sibuk,karena ia sedang menangani proyek mih .. ?? " ( papih ).
" oh,pantas aja .. ?? " ( mamih )
" papih serah kan semua nya ke Doni,supaya ia bisa belajar,mih .. ?? " ( papih )
" iya pih,mamih yakin ia pasti bisa menangani nya .. ?? " ( mamih )
" dulu aja Doni,sempat ingin keluar,untung saja papih bisa menangani nya .. ?? " ( papih )
" iya ya pih .. ?? " ( mamih )
" walaupun papih sempat ancam dia .. ?? " ( mamih ) sambil tersenyum.
" kalaw ga di ancam,mungkin ia ga akan tetap bertahan di perusahaan papih mih.. ?? " ( papih )
" iya ya pih,untung saja ide papih,manjur .. ?? " ( mamih )
" papih udah anggap dia seperti anak papih,dia kita urus dari kecil .. ?? " ( papih )
" tapi kenapa mas Doni tidak mau tinggal di sini .. ?? " ( Anita ) ia pun angkat bicara,yg tadi nya ia hanya menjadi pendengar.
" ia tidak mau merepot kan orang lain nak,dia lebih pingin mandiri,bahkan dulu papih akan meng kuliah kan,tapi ia tidak mau,ia kuliah dengan hasil jerih payah nya,ia bekerja di perusahaan papih,dan apartemen pun,hasil jerih payah nya,bukan papih yg beli kan,dari situ lah papih makin kagum dengan ke gigihan dia .. ?? " ( papih ) menjelas kan panjang lebar .
mereka semua manggut manggut.
" anak papih pun sama,ia kuliah,karena otak nya cerdas,ia mendapat kan beasiswa,dan Hendra pun mendirikan usaha kecil kecil lan nya,dan modal nya pun bukan dari papih,tapi dari uang jajan nya,yg papih berikan,berkat ke gigihan nya,usaha Hendra pun berkembang pesat,hingga sekarang .. ?? " ( papih )
" wah,suami aku hebat ya pih .. ?? " ( Anita ) dengan bangga nya,dan menatap hendra.
Hendra hanya tersenyum,ia gemas dengan ke polosan Anita.
" semoga aja ya pih,anak aku cerdas,seperti papah nya .. ?? " ( Anita ) sambil mengusap perut nya.
" AMIN .. ?? " mereka semua mengamin kan.
" shaleh seperti ibu nya .. ?? " ( Hendra ) sambil mengusap perut nya,dan tersenyum ke arah anita.
mereka semua mengamin kan.
" rasa nya mamih tidak sabar,cucu mamih ini lahir, .. ?? " ( mamih ) antusias.
__ADS_1
" kita semua menunggu nya,yg terpenting sekarang,kita berdoa semoga ibu dan bayi nya sehat .. ?? " ( Hendra )
mereka pun kompak mengamin kan kembali.