
Tok tok tok.
Freeya yang sedang mengatur selimut di atas tempat tidur menoleh kearah pintu kamar mandi. Didalamnya ada Daniel yang tengah mandi. Mata Freeya pun beralih ke arah pintu kamarnya saat ada yang mengetuknya.
"Tunggu sebentar..." Freeya beranjak dan berjalan kearah pintu.
"Kaisar ... Ratu? Ada apa?" ucap Freeya menatap bingung kedua anak yang mengetuk pintu kamar mereka.
"Bisa bicara sebentar?" ucap Ratu dengan ragu.
Freeya tersenyum dan langsung menutup kembali pintu kamar. "Bisa dong ... kalian mau bicara apa? Yuk bicara di taman belakang."
Ratu dan Kaisar mengangguk dan mengikuti ajakan Freeya. Mereka mengobrol di taman belakang rumah selagi Daniel tengah mandi.
"Ada apa sayang?" tanya Freeya seraya mengusap lembut pucuk kepala Ratu.
"Mmm..." Ratu terlihat ragu untuk mengatakan sesuatu.
Freeya semakin penasaran. Dia menatap lekat wajah Ratu dengan intens.
"Tiga hari lagi ada acara family day di sekolah, apakah kau bisa membantu membujuk ayah?" ucap Ratu dengan wajah murung.
"Hah? Membujuk ayah kalian?" ucap Freeya terkejut sambil menatap keatas arah balkon kamar tidur Daniel.
"Aku mohon pliss, Mm....Mom....Mommy," ucap Ratu terbata-bata dengan wajah sedikit merah.
Freeya tersentak kaget mendengar sebutan yang keluar dari mulut Ratu. Baru saja dia mendengar gadis kecil itu memanggilnya "Mommy". Freeya tidak salah dengarkan.
__ADS_1
"Ba-baiklah ... aku akan berusaha membujuk ayah kalian," ucap Freeya tersenyum bahagia.
Freeya kembali ke kamar nya. Mengendap-endap perlahan agar suara kakinya tidak didengar oleh Daniel.
"Dimana dia?" Freeya menengok kiri dan kanan tapi tidak ada tanda-tanda kehidupan. Kamar kosong, Daniel tidak ada.
"Apa dia masih mandi? Lama sekali?" Freeya menoleh kearah kamar mandi llu mulai berjalan perlahan mendekat.
Saat dia ingin menempelkan telinga di pintu kamar mandi. Tiba-tiba saja...
"Awwhh..."
Freeya meringis kesakitan memegangi dahinya. Daniel membuka pintu kamar mandi secara tiba-tiba hingga mengrnai dahi Freeya.
"Cih ... dasar gadis bodoh! Kau menghalangi jalanku..."
"Lagi pula apa yang kau lakukan? Menguping seorang pria yang sedang mandi? Mesum sekali," ucap Daniel.
"...atau kau sedang menginginkan sesuatu? Katakn saja langsung padaku tidk perlu malu," lanjut Daniel menyeringai sambil mendekat ke wajah Freeya.
Sontak Freeya langsung mendorong dada Daniel menjauh. "Apaan sih! Dasar kau yang mesum! Minggir aku mau tidur!"
Daniel terkekeh geli melihat semu diwajah isttinya itu. Dia menatap kepergoan Freeya yang gelagapan ke arah tempat tidur. Lalu menyelimuti seluruh tubuhnya menggunakan selimut.
"Apa-apaan sih dia ... terang-terangan menggodaku seperti itu! Dada ku jadi deg-degan gini sih..." Batin Freeya.
Daniel naik keatas tempat tidur merebahkan tubuhnya perlahan disamping Freeya. Melihat tingkah Freeya yang dia rasa menggemaskan. Daniel kembali terkekeh.
__ADS_1
Ingin rasanya dia memeluk wanita yang kini sudah resmi menjadi istrinya itu. Akan tetapi rasanya sangat memalukan. Daniel juga masih dalam tahap menetralkan perasaan nya terhadap Beby. Untuk membuka hati kembali pada Freeya.
"Mau dimatikan atau tidak lampunya?" tanya Daniel.
Freeya menoleh dengan wajh cemberut kearah Daniel. Masih menatap kesal suami dadakan nya itu.
"Terserah!" ucap nya jutek.
"Kenapa jutek sekali? Dasar bodoh!" ucap Daniel tertawa kecil sambil menonjol dahi Freeya dengan telunjuknya.
"Ih apa-apaan sih, Daniel! Ini sudah malam jangan mengajak ku berantem!" gerutu Freeya kesal.
"Berantem gimana maksudmu? Dalam selimut?" Daniel kembali menyeringai licik.
"HIH, DASAR MESUM ... TAU AH AKU MAU TIDUR!" Freeya mengedikkan bahunya lalu memalingkan tubuhnya ke arah lain smbil geleng-geleng kepala.
"Good Night," ucap Daniel sambil mematikan lampu dan mulai menutup matanya dengan tersenyum. Senang bisa mengerjai Freeya pikirnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
My readers tersayang, maafkan author yang baru bisa balik lagi melanjutkan kisah Freeya dan Daniel. karena suatu masalah author jadi harus berhenti sejenak untuk menulis novel. 🙏🙏🙏
dan sekarang insyaallah author akan fokus kembali menyelesaikan cerita ini agar tidak menggantung seperti ini.
sekali lagi mohon maaf. author berharap para readers masih akan setia menunggu up. dan mau bersabar menemani author sampai cerita ini tamat🙏🙏
Thankyou happy readings😍😍
__ADS_1