
"Eehhmd..."
Deheman seorang wanita memecah keheningan. Dan juga menyadarkan kedua insan yang tengah terbuai dengan tatapan intens masing-masing.
Sontak mereka berdua bersamaan menoleh kearah suara tersebut. Mata Freeya membulat tidak percaya melihat wanita bergaun ketat wana biru itu. Rambut coklat nya yang ikal serta matanya yang tajam, dia mengingat siapa wanita itu. Wanita di boutiqe tempat mereka memesan gaun pengantin.
Tidak dengan Daniel yang menghela nafas panjang. Dia mengalihkan pandangan nya kearah Freeya, pura-pura tidak melihat wanita itu. Dia malah menatap istrinya yabg kini duduk dihadapan nya.
"Daniel, apa kabar?" ucap wanita itu dengan suara merdunya.
Freeya mengerinyitkan dahinya menatap Daniel. Pria itu terlihat sama sekali tidak mau menyapa balik wanita cantik yang menghampiri mereka.
"Apa kamu mengenalnya?"
Daniel tak menjawab.
"Daniel, jawab aku? Dia sedang menyapamu!" Freeya mulai terlihat kesal. Entah kenapa dia tidak suka dengan tatapan wanita itu kepada Daniel.
Freeya beranjak dari kursinya dan hendak pergi. Tapi tangan nya di tarik oleh Daniel yang ikut berdiri di sampingnya.
"Jangan kemana-mana," bisiknya pada Freeya.
__ADS_1
Lalu dia berbalik menatap wanita cantik bertubuh bak gitar spanyol itu. Memberi tatapan datar seolah dia tidak tertarik dengan wanita itu.
"Kabarku baik! Maaf, sekarang waktu privasiku," tekan Daniel.
Wanita itu malah tersenyum menatap penuh kerinduan pada pria dihadapan nya itu. Tanpa memperdulikan sekitar dia langsung memeluknya dengan erat.
Membuat sepasang bola mata cantik di samping Daniel membulat. Bahkan jelas terlihat api-api yang membara di tatapan nya.
"Hey! Apa yang kamu lakukan?" ucap Freeya dengan nada tinggi. Dia mendorong wanita itu dan menampar pipinya dengan sedikit keras. Meninggalkan bekas memar di wajah cantiknya.
"Murahan sekali!" bentak nya lagi. Membuat beberapa pasang mata pengunjung menatap ke arah mereka.
"Jangan sekali-kali kamu menyentuhnya! Jauhkan tangan mu itu," ucap Daniel pelan namun terdengar mengerikan.
Wanita itu, wanita yang secara sengaja memeluknya di depan semua orang. Dia adalah Kimberly mantan istrinya. Seorang model ternama. Dia meninggalkan kehidupan rumah tangganya demi sebuah karir. Bahkan dia tega meninggalkan kedua anak kembarnya, pergi jauh tanpa kabar.
Sakit hati yang di tanam Daniel dalam-dalam di hatinya. Membuatnya juga bertekad untuk menjauhkan anak-anaknya dari ibu yang tidak bertanggung jawab seperti itu. Dengan mengatakan bahwa ibu mereka sudah meninggal.
Dan sekarang, melihat Kimberly hadir kembali dihadapan nya. Membuat sakit hati itu kembali muncul. Mencuatkan rasa emosi yang mendidihkan darahnya.
"Daniel, ini aku Berly...apa kamu tidak merindukan ku?" ucap Kimberly mengiba di depan Daniel.
__ADS_1
Salah besar, pria itu bukan nya iba. Dia malah semakin murka. "Aku tahu itu kamu, tapi sayang sekali aku tidak pernah mengingat bahwa kita pernah sedekat itu sampai kamu seenaknya bisa memeluk ku!"
"...bahkan di depan istriku, sangat tidak tahu malu!" lanjutnya seraya tersenyum tipis.
Bak tersambar petir saat itu juga. Kimberly terdiam merasakan dadanya yang sesak. Harga dirinya diinjak. Dia menatap Daniel dengan mata berkaca. Lalu beralih menatap Freeya dengan tatapan tidak suka.
"Jadi dia istrimu?" tanya Kimberly setengah tertawa pelan. Membuarmt Freeya mengangkat alisnya sebelah tidak mengerti.
"Iya dia istriku!" Dani mengiyakan dan menarik Freeya ke dekatnya. Merangkulnya dengan erat.
"Ibu sambung dari ANAK-ANAK ku?" Kimberly menekankan kata anak. Yang berhasil membuat Freeya terkejut setengah mati.
Dia menatap Daniel dan begitu sebaliknya. Wanita itu jelas meminta jawaban pada sang suami. Karena yang dia tahu bahwa ibu dari kedua anak sambung nya sudah meninggal. Tapi kenapa tiba-tiba ada seorang wanita yang datang. Mengatakan bahwa dia adalah ibu dari anak-anak. Tentu membuat Freeya sangat terkejut. Merasa sangat dibohongi oleh sang suami.
"Maafkan aku, Freeya. Aku akan menjelaskan nya nanti padamu," bisik Daniel.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jangan lupa mampir dikarya baru author ya🙏😍
__ADS_1