Suamiku Atasan Kakakku

Suamiku Atasan Kakakku
Part 124


__ADS_3

"Silahkan masuk mbak!" Reksa mempersilahkan masuk tamunya, sebenarnya enggan hanya saja masih ada adik iparnya, tidak enak bila mementingkan egonya.


"Makasih Pak!" Jawabnya dengan menekan kata pak di akhir kalimat.


Reksa hanya tersenyum kecut di panggil dengan sebutan pak, berasa dirinya sudah tua saja. Padahal dirinya masih muda, masih pantas untuk di panggil Mas atau Abang. Bukan abang-abang tukang bakso, atau abang-abang yang suka mangkal di pinggir jalan hihihi...


Mereka bertiga sudah duduk di dalam di sofa ruang tamu yang ada di ruangan, Tama memperhatikan gerak-gerik kakak iparnya yang tak biasa. Sesekali mencuri-curi pandang wanita di depannya, sangat cantik, anggun, elegan banget.


Selera Reksa boleh juga, pintar juga Kaka ipar cari teman wanitanya, cantik! Tetapi masih cantikan Kanaya, ibu dari anak-anak ku.


"Maaf mbak perkenalan dulu namanya, dan perwakilan dari perusahaan mana mbak?" tanya bertanya dengan tatapan lembut, Tutur katanya dibuat semanis mungkin supaya tahu ekspresi kakak ipar .


Deg


Reksa tersadar dari lamunan nya, Kenapa saya tidak tanya namanya? Duh ngapain aja sih Sa, sampai pakai lupa tanya nama, alamat tempat tinggal dan tempat kerjanya," batinnya Reksa menggerutu kesal. Seharusnya saya yang lebih tau dulu siapa namanya, kenapa harus adik ipar dulu?


"Dara Larissa, panggil saja Ara pak! saya perwakilan dari perusahaan Permata Group Pak!" Ara memperkenalkan dirinya tanpa ada rasa gugup atau terintimidasi. Dengan bahasa lembutnya membuat dua orang laki-laki yang berada di depannya sampai terbengong.


"Pak.." sapa Ara.

__ADS_1


"Tidak ada jawaban!"


Ara menarik nafasnya dan menghembuskan pelan, istirahat dalam mode diam bukan hal yang buruk.


"Pakk!" sapa Ara kembali.


"Eehhh iya, Ra! tadi bicara apa? tanya Tama untuk kembali menyadarkan ke terdiam nya.


Bo doh kamu Tam, bisa-bisanya kamu terpesona dengan wanita yang berada di depan mu!


"Sudah lupakan! kita kembali ke masalah pekerjaan saja!" putus Tama, tidak ingin pikirannya melalang buana kemana-mana, nanti malah membuat dirinya merindukan sang istri di rumah.


"Makasih Pak untuk kerjasama ini, semoga kedepannya kita mencapai sukses dan kerjasama ini akan berlanjut seterusnya!"


"Aamiin..." ucap dua laki-laki dengan serempak.


"Senang bisa kerjasama dengan perusahaan Permata Group." sahut Tama memberikan apresiasi.


"Alhamdulillah.." ucap Ara penuh rasa syukur, akhirnya finally.

__ADS_1


Ada kebanggaan tersendiri bisa bekerja sama dengan perusahaan besar seperti perusahaan Abadi Group.


Selesai dengan urusan di Abadi Group, Ara berpamitan untuk kembali ke kantornya. Tidak ada ramah-ramah diantara Reksa dan Ara, rasa ego yang tinggi mereka enggan untuk menyapa duluan, sibuk dengan pikirannya sendiri.


"Ada hubungan apa kamu Sa, dengan gadis berjilbab tadi Sa, kayaknya kalian sudah saling kenal dech!" Tatapan Tama menyelidiki ke dalam ekor matanya Reksa, mencari jawaban tapi tidak ada jawaban yang membuatnya curiga.


"Enggak ada hubungan apa-apa, pernah bertemu saja, tetapi sudah bertahun-tahun yang lalu!" jawabnya Reksa sedikit berbohong, tidak ingin kebohongan di ketahui adik iparnya, Reksa memilih berpamitan untuk kembali ke ruangan nya.


Setelah Reksa keluar dari ruangan nya, Tama menyandarkan tubuhnya di kursi kebesarannya. Meskipun sedikit curiga tentang gelagat sekertaris nya, tetapi Tama tidak mau berfikir negatif yang akan membuat dirinya menjadi penyakit hat nantinya.


Urusan hati dan perasaan biarkan menjadi urusan mereka berdua, toh mereka berdua yang menjalani. Sebagai adik ipar, Tama mendoakan terbaik untuk kebahagiaan Reksa selaku sekretarisnya. Kalau pun mereka di takdir kan untuk berjodoh pasti kita akan menjadi keluarga.


Harapan Tama tidak muluk-muluk, hanya ingin Reksa bahagia bisa menemukan pasangan yang sesuai dengan kriterianya. Tama hanya mendoakan saja, untuk keduanya semoga ada jalan untuk pertemuan selanjutnya.


Ada yang masih ingat dengan Dara Larissa?


Yang ingat silahkan komen di bawah ini di persilahkan.


Mampir yuk ke cerita othor lainnya, klik profil nanti akan muncul ke beranda. Jangan lupa kasih vote, like, krisann boleh dong😁.

__ADS_1



__ADS_2