
Setelah mereka berjabat tangan dan mengucapkan terima kasih.
Mereka keluar dari ruangan dokter Bayu dengan hati riang nan gembira, gembira mendengar kabar bahwa sang istri di percayakan untuk hamil kembali.
Alhamdulillah......
Klekkk...
Pintu ruangan terbuka lebar, orang tua, my twins sudah menunggu di luar dengan harap-harap cemas.
Cemas bila hasilnya tidak sesuai dengan ekspektasi, dan tidak ingin membuat Nay terbebani dengan menambah momongan.
"Yeeeaaaahhhh Papa Nda udah kelual...."
Seru my twins bertepuk tangan, melihat sang Bunda baik-baik saja sudah membuat my twins tersenyum.
"Nda...." panggil my twins..
"Apa sayang?" tanya Nay sedikit membungkuk kan badannya untuk mengecup kening my twins...
Mendapatkan kecupan singkat dari Bundanya sudah membuatnya tersenyuma, senyum bahagia karena sang Bunda selalu memberikan kejutan tipis-tipis setiap hari seperti sekarang ini.
"Itu apa yang Nda pegang?"
tanya my twins yang penasaran dengan kertas kecil berbungkus dengan amplop putih....
"Foto dedek kecil, sayang..."
"Dedek kecil!"
"Iya sayang...."
Jawaban terakhir sang Bunda, membuatnya my twins mengangguk kepalanya.
Mereka seakan-akan mengerti maksud Bunda dengan dedek kecil. Padahal mereka tak tahu maksud nama, "dedek kecil" itu siapa nya Bundanya?
__ADS_1
*****
"Gimana hasilnya Nay?"
tanya sang mertua dengan tatapan matanya penuh kelembutan, dan sangat keibuan membuat Nay sangat nyaman berada di tengah-tengah keluarga suaminya.
"Alhamdulillah mah sudah 5minggu..."
Jawab Nay memamerkan amplop USG kepada sang mertuanya.
"Serius Nay, tidak bohong kan...."
Ucap sang Mama untuk memastikan ucapan menantunya.
"Bener yang di katakan isteri ku, mah...."
"Tama akan menjadi Papa kembali..."
Tama ikut menimpali percakapan istri dan sang Mama. Tidak ingin membuat sang isteri kesulitan menjelaskan, akhirnya Tama ikut nimbrung percakapan dua arah antara menantu dan mertua...
"Yes.... yes Mama akan punya cucu lagi...."
"Alhamdulillah ya Allah..."
Ucap syukur sembari mengadakan tangan untuk mengucapkan terima kasih atas nikmat yang Allah berikan untuk keluarganya...
Setelah menyelesaikan administrasi dan menebus obat di apotek. Mereka sudah packing beberapa barang untuk di masukkan ke dalam koper, untuk di bawa pulang ke rumah....
*****
Mereka terpisah mobil, sang Mama di antar sang sopir di karenakan sang Papa butuh Mama secepatnya.
Mereka pulang dari rumah sakit dengan jalan yang berbeda, dan tujuan rumah pun juga berbeda.
"Hole.... hole... Papa Nda pulang ke lumah..."
__ADS_1
Seru my twins yang berada dalam satu mobil dengan Bunda dan Papa nya.
"Iya sayang, doakan Bunda dan dedek kecil sehat terus ya, Bunda sayang kalian..."
"Terimakasih sudah jagain Bunda dan dedek kecil..."
"Sama-sama Nda cantik..."
"Sesama manusia Ita halus tolong menolong benel ndak, Pa?"
My twins meminta pendapat sang Papa, Tama yang sedang duduk di sebelahnya mengacungkan jempol nya.
"Good boys..."
30menit perjalanan menuju rumah, my twins sudah lelap dalam tidurnya.
Abang Dana di pangkuan sang Papa.
Adik Dapi di pangkuan sang Bunda.
"Gantengnya jagoan Papa Bunda..."
Ucap Nay membenahi rambut my twins yang mulai sedikit berantakan.
"Siapa dulu bibit unggul nya?"
Ujar Tama bangga hasil cetak gol mendapatkan bibit-bibit unggul yang ganteng dan tampan.
"iiihhhh pede sekali kau mas, semoga dedek kecil mirip sang Bunda ya sayang..."
Tutur Nay mengusap lembut perutnya, berharap doa nya di dengar sama yang Esa.
"Pastinya mirip Papa dan Bunda..."
Sahut Tama yang tidak mau kalah dengan sang istri.
__ADS_1
Mereka saling melempar senyum, tangan menggenggam dengan pandangan mata yang penuh dengan cinta.
Tatapan mata yang membuat sepasang halal ini, tidak berhenti nya memuja kata cinta , romantis untuk pasangan.