Suamiku Atasan Kakakku

Suamiku Atasan Kakakku
Part 153


__ADS_3

Di acara empat bulan kehamilannya nanti, Kanaya meminta ijin sang suami untuk mengundang saudara, kerabat jauh maupun dekat. Nay sengaja meminta sang suami untuk mendatangkan keluarga di kampung.


Niat itu hanya di simpan di hatinya, belum ada waktu yang tepat untuk menyampaikan uneg-uneg yang selama ini Kanaya pendam sendiri..


Entah kapan? Kanaya belum bisa mengobrol santai berdua dari hati ke hati. Suaminya masih sibuk, masih susah untuk di ajak berbincang santai seperti kemarin-kemarin.


Seperti saat ini waktu untuk keluarga sangat mahal, mengingat kesibukannya yang padat.


Sempat ada niatan untuk meminta sang suami mengantarnya pulang ke Solo, rencananya Nay akan mengajak si kembar dan akan menginap selama beberapa hari di Solo. Kesibukan sang suami yang padat, membuat Nay mengurungkan niatnya untuk mengantar nya pulang ke Solo.


Kanaya tidak sampai hati bila harus meninggalkan suaminya seorang diri, di tambah kesibukannya yang membuatnya jarang di rumah. Terkadang membuat Nay semakin rindu dengan keluarga di Solo, lagi-lagi Nay harus bisa bersabar menunggu momentum yang tepat.


"Sayang, kenapa melamun?"


tanya Tama yang sedang sibuk mengacingkan kancing kemejanya.


Semenjak sang istri hamil, Tama sebisa mungkin tidak merepotkan istrinya, seperti hal sekecil ini Tama akan melakukan sendiri, bila itu memungkinkan.


"Ahh enggak Mas.."

__ADS_1


Jawab Nay dengan alibi yang berbeda.


Padahal dirinya sedang merindukan keluarganya, bagaimana caranya mengutarakan maksud di hatinya? Nay pun bingung sendiri mau mulai ucapan dari mana?


"Bicara sama mas, dik." Ujar Tama membalikkan badan isterinya supaya mau menghadap nya. Manik mata keduanya saling bertemu, Tama sangat tahu bahwa sang istri ada sesuatu yang di pendam. Tama sendiri pun tidak tahu apa yang di pikirkan sang istri cantiknya.


"Enggak apa-apa mas, sedikit kecapekan saja kog mas enggak perlu khawatir.." Nay berbicara sangat menyakinkan, sorotan matanya pun sangat membuatnya yakin bahwa sang istri menyimpan sesuatu.


"Ya sudah bila tidak mau jujur, mas berangkat ke kantor saja.." ucap Tama beranjak dari tempat duduknya. Tama sudah bersiap untuk berangkat kerja, berpamitan sebentar dengan si kembar yang masih lelap dalam tidurnya.


Kanaya langsung mengambil tangan sang suami untuk di cium nya. Sebagai seorang istri Nay sangat tahu, surganya bukan lagi di orang tuanya, melainkan di suaminya.


"Mas hati-hati ya.."


"Kalau sudah siap, cerita ke mas! jangan sungkan Aku suamimu." ucap Tama sebelum memasuki ke dalam mobil.


Kanaya langsung melambaikan tangannya, sampai mobil sang suami tak terlihat lagi. Setelahnya Nay masuk ke dalam dan menutup pintu nya kembali.


******

__ADS_1


Kanaya mulai menyibukkan dirinya dengan pekerjaan rumah, bukan pekerjaan yang berat hanya pekerjaan ringan yang akan Nay lakukan. Setelah membersihkan kamarnya, merapikan kembali tempat tidurnya, Nay berlalu untuk ke kamar di kembar.


"Euughh Nda..." panggil my twins yang mulai membuka kelopak matanya.


"Kenapa sayang?" tanya Kanaya mengecup pipi si kembar bergantian.


"Mau cucu Nda.." ucap si bungsu .


"Mas mau susu juga seperti adik enggak?" tanya Nay untuk memastikan biar bikinnya sekalian.


"Mau Nda.." jawab si sulung.


"Baiklah tunggu sebentar ya, Bunda bikin dulu..." pamitnya nay kepada si kembar yang masih setia dengan selimut tebalnya.


"Mereka mengangguk, hangan ama-ama Nda.." ucap my twins.


Kanaya sudah berlalu dari kamar My twins, berkutat di dapur hal biasa bagi nya. Kalau ada waktu Nay selalu memperhatikan asupan makan, minum my twins . Kesehatan, pertumbuhan adalah prioritasnya.


My twins sangat lahap menyedot susu di dalam botol, tangannya sibuk memainkan selimut yang di pegang nya. Sesekali matanya melirik kearah sang Bunda, si kembar memberikan senyuman tipis yang membuat Nay meleleh.

__ADS_1


Hatinya selalu saja bahagia, sedikit bisa mengobati rasa rindu nya terhadap keluarga di Solo. My twins selalu bisa membuatnya selalu bahagia, dan bisa menghibur dirinya di Kala hatinya sedang resah.


__ADS_2