Suamiku Atasan Kakakku

Suamiku Atasan Kakakku
Part 165


__ADS_3

Jarum jam terus saja berputar pada porosnya, sama halnya usia kandungan Naya sudah memasuki 9bula.


Ibu Melati juga sudah tiba di Jakarta kembali untuk menemani putrinya momong dedek kecil yang sebentar lagi akan launching. Ibunya datang sendirian, tidak di temani pak Bhakti. Rencananya nenek Melati akan menginap untuk beberapa hari ke depan, sampai Naya bisa di tinggal.


"Assalamualaikum.."


sapa ibu Melati memasuki rumah putrinya. Ada my twins yang masih fokus dengan televisi yang menyala, mereka tidak menyadari bahwa nenek nya sudah datang.


"Waalaikumsalam ibu."


jawab Naya mencium punggung tangan ibunya. Meskipun dengan perut besar nya tak membuat Naya malas untuk bergerak, Naya suka menemani si kembar bermain, menonton televisi dan lain-lain daripada dirinya tiduran terus di kamarnya.


"Ibu sehat-sehat ya, nemenin aku momong anak-anak buk, maklum mas Tama lagi sibuk-sibuknya dengan pengembangan proyek baru yang rencananya bulan depan sudah di mulai buk sama uncle Reksa."


Tutur Naya sedih mencurahkan isi hati nya. Suaminya pasti akan jarang di rumah, sedang dirinya punya Baby kecil dan My twins.


"Alhamdulillah Ibu akan selalu sehat demi cucu-cucu Nenek, baik si kembar maupun yang ada di dalam kandungan."


Sahutnya nenek Melati yang mengusap-usap perutnya Naya. Seolah-olah sedang di ajak bicara, bayik yang di dalamnya merespon suapan lembut neneknya.


"Silahkan duduk buk!"


"Mbak Marni minta tolong ambilkan minum untuk Ibu, dan camilan yang di buat kemarin ya mbak."


Ujar Naya Dari ruang tamu.


My twins masih fokus pada tayangan kartun di televisi, pandangannya lurus ke layar, tidak menghiraukan bahwa nenek nya sudah duduk di belakang nya. Acara televisi sudah mulai iklan, my twins melirik yang duduk di sebelahnya.

__ADS_1


"Yeeeaaaahhhh ada nenek, yeeeaaaahhhh nenek ke sini mau ajak main agi."


Seru si kembar yang bersorak gembira.


Nenek Melati tersenyum melihat pemandangan di sebelahnya, si kembar sangat antusias dengan kedatangan nya.


"Salim dulu sama nenek!"


"Iya Nda."


Mereka mulai menyalami tangan neneknya bergantian, tidak lupa juga mencium punggung tangan sang nenek yang terlihat sedikit keriput.


Si kembar langsung bergelayut manja dengan Neneknya, Naya pun tidak di anggap sama sekali. Mereka asyik bercengkerama, Naya hanya diam saja sesekali menanggapi dengan senyuman.


"Makasih mbak Marni."


"Sama-sama Bundanya si kembar."


"Silahkan di minum dulu Buk, pasti haus baru juga sampai langsung di kerubungi si kembar." Ujar Naya terkekeh kecil, melihat pemandangan yang menyejukkan matanya.


*****


Di ruangan nya Tama sedang memeriksa dokumen yang baru saja masuk ke atas meja kerja nya. Fokusnya langsung teralihkan melihat layar ponselnya tertera nama sang istri.


"Assalamualaikum sayang, sudah kangen ya."


Sapa Tama dengan nada candaan, terkekeh kecil melihat perubahan mimik wajah istrinya yang cemberut.

__ADS_1


"Kenapa bibirnya di tekuk begitu? hm."


tanya Tama masih dengan kekehan nya.


"Waalaikumsalam."


"Enggak pa-pa, hanya menyampaikan ibu sudah datang, tadi jam 11siang tiba nya, gitu Mas Tama!"


"Owhh, sampaikan salam ku untuk ibu ya. Pulang kerja mau di bawain apa, Bun?"


"Martabak telur tapi telurnya harus 50biji."


"Hah! 50."


"Ya sudah kalau tidak mau bawain enggak apa-apa, nanti kalau anakmu ileran jangan salahkan Bundanya."


Mendengar perkataan istrinya membuatnya menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal, ucapan istrinya mampu menghipnotis dirinya yang tidak. Membayangkan saja bila calon anaknya ileran, membuat Tama bergidik ngeri, sungguh menyeramkan.


"Iya-iya nanti mas bawain, jangan ngambek dong entar malem kita main kuda-kudaan, Oke!"


klik...


Sambungan telepon pun langsung Tama matikan, tidak ingin membuat sang isteri cemberut, di tambah bibirnya yang yang begitu unik membuatnya ingin sekali cepat-cepat pulang.


"Syukurlah aku bisa menahan nya hihi."


Tama tertawa renyah di kursi kebesarannya, membayangkan wajah istrinya membuatnya tersenyum penuh arti.

__ADS_1


Happy weekand


Selamat berhari Minggu


__ADS_2