Suamiku Dokter Dingin

Suamiku Dokter Dingin
Hampir telat


__ADS_3

Kembali ku banting pintu kamar dengan keras, kemudian menutup lalu menguncinya, bingung dan takutku hanya bisa ku lepaskan dengan air mata, melangkah menuju kasur.


Kurebahkan diri dan melanjutkan tangisku disana, tertelungkup, terluka parah, sakit namun tak berdarah. Semua memenuhi otakku hingga membuat kepala serasa ingin meledak.


Tok tok tok


"Sal, kamu kenapa sih sayang!, mama mau masuk ya jadi buka pintunya sayang! "ucap mama dari luar kamar.


"Mama ngak boleh masuk! " teriakku


"Iya-iya tapi kamu harus keluar Sayang!, emangnya kamu ngak lapar?, kamu ngak mau makan malam? "Tanya mama.


"Salsa, ngak ada nafsu makan gara-gara kalian!"


"kami minta maaf Sal, mungkin kami memang sedikit egois tapi ini yang terbaik yang bisa kami berikan untuk kamu Sal!" tuturnya.


"Udahlah Mahh, Salsa capek mau istirahat! "


"Oke sayang!, kalau kamu lapar kamu keluar aja ya makanan udah mama siapin diatas meja makan, mama masak makanan kesukaan kamu lohh, ada udang, dan ayam goreng jadi kamu makan aja ya! " ucap mama lalu kemudian aku tak mendengarnya lagi mungkin mama sudah pergi.


Kesedihanku tak kunjung surut, lalu kemudian ku coba memejamkan mataku hingga aku tertidur.


Dertt dertt derrt


*Dering telfonku membuatku


Tersenyum di pagi hari


Kau bercerita semalam kita bertemu dalam mimpi

__ADS_1


Entah mengapa aku merasakan hadirmu disini


Tawa candamu menghibur saat ku sendiri


Aku disini dan kau disana


Hanya berjumpa via suara


Namun ku slalu menunggu saat kita akan


berjumpa


Meski kau kini jauh disana


Kita memandang langit yang sama


Jauh di mata namun dekat dihati*


"Siapa yang menelfon sepagi ini" gumamku dengan sedikit membuka mata.


"Haloo" jawab dengan setengah sadar.


"Salsaaaaa lo baru bangun?,Ini tuhh hari senin kita mau upacara terakhir!!!" teriak Dita membuatku langsung sadar.


"Astagaaa gue lupa sorry-sorry lo tunggu gue yah" aku langsung mematikan telfon lalu beranjak menuju kamar mandi beberapa menit kemudian aku sudah siap dengan seragam SMAku, aku berlari keluar dari kamar


"Sal, nggak sarapan dulu? "tanya mama di sela pelarianku.


"Ngak mah, Salsa sarapan dikantin aja soalnya udah hampir telat!" jawabku.

__ADS_1


Aku berhenti sejenak didepan rumah, kutatap lorong yang biasa didatangi Willy namun sosoknya tak kunjung ada.


"Sudahlah mungkin dia udah berangkat duluan!" gumamku, lalu aku melanjutkan perjalan. Beberapa menit kemudian aku sudah berdiri tepat dipintu gerbang sekolah


"Salsaaaaa " teriak Dita dengan melambaikan tangannya kepadaku, lalu aku berlari mendekatinya.


"Hufh gudh Gue nggak telat kan?" tanyaku dengan ngos-ngosan


"Nohh (menujuk) upacaranya udah mau di mulai" ketus Dita


"hufff (bernafas lega) akhirnyaa..."


"Untung saja aku tidak telat, ini semua gara-gara Mama dan ayah membuatku stres mikirin perjodohan!" ketusku dalam hati


Upacara penaikan bendera yang dilakukan setiap hari senin adalah wajib bagi setiap sekolah dari SD, SMP, dan SMA/Sederajat, guna memperingati pahlawan-pahlawan revolusi indonesia.


Ini merupakan upacara terakhir kami disekolah.


.


.


.


.


Maaf ya typo bertebaran


Buat para readers jangan lupa tinggalkan jejak ya... (like,koment,dan vote)

__ADS_1


sampai jumpa dichapter selanjutnya


__ADS_2