Suamiku Dokter Dingin

Suamiku Dokter Dingin
Dia lagi


__ADS_3

Mama syok! Dia sangat takut akan terjadi sesuatu denganku


"Ayahh tolong mama!, badannya Salsa sangat panas yah! " teriak mama panik dengan memanggil ayah.


"Mahhh, Salsa kira ini sebuah mimpi? Jawabku lesu dengan wajah pucat


"Kamu yang tenang ya sayang!, kita akan kerumah sakit sekarang!


"Ngak mah, Salsa ngak mau kerumah sakit!"


"Salsaaaaa kamu ini kenapa keras kepala sekali? " bentak mama membuatku terdiam kembali mataku berkaca-kaca.


Kulihat ayah datang, dia tampak sangat panik lalu kemudian langsung menggedongku keluar menuju mobil, ayah langsung melajukan mobil dengan sangat cepat.


Hingga perjalanan yang seharusnya ditempuh dalam sejam kini ayah hanya melakukannya setengah jam.


Sesaat kemudian kami akhirnya sampai dirumah sakit HEALTH ME, yang adalah rumah sakit milik om Bram atau yang lebih tepatnya adalah milik Kevin orang yang akan dijodohkan denganku.


"Suster..., tolong anak saya! dia demam" teriak mama kepada salah satu suster


Suster itu membawaku kesebuah ruangan, ada seorang dokter memeriksa suhu tubuhku, kemudian mengolesi tanganku yang entah apa akupun tak tau, kurasakan nyeri ketika sebuah jarum kini kembali tertanam di tanganku.


Dilain sisi mama masih panik, dia hanya bisa mondar-mandir di depan ruangan rawat hingga akhirnya sang dokter keluar, mama berlari mendekatinya.

__ADS_1


"Dok, bagaimana kondisi anak saya!"


"Anak ibu hanya demam biasa, dia cuma butuh istirahat beberapa hari saja, dan ingat jangan membuat pasien terlalu banyak fikiran karena itu bisa memicu adanya stres" ujar sang dokter membuat ayah dan mama saling menatap.


"Baik, dok!" jawab ayah.


Beberapa menit kemudian seorang dokter tampan yang tak asing bagi mereka datang menghampiri ayah dan mama.


"Tante..., om kenapa kalian ada disini siapa yang sakit? "


"Kevin??? " ucap mama terkejut melihatnya


Kevin ternyata tak sengaja melewati ruangan tempatku menginap, di depan ruangan dia bertemu ayah dan mama yang masih syok dengan keadaanku.


"Salsa nak dia tadi demam, jadi kami buru-buru anterin dia kesini! " jawab mama


"Sakitnya parah tante?"


"Ngak sihh, kata dokter itu cuman demam biasa dan lagi banyak fikiran!, jadi dia udah tidur sekarang!"


"Ohhh kalau begitu apakahh saya bisa masuk buat jenguk dia? "


"Ohhh kamu mau jenguk Salsa?, tentu saja bisa dong, silahkan masuk! " ujar mama dengan tersenyum bahagia

__ADS_1


Ku rasakan suara langkah kaki berjalan mendekatiku, aku sebenarnya sudah sadar, hanya saja malas untuk membuka mata.


"Ckckck kita belum nikah kok kamunya udah sakit sihh calon istriku!" suara serak terdengar memenuhi ruangan ini.


"Apa itu kevin?, ngapain dia ada disini?, apa jangan-jangan ini Rumah Sakitnya? Astaga ayah... Apa tidak ada rumah sakit lain! Kenapa harus rumah sakitnya dia..., dan apa maksud dari omongannya tadi?" batinku, dengan mengepalkan tangan dibalik selimut karena sangat kesal


"Cepat sembuh ya calon istriku! " ujarnya lalu


Kurasakan dia membelai wajahku dengan jemarinya, aku sedikit terkejut dengan sentuhannya, entah kenapa mendengarnya berkata seperti itu darahku berdesir emosi.


"Ckck, calon istri?, kenapa rasanya ketika mendengarnya ada rasa kesal yang ingin segera ku tumpahkan?".


Aku sedikit membuka mata melihatnya melangkah menjauh, sepertinya dia sudah pergi, perlahan ku buka mata, sakit di pelipis berusaha ku tahan.


"Sial, apa maksud dari omongannya tadi?, apa dia berniat mau nyumpahin atau apa?" gumamku dengan sangat kesal.


.


.


.


.

__ADS_1


Next??? mohon komentnya ya agar author semangat buat up tiap hari๐Ÿ™


__ADS_2