Suamiku Dokter Dingin

Suamiku Dokter Dingin
Minta Putus pt2


__ADS_3

Willy hanya diam setelah aku mengatakan minta putus, mungkin dia marah atau apa, aku sama sekali tidak tau tapi yang pasti mungkin dia kecewa denganku.


"hahah Sal, lo mau ngeprank ya?"


"Ngak Will gue serius!" ku coba menahan air mataku


"hahah udahlah Sal, ngak usah ngeprank gueee, gue ngak bakalan terpengaruh kok, lagian sekalipun lo bilang begitu gue ngak setuju di putusin Sama lo, gue sayang sama lo Sal! " ucapnya membuat air mataku yang dengan susah payah kutahan akhirnya mengalir deras di pipiku


"Hiks, gue mau minta putus Will, lo tuli ya?, gue minta putusss, gue seriusss, gue seriusss...." teriakku didalam telfon.


"Sal, kita baru aja jadian tadi lohh, ko Udah minta putus aja sihh, lo serius ngak sihh nerima gue tadi?"


"Maaf Will, sebenarnya gue ngak pernah sayang sama lo, tadi itu gue cuman pura-pura nerima lo, agar gue ngak jomblo lagi! " ucapku


"Ckckck, alasan lo ngak Masuk akal Sal!, lo lagi bohong kan?"


"Gue serius Will, dan gue mohon putusin gue sekarang!"


"Gue ngak mau Putus sama lo Sal, karena gue sayang banget sama lo dan gue udah janji buat jaga lo selamanya" ketusnya

__ADS_1


"Lupain janji itu, dan putusin gue sekarang!" Teriakku dengan lantang.


"Lo lagi punya masalah kan?, kenapa lo tiba-tiba minta putus!, kalau lo punya masalah gue siap jadi tempat sandaran buat lo Sal! "


"Lo jangan mengalihkan pembicaraan, gue Minta Putusss!".


"Sal, lo ngak boleh egois dong!, gue bilang ngak mau ya ngak mau!" ujarnya.


"Yahh, gue memang egois dan ini memang sifat asli gue!, lo harus putusin gue Will, gue mohonnn"


"Ngak Sal!!! "


"Will dengerin gue, gue bentar lagi mau nikah" ucapku.


"Menikah? Dengan siapa?, Sal lo ngak usah bohong lagi dehh, gue sama sekali ngak percaya sama ucapan lo, lagian kita ini masih siswa SMA, jadi lo ngak mungkin Menikah!"


Tuturnya.


"Gue serius!!! " teriakku lagi

__ADS_1


"Gue dijodohin sama orang tua gue, jadi please lo putusin gue! " ucapku penuh harap


"Pokoknya gue ngak mau Sal!


"Kenapa lo ngak mau?, gue kan udah mau nikah Will!!!"


"Ngak Sal, lo ngak boleh nikah dengan orang lain, lo cuman punya gue seorang, ahhh kita bisa kawin lari, lo mau kan?" ucapnya.


"Usulan lo gila Will, gue ngak mungkin kawin lari!"


"Kenapa ngak mungkin?"


"karena gue ngak mau orang tua gue kecewa!"


"Ohh gitu jadi lo lebih memilih orang tua lo yang ngak bisa mengerti perasaan lo daripada gue pacar lo sendiri? "


"Yahhh orang tua gue segalanya bagi gue, dan gue bakal lakuin apapun agar mereka bahagia"


"Gue kecewa sama lo Sall, gue ngak nyangka lo bakal bikin gue seperti ini, lo minta putus kan? Oke kita putus!! " ujarnya dan langsung mematikan telfonnya.

__ADS_1


"Ini yang gue harap Will buat lo kecewa dan kita akhirnya mengakhiri hubungan ini hiks, mungkin ini adalah takdir kita yang hanya bisa menjadi pasangan kekasih beberapa jam saja, Maaf aku membohongimu sebenarnya hatiku hanya milik kamu seorang tapi aku tak punya pilihan lain selain melakukan ini demi kesembuhan mamaku, sekali lagi maaf will" gumamku.


Hatiku rasanya teriris oleh benda tajam, perih, dan sakit hanya itu yang kurasakan, kupandangi terus layar hapeku yang masih hangat oleh telfonan kami yang berdurasi hampir sejam, membuat air mataku tak hentinya mengalir deras, aku ingin menjadi wanita strong, namun tak bisa, kucoba menarik nafas tetapi sesak nafas yang ku dapatkan yahh mungkin ini yang namanya sakit hati.


__ADS_2