Suamiku Dokter Dingin

Suamiku Dokter Dingin
Putus Asa


__ADS_3

.


Aku berjongkok mengambil beling itu, sambil meneteskan air mata, aku mengarahkannya tepat dipergelangan tangan kiriku.


Aku sudah putus asa sekarang, dianggap perusak hubungan orang, dijodohkan, rasa kecewa seakan mencabik-cabik dagingku hingga ketulang.


Srekkk


Akhhhh


Aku meringis ketika sayatan itu baru saja mendarat, ini sangat sakit, luka itu mengeluarkan darah yang sangat banyak, penglihatanku mulai buram hingga seutuhnya menutup mata, apa aku sudah bisa meninggalkan dunia ini, fikirku.


Clekkk


Pintu terbuka lebar


"Salsa.... Kamu ini kenapa lag.." ucap mama terpotong yang menyadari aku mulai tak sadarkan diri dan tergeletak dilantai.


"Salsa... Apa yang terjadi? " mama berlari kearahku dan menangis, mama tampak sangat panik, wajahnya terlukis jelas dengan ketakutan.


"Salsaaaaa bangun sayang! Kamu jangan tinggalin mama huhuh" ujar mama dengan mengusap lembut wajahku yang mulai pucat.


"Ayahh... Ayah... Tolong mama yahh... " teriak mama memanggil ayah.


Ayah datang, beliau sama seperti mama, sangat panik melihat kodisiku.


"Apa yang terjadi sama Salsa mah? " Tanya ayah namun mama hanya bisa geleng-geleng kepala.


Mereka sepakat membawaku kerumah sakit, Yah rumah sakit yang sama seperti sebelumnya, tempat yang tak ingin sama sekali kukunjungi tetapi takdir yang menyuruhku melakukannya lagi.

__ADS_1


***


Kini aku dirawat, sang dokter memanggil ayah dan mama keruangannya, Dokter itu bernama Charles yang merupakan salah satu dokter yang baru saja bertugas dirumah sakit itu



"Ada apa dengan anak saya Dok?? " Tanya mama mulai gelisah.


"Begini Bu! Anak ibu mengalami demam tinggi karena dehidrasi, banyak luka lebam di sekujur tubuh anak anda, dan juga karena luka sayatan itu, hal ini menyebabkan anak ibu kehilangan banyak darah! " tutur dokter Charles.


"Luka lebam? kok bisa Dok? " tanya mam heran


"Ehhh apa anak ibu sebelumnya berkelahi? "


ujar Dokter Charles dengan mengangkat sebelah alisnya.


"Kalau begitu biar saya yang mendonorkan darah dok! " ucap Ayah


"Saya sebelumnya sudah mengecek golongan darah anak anda, dan hasilnya anak bapak dan ibu memiliki golongan darah yang sangat langka yang biasa di sebut Golden Blood / Rhnull Blood. Seperti yang sempat disinggung di awal tadi, Golden Blood atau Rhnull Blood merupakan jenis golongan darah langka. Jenis golongan darah langka ini, di seluruh dunia hanya dimiliki beberapa orang saja! Dan tentunya stok golongan darah yang seperti itu tidak ada dirumah sakit ini! "


Mama dan ayah yang mendengar itu saling memandang.


"Saya punya golongan darah yang sama dengan anak saya dok! " seru ayah


"Baik, kalau begitu mari kita mulai mengambil darah bapak! "


Mereka terlebih dahulu memeriksa ayah, namun sekembalinya mereka ayah tampak murung dan mama menyadarinya.


"Ayah, kenapa muka ayah seperti itu, apa donor darahnya sudah selesai? "

__ADS_1


Ayah diam, lalu menunduk bagai batu tak merespon pertanyaan mama, lalu kemudian dokter Charles datang.


"Mohon maaf, bu, pak, sepertinya suami ibu memang memiliki darah yang cocok, namun kondisi bapak yang kurang sehat tak memungkinkan untuk mendonorkan darahnya"


"Lohh kenapa seperti itu Dok! " tanya mama dengan mengerutkan dahi.


"Sepertinya suami anda kurang tidur! "


Mama terdiam, kembali mulai gelisah.


"Maafkan ayah ma, karena tugas, ayah jadi kurang tidur" .


Ayah memeluk mama dengan sangat erat didepan dokter Charles, mereka menangis tersedu-sedu..


"Oh iya bu, sepertinya pemilik rumah sakit ini punya golongan darah yang sama seperti anak anda! " lanjut dokter Charles membuat mama melepaskan diri dari pelukan ayah, mereka kembali saling memandang. .


"Kevin!!! " ucap mereka serentak.


"Ayah, kalau begitu mama mau keruangan Kevin sekarang, ayah keruang administrasi dulu! "


Ayah mengangguk lalu mereka berpamitan kepada dokter Charles.


.


.


.


Next???

__ADS_1


__ADS_2