Suamiku Dokter Dingin

Suamiku Dokter Dingin
Mantan Willy


__ADS_3

😇


.


.


.


Aku menatap tajam padanya, berharap dia mengerti maksudku, tetapi dia malah tersenyum.


Bagaimana ini? Apa yang harus kulakukan sekarang, hingga pada akhirnya aku berlari sekuat tenaga pergi menuju toilet, kini air mataku tak bisa ku bendung lagi.


Aku menangis disepanjang jalan, meski banyak siswa yang melihat tetapi aku tak menghiraukannya.


"Salsaaaaa..." teriak Willy disela langkahku Namun aku tak ada sedikitpun niat untuk menoleh.


***


Didalam toilet aku berdiri didepan Cermin, memandangi sosokku yang mulai agak berantakan, mataku memerah karena menangis.


Meskipun sudah berulangkali cuci muka tapi merahnya tak kunjung hilang, aku tak mau willy melihatku seperti ini.


Brakkkkkkkk


Seketika seorang cewek datang lalu memukul pintu membuatku kaget, mereka ada 5 orang, aku melotot kearah mereka memandanginya satu-persatu, mereka semua tampak asing bagiku, aku tidak mengenal mereka, namun pandangannya seperti memiliki hawa pembunuh.


Clek


Salah satu dari mereka menutup pintu lalu menguncinya


"He... Lo seneng kan, Willy nembak lo didepan semua orang! " ucap cewek yang bernama Nayla itu sembari menunjukku dengan jari telunjuknya.

__ADS_1


"Lo siapa? Perasaan gue ngak kenal sama kalian semua!"


"Ohhh jadi lo mau pura-pura Amnesia, gue Nayla orang yang lo buat menderita karena apa, lo udah buat Willy putusin gue, ini semua gara-gara lo!, lo udah rebut Willy dari guee" teriaknya kesal


Aku tercengang berusaha mengingat siapa itu Nayla hingga ingatan-ingatan itu muncul secara samar-samar


Nayla


Seorang gadis cantik, memiliki kulit putih bersih dan rambut yang hitam bergelombang, dia terkenal dengan sikapnya yang kasar dan tidak sopan pada oranglain.


Ia merupakan teman sekelas Willy dan juga adalah mantan pacarnya, dia yang membuatku iri ketika Willy memeluknya dan memperkenalkan dia kepada kami sebagai pacar barunya tapi sekarang mereka putus dan aku juga tidak tau kenapa mereka bisa putus.


"Lo jangan asal nuduh dong! Gue sama sekali nggak pernah rebut Willy dari lo!!" jawabku.


"Alllahhh alasan doang lohh!!!" serkahnya


Seketika Mereka berlima melangkah kearahku, aku berusaha untuk mundur namun mereka langsung menarik kerah seragamku


"Ckckck mau apa? Nanti juga lo bakal tau sendiri" ucapnya dengan menaikkan sebelah alisnya.


Plakkkk.


Tiba tiba dia menamparku dengan sangat keras.


"Apa maksud lo, ngelakuin ini? Lo berani sama gue? "


Aku melotot ingin sekali rasanya membalas tamparan dia, namun kedua tanganku kini dipegang oleh temannya.


Aku tidak bisa berteriak


"Gaes videoin dong! " Perintah Nayla kepada salah satu temannya

__ADS_1


"Siap Nay..! " jawab temannya yang langsung mengeluarkan ponselnya.


Aku terkekeh melihat mereka semua.


"Ngapain lo ketawa? Lo udah gila ya? "ketus Nayla dengan melotot padaku.


"Gue gila? Lo nyadar dong siapa yang gila! Ini cuman gara-gara lo diputusin Willy doang lo kayak gini, gimana kalau dia udah punya Istri mungkin lo udah jadi PELAKOR.." cibirku


Dia tampak sangat kesal, wajahnya memerah menahan emosi.


"Diam!!!!" teriaknya dengan Lantang


"Kenapa lo suruh gue diam? Ohhh karena ucapan gue bener ya? Heh mungkin dulu Willy itu buta karena bisa jadiin lo pacarnya, gue tau lo itu cantiknya nggak alami, dasar Oplas... ,dasar manusia jadi-jadian! " ejekku


Kata-kataku semakin membuatnya marah, hingga dia mengepalkan kedua tangannya, dan yang kukatakan memang benar dia pernah melakukan Operasi plastik di daerah hidung, mata dan bibirnya.


"Atas dasar apa lo ngehina gue, mentang-mentang lo cantik!"


"Yahh gitu dehhh, derita orang cantik mahh banyak yang ngiri! Ketusku.


"Lo bilang lo cantik? Tenang, karena sebentar lagi gue bakal hilangin tuhh muka cantik lo! " ancam Nayla.


.


.


.


.


Next????......

__ADS_1


__ADS_2