Suamiku Jenderal

Suamiku Jenderal
Season 2 Affair Episode 35


__ADS_3

Suasana di ruang makan saat ini terasa sangat hening. Yang terdengar hanyalah dentingan suara sendok dan garpu. Tidak ada yang berbicara sedikitpun. Mereka semua memilih untuk menikmati makanannya.


Berbeda dengan Chandra, dia lebih memilih untuk memperhatikan 2 insan yang berada di hadapannya. Chandra menyadari jika terjadi sesuatu antara Flora dan Charles.


Setelah kejadian tadi sore di mobil, Charles dan Flora saling bersikap dingin. Mereka berdua saling mendiamkan satu sama lain. Termasuk saat mereka sedang di tempat gaun pernikahan pun, Charles tidak banyak berkomentar. Dia sedang kesal kepada gadis itu.


"Charles." Chandra membuka obrolan.


Charles yang sedang fokus terhadap makanannya pun beralih untuk menatap Chandra.


"Sebaiknya kamu tidak boleh bertemu terlebih dahulu dengan Flora," ucap Chandra.


Flora yang akan memasukkan makanan pada mulutnya pun tiba-tiba terhenti di udara, karena mendengar perkataan sang papa.


"Kenapa seperti itu?" tanya Charles bingung. Mengangkat satu alisnya.


"Kami memiliki adat yang sudah diterapkan secara turun-temurun, jika setiap pasangan calon pengantin sebenarnya jangan dibiarkan untuk bertemu beberapa hari hingga hari pernikahan itu tiba. Seharusnya kalian tidak boleh bertemu dari beberapa hari yang lalu. Tapi karena kamu yang melakukan semua ini secara mendadak jadi hal itu lebih baik dilakukan mulai besok, dari pada tidak sama sekali," jelas Chandra.

__ADS_1


"Tapi ini bukan di Indonesia Dad, apakah aku harus melakukan hal itu?" protes Charles.


"Lakukan. Atau pernikahan ini gagal?" Chandra menatap Charles tajam.


Charles melebarkan kedua matanya. Dia terkejut dengan perkataan yang keluar dari mulut Chandra.


Sebenarnya bukan apa-apa. Tapi Chandra hanya berjaga-jaga. Karena, seperti yang sudah banyak orang ketahui jika akan selalu ada banyak cobaan yang datang di saat menjelang pernikahan.


"Turuti saja apa yang Chandra ucapkan, Charles." Nadia tersenyum kepada Charles.


Apa tidak cukup waktu itu dirinya pernah beberapa hari tidak bisa bertemu dengan Flora, karena ancaman Chandra yang mengatakan jika Charles tidak boleh menyentuh anaknya terlebih dahulu, jika dia ingin diizinkan untuk menikahi putrinya itu. Dan Charles pun melakukan apa yang diinginkan oleh Chandra, oleh karena itu Charles berusaha untuk tidak bertemu atau bertukar kabar dengan Flora. Itu semua dia lakukan agar dirinya bisa mengontrol diri, agar tidak berlari menemui gadis itu dan mengurungnya.


"Aku anggap diammu itu adalah tanda setuju. Maka dari itu, aku tidak akan mengizinkan Flora untuk bertemu denganmu, termasuk melakukan video call sekalipun. Hingga pernikahan kalian tiba. Mengerti?!" kata Chandra tenang.


Flora hanya terdiam. Dia tidak bisa mengomentari apa pun, walaupun sebenarnya ia merasa keberatan dengan permintaan papanya. Namun apa daya, ia tidak bisa menolak. Memang hal itu yang harus dilakukan olehnya.


Sedangkan Charles masih tidak terima dengan permintaan Chandra. Charles mencoba untuk meminta keringanan pada pria paruh baya itu, agar tidak menyiksanya dengan cara tidak bertemu dengan Flora. Namun, Chandra mengabaikan permintaan Charles dengan tegas. Hingga membuat Charles terpaksa untuk menuruti apa yang diinginkan oleh pria itu.

__ADS_1


Drrtt, drrit, drrit ....


Flora segera meninggalkan meja makan setelah tahu siapa yang menelponnya. Hal tersebut membuat Charles mengernyit, dia menjadi penasaran siapakah orang yang menelpon Flora. Hingga wanita itu harus meninggalkan tempatnya. Saat Charles berniat untuk mengikuti Flora, Chandra dengan segera mencegahnya. Dia mengatakan kepada Charles untuk memberi ruang kepada Flora dan jangan selalu merasa ingin tahu tentang semua yang dilakukan oleh gadis itu. Lagi-lagi Charles menurut kepada perkataan Chandra. Ini demi kelancaran pernikahannya. Bersabarlah Charles!


Hanya Chandra lah yang bisa melumpuhkan sifat Charles yang selalu keras kepala dan egois. Bahkan pria itu bisa melawan Ayahnya sendiri. Namun, tidak dengan Chandra.


"Charles, aku hanya mengingatkanmu untuk segera menyelesaikan masalahmu dengan Ayah dan tunanganmu itu." Chandra menatap dingin pria yang berada di hadapannya.


"Tentu Dad, aku akan segera menyelesaikannya setelah aku dan Flora menikah, karena aku tidak mau terjadi apa pun di saat detik-detik menuju pernikahan kami," seru Charles serius.


Nadia memilih untuk membereskan piring-piring di meja makan dan membawanya ke dapur. la tidak mau ikut campur dengan kedua pria itu.


"Aku harap kau tidak menyia-nyiakan kepercayaanku. Jangan sampai kamu menyakiti Putriku atau membuatnya menangis. Karena aku tidak akan segan-segan untuk membawa Putriku kembali!" ancam Chandra. Menatap tajam pria yang ada di hadapannya.


Chandra menganggukkan kepalanya. "Setelah dia menikah denganku, itu artinya aku sudah mengambil alih tanggung jawabmu untuk menjaganya. Aku akan berusaha sekuat tenagaku untuk membuat Putrimu bahagia. Aku menikahinya, karena aku benar-benar sudah siap dengan segalanya. Jadi tidak ada yang perlu kau khawatirkan lagi. Dengan cara ini pun, aku akan lebih bisa menjaganya dengan jarak yang lebih dekat."


Chandra memang sudah tidak meragukan keseriusan Charles. Namun, pria itu hanya khawatir dengan status Charles, yang mungkin itu akan membuat putrinya tersakiti. Tapi dia akan percayakan itu semua kepada Charles.

__ADS_1


Bersambung ....


__ADS_2