Suamiku Jenderal

Suamiku Jenderal
NaDi


__ADS_3

Praha 1 tahun yang lalu, sebelum pernikahan gagal.


"Say, hello Babe," pinta Vidi pada Nadia sambil mengarahkan kamera handphone pada Nadia yang sedang menikmati makan malam di kota sunyi tersebut.


Nadia tampak cantik meski berpakaian simpel seperti kaos dan celana jeans hitam saja, wajahnya tidak mengenakan make up sama sekali.


"Hello," sapa Nadia sambil tersenyum.


Vidi sedang melakukan Live instagram dan menyapa fans-nya dengan situs jejaring sosial tersebut. Tentu memamerkan kemesraannya dengan kekasih tercinta untuk para pendukung mereka yang jumlahnya tidak sedikit.


Vidi dan Nadia sangat serasi, selain mereka berada di usia yang sama, keduanya pun memiliki hobi dan profesi yang sangat sempurna jika menjadi pasangan. Sifat Vidi yang manis dan supel tentu cocok untuk kepribadian Nadia yang agak pendiam namun menggemaskan.

__ADS_1


Liburan mereka ke Praha kali ini dibuat oleh Vidi sendiri, rencananya Vidi akan melamar Nadia di sini dan tidak akan melakukan kesalahannya lagi. Seminggu lalu, ia hampir kehilangan Nadia tapi kali ini Vidi berjanji bahwa ia akan mengorbankan apa pun agar Nadia tidak pergi lagi.


"Wah, banyak yang nanyain kita di mana nih. Yang, kita di mana, sih?" tanya Vidi sambil membaca satu persatu komentar fans.


Nadia melambaikan tangannya ke kamera, dan menyapa penggemar yang ada di sana. Banyak yang berkomentar kalau mereka serasi, tentu membuat Nadia sangat senang dengan komentar itu.


"Kita lagi di Praha. Ayo sini nyusul, kita main musik bareng-bareng sama Nadi," jawab Nadia sambil menyudahi makan malamnya.


"Kita bakalan nikah, kok. Doain aja, ya. Secepatnya akan menikah," ucap Vidi sambil tersenyum.


Nadia mengangguk dengan pernyataan Vidi, lalu mengecup pipi Vidi sambil menatap ke arah kamera. Live instagram itu pun Vidi sudahi.

__ADS_1


•••


Kini Vidi sudah sampai di Flores, tepatnya di sebuah tempat yang menurut informasi masih cukup jauh dari pemukiman TNI perbatasan. Vidi berada di sebuah hotel yang ada di wilayah kota. Untuk sampai ke pemukiman TNI, dia membutuhkan waktu paling sedikit 2 jam dan paling lambat 4 jam perjalanan, bagus-bagus kalau tidak ada kawanan babi hutan yang mencegat jalan.


Vidi merebahkan tubuhnya di tempat tidur, di sisinya ada sebuah gitar classic yang dulu dihadiahkan Nadia saat hari ulang tahunnya, di badan gitar itu juga tertulis nama 'NaDi' sebagai kenang-kenangan yang tidak akan pernah mereka berdua lupakan. Namun, sekarang justru Vidi memainkan gitar itu dengan perasaan sedih. Tidak ada lagi lagu yang tercipta dari gitar indah itu. Inspirasi Vidi sekarang sudah pergi meninggalkannya, menjadi milik orang lain.


"Nggak! Gue nggak boleh nyerah! Nadia pasti nunggu gue selama ini!" ucap Vidi pada dirinya sendiri.


"Gue yakin, Nadia nggak mungkin mudah buat ngelupain gue," gumam Vidi dengan sorot mata putus asa. Vidi sangat menyesal, setelah dirinya memberanikan diri untuk menjelajahi internet dan melihat sederet foto Nadia dengan suaminya. Foto-foto pernikahan mereka, foto mereka di bandara. Ah, Vidi rasanya ingin teriak dan memusnahkan semua gambar-gambar itu sampai hilang dari dunia.


BERSAMBUNG .....

__ADS_1


MAAF YA, AKU UP SEDIKIT DULU.


__ADS_2