Suamiku Jenderal

Suamiku Jenderal
Season 2 Affair Episode 56


__ADS_3

Flora baru saja turun dari tangga, ia bersiap untuk pergi kuliah setelah beberapa hari ini ia tidak diizinkan untuk keluar mansion oleh Charles. Pria itu sangat protektif dengan kehamilan Flora.


"Charles, kamu belum berangkat? Aku kira kamu sudah pergi ke kantor," ucap Flora ketika ia melihat Charles yang sedang berdiri di samping meja makan.


Charles tersenyum, lalu membawa jas miliknya yang berada di kursi meja makan. Ia menghampiri Flora yang sedang menatapnya bingung.


"Aku akan mengantarmu ke kampus." Charles mengecup kening Flora dengan mesra.


"Lalu itu apa?" Tunjuk Flora ke arah bag yang berada di tangan kiri Charles.


"Ini makanan untukmu. Aku tidak mau kamu makan sembarangan di luar sana. Aku sengaja membuatnya."


Flora hanya mengembuskan napasnya secara kasar. la pasrah. Percuma ia menolak, karena Charles pasti akan tetap memaksanya.


"Ayo, nanti kamu telat." Charles merangkul pinggang Flora dan membawanya ke luar mansion.


***


Di tempat lain, seorang wanita baru saja membuka matanya dari tidurnya yang sangat lelap. Ia menoleh ke arah sampingnya lalu tersenyum.


"Kamu tidak buruk juga!" ucap pria yang sedang menyandarkan tubuhnya pada kepala ranjang dengan tubuh telanjang.

__ADS_1


Wanita itu beranjak dari tempat tidur dan memungut pakaiannya yang berserakan di lantai.


"Ingat, kita melakukannya hanya karena untuk memenuhi kebutuhan masing-masing. Kau jangan memiliki pikiran yang lebih." Wanita itu sibuk memakai pakaiannya.


"Tentu saja. Namun aku terheran, kenapa Charles bisa meninggalkanmu? Padahal aku yakin kau bisa memuaskannya, seperti yang kau lakukan terhadapku."


Renatta terdiam sejenak. Sebelum ia tersenyum smirk. "Lihat saja, Charles pasti akan kembali ke dalam pelukanku."


Rogan hanya terkekeh dan menganggukkan kepalanya. Ia mengetahui Renatta. Karena sifat wanita itu sama persis dengannya, keras kepala dan licik.


"Berjuanglah untuk membawa pria itu kembali. karena setelah itu, aku akan bisa mendapatkan Flora sepenuhnya. Aku akan membawanya bersamaku!" kata Rogan. Tersenyum miring.


"Tunggu aku Flora, aku akan segera menjemputmu!" kekeh Rogan.


***


"Apa kau yakin dengan keputusanmu?"


"Ayolah Charles, sejak kapan kau peduli terhadap orang lain? kau tidak perlu memikirkan aku. Lakukan yang seharusnya kau lakukan. Selamatkan perusahaanmu, dan hancurkan perusahaan keluarga Renatta!" ucap Morgan tegas.


Charles berpikir sejenak. la masih menimbang-nimbang hal yang akan ia lakukan. Yang mungkin efeknya memang akan sangat besar bagi perusahaannya. Namun, ia pun memikirkan kehidupan Morgan kedepannya.

__ADS_1


"Walaupun kehidupanmu harus diamati dan diikuti oleh paparazzi seumur hidup?" tanya Charles.


Morgan menganggukkan kepalanya. "Aku sudah siap dengan hal itu. kau tenang saja."


Terkuaknya informasi mengenai Anthonio memang akan menggemparkan negara ini. karena sosoknya yang memang sangat misterius dan dinanti-nantikan oleh banyak orang. Oleh karena itu, sudah pasti kehidupan Morgan tidak akan normal seperti dulu lagi. la tidak akan bisa bebas melakukan sesuatu, karena setiap pergerakannya pasti akan diamati oleh banyak orang.


Dengan ragu-ragu Charles meraih ponselnya dan menekan beberapa angka.


"Hallo."


"Hallo, Mr.Alamo. Ada yang bisa saya bantu?" Charles menghela napasnya terlebih dahulu. Ia yakin dengan keputusannya.


"Pukul 1, datanglah ke kantor pusat. Saya akan mengadakan pertemuan darurat denganmu dan beberapa penanggung jawab RoD Magazine lainnya."


"Baiklah. Nanti saya akan menemui Anda bersama yang lainnya," jawab Tobais.


Charles menganggukkan kepalanya, walaupun hal itu tidak mungkin terlihat oleh lawan bicaranya. Sebelum ia menutup panggilannya secara sepihak.


"Lakukan demi Flora. Kau harus menjaganya. Jangan sampai Renatta mengusik kehidupan Flora kembali!"


Lagi-lagi Charles mengingat perkataan Morgan beberapa hari yang lalu. Charles memijat pelipisnya. Ia merasa sangat pusing saat ini.

__ADS_1


__ADS_2