
Langit Maldives saat ini terlihat sangat indah. Seperti saat ini, tepat ketika sunset datang yang membuat suasana menjadi terasa semakin intim.
Charles sejak dari tadi sedang memperhatikan Flora yang tertidur di hadapannya. Ia sangat mengetahui jika istrinya itu kelelahan, karena memang seharian ini mereka menelusuri setiap tempat yang berada di sekitar resort
Charles pun menghampiri Flora, dan memilih berbaring di samping wanita itu sebelum menariknya ke dalam pelukan. Semilir angin yang menerpa tubuh mereka terasa sangat sejuk. Ditambah dengan pemandangan puluhan burung yang beterbangan di langit, membuat semuanya terasa sangat indah.
Charles tidak henti-hentinya mengecup kening Flora. Dia sangat bahagia dengan kehidupan barunya. Flora sangat berpengaruh besar bagi kehidupan Charles. Dan ia sangat bersyukur akan hal itu.
"Charles," lirih Flora dengan suara khas bangun tidurnya.
"Apa aku mengganggumu, Flo?" tanya Charles. Menatap wajah cantik istrinya.
Flora menggelengkan kepalanya sebelum ia menempelkan kembali wajahnya pada dada bidang Charles.
Charles semakin erat untuk mendekap wanitanya itu. Rasanya ia tidak ingin untuk melepaskan pelukannya.
"Ini sangat indah bagiku, berdua denganmu, menghabiskan banyak waktu tanpa merasakan beban apa pun. Ini pertama kalinya dalam hidupku, aku bisa melupakan semua masalahku untuk sesaat." Seraya Flora menghirup aroma tubuh suaminya yang sangat memabukkan.
__ADS_1
"Aku akan selalu ada untukmu. Dan aku akan membantu semua masalah yang sedang kamu hadapi. Kamu tenang saja, kamu tidak sendiri Flo," balas Charles.
Flora menjauhkan wajahnya dari dada Charles. la mendorong tubuh Charles agar terlentang, lalu ia setengah tengkurap di atas Charles. Ia ingin melihat dengan jelas wajah prianya itu. Wajahnya yang tampan, rahang dan mulutnya yang tegas, hidungnya yang mancung, tatapan matanya yang hangat dan indah. Flora tersenyum. Sedangkan mata Charles menyipit karena memperhatikan tingkah Flora. Flora menyukai semua hal tentang La Charles Alamo.
"Sekarang aku semakin takut kehilanganmu, Charles. Sungguh, aku akan gila jika kamu pergi dariku!" ucap Flora menatap sendu manik mata Charles.
"Itu tidak akan pernah terjadi, kamu harus percaya padaku, Flo. Aku suamimu. Dan aku tidak akan pernah meninggalkanmu!"
Flora tersenyum kecil seraya menatap wajah tampan itu.
"Tidak perlu kamu pinta." Charles segera mendorong tubuh Flora agar terlentang, sebelum ia mencumbu bibir manis Flora.
"I want you, Charles!" gumam Flora ketika ciuman itu terlepas.
Charles sedikit terkejut oleh perkataan Flora. Karena selama ini, selalu dirinyalah yang meminta bahkan memaksa Flora agar bercinta dengannya.
Tidak ingin membuang waktu, Charles segera menggendong Flora dan membawanya ke dalam resort mereka masih dalam keadaan saling menc**bu satu sama lain.
__ADS_1
Hingga saat ini mereka sudah berada di atas tempat tidur. Walaupun Flora sering menolak, tetapi Charles selalu memiliki cara agar Flora pasrah kepadanya.
Terkecuali hari ini, hari terakhir Charles dan Flora berada di Maldives. Lagi-lagi mereka melakukan hal itu, tetapi kali ini Flora yang memintanya. Dan hal itu sangat membuat Charles bahagia.
"Kamu siap, Flo?" tanya Charles seraya mengecup bibir Flora. Flora hanya menganggukkan kepalanya. Dan mengalungkan lengannya pada leher Charles.
Mereka pun melakukan aktivitas yang dilakukan suami-istri pada umumnya, lagi dan lagi.
***
Aktivitas terakhir sebelum mereka kembali ke New York adalah menikmati bioskop hening di atas air. Selama 3 hari berada di Maldives memang belum cukup bagi Charles dan Flora. Namun, mereka terpaksa harus kembali ke New York karena pekerjaan.
Charles yang harus mengurusi pekerjaannya, sedangkan Flora disibukkan dengan tugas akhir perkuliahannya untuk mengejar targetnya.
Namun, mereka cukup puas dengan liburannya, karena selama itu mereka hidup bagaikan tanpa beban dipundaknya. Semuanya terasa sangat bebas.
Mereka berharap kehidupannya akan selalu bahagia seperti ini.
__ADS_1