THE TWINS, SIAPA DIA??

THE TWINS, SIAPA DIA??
KEMARAHAN KARIN


__ADS_3

Jun Matshumoto dia temen Karin sewaktu SMA dia suka menindas anak junior yang baru masuk bahkan tak segan melecehkannya. Sejak dulu Jun sudah terjerumus dengan yang namanya obat-obatan terlarang hingga kecanduan. Begitu pula dengan Karin dia tak luput dari perbuatan Jun tapi Karin tak mau tinggal diam demi melindungi Yoko temannya dia selalu bentrok dengan Jun hingga terbentuk dua kubu antara Jun dan Karin.


Karin yang sudah berubah jadi cowok waktu penerimaan siswa baru itu membuat Jun mengira kalo Karin cowok tulen dan tak segan-segan menindasnya secara terang-terangan. Disinilah Karin mulai jadi brutal dan badung apalagi saat melihat Yoko temannya ditindas dan dilecehkan, Karin yang dulunya cewek manis lemah lembut berubah seratus delapan puluh derajat demi seorang teman.


"hmmm jadi ternyata beneran kau ya, Karin!!" kata orang itu yang tak lain adalah Jun yang selama ini dicari oleh Karin.


"wah, wah tuan Jun lama tak bertemu, aku gak yangka kau masih berkecamuk didunia obat-obatan terlarang ini"


"bukannya ini cara yang tepat untuk meraup keuntungan yang lebih tinggi"


"kamu benar cara cepat agar cepat kaya raya ya dengan jalan pintas seperti ini ya" Karin mengejek.


"hahahaha kamu benar Karin, sayangnya wajahmu terlalu manis untuk dikorbankan, Karin!" mendekatkan wajahnya keKarin.


"apa kau tahu orang yang kunikmati pertama kali? Dia sahabatmu dia mengeliat, menari diatas tempat tidur setelah kukasih obat perangsang berkali-kali menarik bukan hihihihi" dengan wajah medekat yang kedua hidung menempel.


"apa katamu" Karin mulai marah dengan apa yang dikatakan Jun lalu.

__ADS_1


CUP


Jun mencium bibir Karin lalu pergi meninggalkan semuanya sambil memberi kode supaya mengerjakan apa yang sudah tertunda.


"Jun ******** kamu, ******* kamu, dasar binatang jangan pergi, Jun kita duel" teriak Karin dengan bahasa jepangnya mengumpat karena marahnya.


"lepaskan aku, kalian! akan kuhajar kalian" badan Karin mulai dipegang begitu erat oleh beberapa orang anak buah Jun.


"jangan seenaknya menyentuh tubuh orang" Karin menendang salah satu dari mereka hingga tersungkur, terlihat aura wajahnya sudah berubah dingin dan mengerikan seperti singa kelaparan.


DOR DOR DOR


Terdengar suara tembakan yang diluncurkan dari udara, Anton yang menerima telf dari Ken langsung meluncurkan anak buahnya dengan jet pribadi ketempat lokasi.


"sayangku, cintaku kita bersenang-senang" kata seorang penembak yang memegang pistol berjenis Glock 45 Gap siap menembak lagi.


Karin adalah aset berharga bagi seluruh anak buahnya, tanpa Karin semua tidak akan berjalan dengan lancar. Karin terlahir dengan otak yang cerdas bahkan sang kakak pun kalah, dia tak pernah sekalipun menunjukan aura dingin atau kemarahannya, dia selalu ceria, tersenyum dan pandai bergaul.

__ADS_1


Kemarahan Karin hanya terlihat saat dia sedang mabuk berat, disaat itu terjadi semua orang akan diam seperti manekin hidup. Selain itu Karin belajar diam-diam beberapa ilmu beladiri yang gak pernah dia tunjukan.


Bantuan yang dibawa Anton cuma tujuh orang saja baginya itu sudah cukup untuk menghadapi Jun yang kelas kakap.


Dirumah mewah yang berkedok club house itu Karin bertempur sendiri melawan anak buah Jun yang memang sudah disiapkan untuk mengatisipasi keadaan.


Bantuan tiba, Karin yang seperti singa kelaparan tak mempedulikan anak buahnya datang, sorot matanya tertuju pada satu orang saja yaitu Jun. Karin terus berlari mencari keberadaan Jun, pria hina yang sudah membuat sahabatnya mati mengenaskan.


BRAK


Karin menedang pintu ruangan yang besar, disana terlihat Jun sedang bersenang-senang dengan beberapa wanita bayaran.


"hei akhirnya kau sampai disini juga sayangku" ucap Jun, Karin diam lalu berlari kearah Jun mengarahkan senjatanya.


"tunggu dulu sayang kita bersenang-senang dulu ok, kalian layani cowok manis ini" ucap Jun sambil memberi kode pada beberapa wanitanya.


*****

__ADS_1


__ADS_2