THE TWINS, SIAPA DIA??

THE TWINS, SIAPA DIA??
MELINDUNGIMU


__ADS_3

Yokohama Jepang disebuah gedung pencangkar langit diatas gedung terdapat tulisan yang begitu besar, "KNK GROUP" seorang pria tampan menawan berwajah sama dengan Karin sedang berkutat dengan laptopnya dengan serius. Dengan sesekali dia membalas pesan dari sang adik yang sudah lama tidak bertemu.


Walau mereka berjauhan tapi jarak tak akan memisahkan, hampir setiap hari mereka berdua saling mengirim pesan atau VC hanya sekedar melepas kangen.


"bebek kau membuat ku sakit kali ini" sebuah pesan dari sang adik membuatnya menyunggingkan senyum disudut bibirnya.


"ooo sakit apa itu litle?" tanya sang kakak.


"sakit rindu, sakit kangen sampai seluruh dokter didunia ini tak ada yang bisa ngobatin sebel banget rasanya" jawab sang adik dari seberang.


"😂😂😂" sang kakak langsung mengirim pesan emoji ketawa untuk membalasnya.


"kapan kemari masa harus aku yang kesana mulu menyebalkan" gerutunya dalam pesan.


"kan tinggal sebentar lagi sabar dong" balas sang kakak"


"😠😠😠" sang kakak cuma tersenyum melihat emoji yang dikirim sang adik.


Lalu tiba-tiba saja wajah sang kakak berubah menjadi sedih melihat foto dirinya bersama sang adik diatas meja.


"seandainya kau sudah mengetahui semuanya apakah kau akan menjauhi kakak litle" batin Kiran dengan sorot mata kesedihannya. Dia menggerakan tangannya dilaci lalu menariknya mengambil sebuah map berwarna biru disana dan membukanya.


Sebuah tulisan besar nan tebal melekat diatas kertas putih berukuran A4 itu membuat Kiran berkali-kali menghela nafas panjang.


"KELUARGA ANDROMEDA" berikut rinciannya serta salah satu anaknya yang mati diJepang 23 tahun yang lalu dan semuanya mengarah pada Karin adiknya sendiri.

__ADS_1


Kiran menutup kembali map biru dan menaruhnya kembali kelaci tanpa melihatnya lagi, disaat bersamaan hpnya berdering segera dia mengangkatnya setelah melihat siapa yang telf.


"nandesuka?!" ucapnya dengan dingin juga datar.


"sibejat keparat ada di Indo dan sepertinya bakal ketemu baby jadi gimana" ucap orang diseberang yang ternyata adalah Ken.


"kumpulkan sembilan orang itu sekarang" kata Kiran memberi perintah lalu menutupnya dan beralih menelf Sota sekretarisnya.


"kita ke MIG sekarang" ucap Kiran.


"baik tuan" balas Sota lalu segera dia keruangan presedir.


Tak jauh dari gedung KNK GROUP kurang lebih satu jam menempuh jarak perjalanan terdapat sebuah gedung lagi, gedung pencangkar langit yang sama dengan tulisan yang berbeda MIG lalu tulisan kecil tepat berada dibawahnya MAFIA IMPERIAL GROUP melekat diasana.


Kiran keluar dari mobilnya dan berjalan cepat melewati beberapa karyawan disana, semua yang tahu kedatangan Kiran langsung menunduk hormat walau tahu dia bukan pemegang dari MIG tapi dia akan mengambil alih sementara jika sang pemilik gak ada.


Diantara sembilan orang itu terlihat, Johan, Billar, Ken, Sora, Bryan, Nana dan tiga lainnya siap mendengar perintah dari sang bos. Karin memberi mereka nama CERBERUS yang dia ambil dari HADES saat pulang dari liburan ke Paris. Walau mereka semua tahu Kiran adalah cadangan tapi tintah Kiran sama dengan tintah Karin.


Dan sembilan orang ini tahu kalo Karin sebenarnya cewek tulen akibat kejadian waktu itu.


"untuk kali ini aku akan perintahkan kalian ke Indo sampai masalah beres kecuali Sora dan Briyan tetap diposisinya lalu Ken tetap mengawasi litle seperti biasa" ucap Kiran membuka suara.


"wow tumben tuan anda menurunkan kita secara langsung kalo baby tahu bisa ngamuk tuh" ucap Billar.


"pasti ada sesuatu yang terjadi pada baby" sahut Sora.

__ADS_1


"Ken jelaskan pada mereka" kata Kiran sambil berkutat lagi pada hpnya.


"sibejat berada di Indo lalu ada lagi beberapa orang berada didekat baby mengawasinya diam-diam dan mengirimkannya keseseorang, kita masih tidak tahu apa tujuannya tapi yang satu ini sudah jelas dia mantan baby gembong narkotika si biseks RAIN setan alas itu" jelas Ken.


"sepertinya musuh kita dulu bakal keluar satu persatu ya" sahut Bryan.


"kalo sampe itu terjadi tak akan kubiarkan baby berkorban yawa untuk yang kedua kalinya" jawab Billar.


"yang penting kita semua harus waspada" ucap Nana"


"Sota berikan barang itu pada mereka" printah Kiran pada sekretarisnya.


Sota sang sekretaris meletakan sebuah koper diatas meja dan membukanya tepat dihadapan semuanya, sebuah mantel transparan yang sudah dirancang ulang secara khusus diperusahaan China dengan jumlah yang sama dengan mereka berada didalam koper itu.


"misi kita kali ini melindungi adikku Karin, mengerti" kata Kiran menegaskan.


"siaaap tuan!!" jawab mereka semua kompak.


Lalu mereka mengambil mantel itu satu persatu dan pergi meninggalkan ruangan, kini hanya tinggal Kiran juga sekretarisnya yang berada disana.


"Sota apa yang aku lakukan sudah benar" tanyanya sama sekretarisnya.


"demi melindungi sesuatu yang berharga apapun bisa dilakukan tuan, saya merasa apa yang anda lakukan sudah benar" jawab Sota.


"hhhmmm semoga saja"

__ADS_1


"ya, semua ini demi kamu litle" batin Kiran sambil melihat kearah cendela.


*****


__ADS_2