CATATAN HARIAN NAURA

CATATAN HARIAN NAURA
Akhirnya bisa mendekatinya lagi


__ADS_3

Sepeninggalan Dok Danu tadi Naura kembali duduk di dekat Fiki sambil meminta maaf atas apa yang ia sudah lakukan. Apalagi ia dengan bebasnya memeluk laki-laki lain di hadapan Fiki yang masih setia terpejam itu. Tak adil jika di pikir ia seperti seorang wanita yang berselingkuh didepan mata sang suami. Pastinya sang suami akan marah dan akan berbuat sesuatu pada pasangan yang telah melukainya itu. Makanya ia akan meminta maaf akan hal itu pada Fiki. Walaupun ia tak bisa menjawab tapi ia harus tahu jika ini juga bukan keinginan Naura dari hati yang terdalam.


"Kak maafkan aku yang tak ingin melukai hatimu dengan apa yang aku perbuat. Tapi jujur aku tak bisa menolak hal apa yang saat ini aku juga kadang inginkan. Mungkin jika aku sedang bersedih aku memang butuh tempat bersandar dan mencurahkan isi hatiku. Dulu waktu kau masih sehat hanya kau yang boleh membenarkan jeritan hati ku ini. Tapi jika kau terlalu lama tidak aku tak tahu lagi mencari tempat bersandar untuk aku berbagai semua pikiran ku ini kak. Cepat kau terbangun dari tidurmu yang panjang ini kak. Kita buat dunia ini berwarna karena kita saling melengkapi satu sama lain. Dan aku juga butuh perhatian mu untuk anak-anak kita nanti kak, ucap Naura yang sambil menangis dan terus menciumi punggung tangan Fiki yang tak di pasangin infus itu. Rasanya baru kemarin ia merasakan bahagia yang akhirnya telah terenggut oleh kenyataan yang membuat Fiki koma selama ini. Pokonya hari ini ia habiskan untuk menemani Fiki seutuhnya sampai keluarga yang lainnya akan menggantikan posisinya untuk berjaga.


Sore ini Danu benar menepati janjinya untuk menemuinya di kamar rawat Fiki. Tapi pas dia sampai di kamar Fiki dia tak menemukan Naura ada di ruangan itu. Melihat sekeliling tapi tak ada tanda-tanda adanya yang menunggu pasien yang masih tertidur itu. Pas dokter Danu ingin keluar ia tak sengaja melihat ke arah sofa yang ternyata masih ada tas ransel milik Nuara yang tadi pagi pun masih di tempat yang sama. Dan saat Danu ingin mencoba melihat ke arah belakang akhirnya Naura pas muncul dari arah kamar mandi juga.


"Hai kak, kok udah disini bukannya waktu kak Fiki periksa masih 2 jam lagi ya. Kan biasanya jam 5 sore yang periksa, tanya Naura yang ia kira Danu ke ruangan itu untuk memeriksa kondisi Fiki.


"Maaf Naura kakak udah jam pulang jadi kakak mau kesini mau bertemu kamu aja. Apa kau gak ya sekedar nemenin kamu bercerita agar kamu gak suntuk. Aku rasa kamu dari tadi siang hanya sendiri gak ada yang menemani kan, jawab Danu yang memang benar apa adanya seperti itu.


"Tapi bukankah kakak juga sibuk dan pastinya capek kan kan, sudah seharian kakak kerja dan waktunya untuk istirahat, kata Naura yang sebenarnya tak enak jika terus berdampingan dengan Danu. Karena kalau dekat kadang kata hatinya bisa melakukan apa yang diluar nalarnya seorang wanita yang sudah memilki pasangan hidup. Ya pastinya menerima perlakuan dari lawan jenisnya yang terlihat memanjangkannya.


"Em,, kakak istirahat disini juga boleh kok, kamu boleh gak kakak disini? ,"hitung-hitung bisa saling dekat Naura. Oya kakak juga di sini cuma kontrak rumah kok karena mungkin satu bulan pindah ke kota kita lagi jadi ya aku dirumah juga cuma sendiri mending aku ngobrol sama kamu aja biar ada temennya, jawab Danu yang tak mengerti jika sebenarnya Naura tak nyaman ada dia didekatnya. Dan pastinya Danu juga tak akan ambil pusing karena ia ingin sekali menciptakan kedekatan pada Naura lagi.

__ADS_1


Karena Naura yang tak bisa membuat Danu untuk keluar dari ruangan atau hanya untuk biar pulang saja akhirnya pasrah dan kembali duduk di sofa kecil di ruangan itu. Walaupun ia tak suka tapi tak sampai memperlihatkan expresi dari wajahnya yang tak suka itu. Biarlah berjalan semestinya nanti jika Danu bosan juga pulang sendiri pikirnya.


"Maaf kak aku gak ada minuman untuk kak, karena tadinya aku nanti juga mau pulang gantian sama bapak yang jaga kakak, kata Naura yang sedikit berbeda basi saja.


"Iya gak apa-apa kakak malah udah bawain kamu susu hangat dan roti gembung yang masih hangat Naura, jawab Danu sambil mengeluarkan makanan yang dari paper bag yang ia bawa tadi. Ternyata ia malah sudah memesan ini semua sebelum ia ke kamar Fiki tadi. ROMANTIS jika Naura tak memiliki kekasih seperti saat ini. Makan dengan orang yang ia sayangi dan pastinya akan membuat hatinya berbunga-bunga. Jika Naura menolak karena memikirkan perasaan Fiki berbeda dengan pikirannya yang satunya yang sudah mencium bau wangi dari roti tadi.


"Em...wangi". Celoteh Naura yang langsung melihat ke arah roti yang dibuka oleh Danu tadi. Mungkin karena bawaan bayinya benaran saat ini ia seperti ini. Ditolak sayang sekali pikirnya.


"Ini buat kamu aja, kakak gak akan makan roti untuk kamu kok. Tapi pelan-pelan ya makanya, goda Danu yang menyerahkan bungkusan roti yang masih hangat tadi. Setelah memberikan roti tadi ternyata Danu langsung mengambil ponselnya dan membidik wajah Naura agar ia bisa melihat pemandangan seperti ini setiap kali.


"Pelan-pelan saja Naura kakak gak akan minta kok, kata Danu mengulangi perkataannya tadi.


"Iya kak makasih ya, kakak jadi gak makan gara-gara Naura yang makan, kata Naura yang masih sambil mengunyah makanannya tadi.

__ADS_1


"Gak kok kakak emang beli buat kamu kok Naura kakak minum susuk udah. Oya berarti kamu disini sama keluarga ya kok nanti yang gantian jaga Bapak?


"Iya kak, kami ada urusan disini tapi gak satu Minggu lagi kita akan balik ke kota lagi sambil memindahkan Kak Fiki ke rumah sakit di kota kok.


"Ok berarti kak Fiki juga besok bisa ketemu aku lagi dong kalau gitu. Soalnya aku juga gak akan lama disini. Naura jika kakak sering bertemu kamu kaya gini kakak ingat waktu di sekolah dulu lho kamu ingat gak buku kamu yang kebaca oleh teman satu meja kamu gak?


"Padahal buku penting yang akhirnya menyebabkan di kelas kita, jelas Danu yang mengingat masa indah dulu karena ia tahu buku itu menulis tentang kata hati Naura yang waktu dulu ia juga ketahui.


****


Makasih kakak yang udah setia di novel aku..


Tinggalkan jejak yuk. Tap love dan komen sebanyak-banyaknya...💞💕

__ADS_1


__ADS_2