
Setelah pak Aan mendengarkan perkataan teman dari Abi tadi ia begitu lemas dan jatuh terhayung ke belakang. Jika tak ada tembok yang ada dibelakangnya mungkin ia sudah jatuh ke lantai. Semua begitu mengagetkan baginya selama 14 tahun pernikahan mereka menunggu kehadiran bayi yang mungkin akan membuat kebahagiaan itu semakin banyak tapi pas itu hadir di keluarga mereka usia istrinya dan usianya sendiri sudah tak muda lagi. Jika mereka akan mempertahankan bayi itu usia istrinya sudah tak memungkinkan untuk itu jadi hanya kebimbangan yang ia rasakan saat ini.
Dalam diam Abi yang tahu jika kakak laki-lakinya sedang dalam keadaan hati yang tak baik langsung mendekati dan langsung menelfon kepada kedua orang tuanya agar sedikit menghibur kakak Abi yang saat ini butuh seseorang yang menghiburnya. Sebenarnya ia sedikit ingin menghiburnya tapi apa daya dia tak begitu bisa banyak bicara dan akan sulit untuk itu.
"Assalamualaikum Pah, ini Abi sedang ada dirumah sakit sama kak Aan Pah, Mah. Ini ada kabar bahagia dari kakak. Tapi saat ini kakak Vineta juga sedang tak sadarkan diri Pah, Mah. Tapi Papa sama Mama gak usah binggun karena sudah ditangani kok.
", Maksud kamu apa Abi. Kok kabar bahagia tapi kakak kamu sedang dirawat. Apa jangan-jangan kamu suka ya kakak kamu dirawat? tanya Papa Huda yang meninggikan suaranya. Rasanya Abi keterlaluan sampai-sampai ia bicara seperti itu. Kakaknya dirawat kok malah bilang kabar bahagia.
", Enggak Pah, buka gitu. Papa bicara aja sama kakak Aan ya Abi susah jelasin ya. Karena takut di marahi Papa Huda ia melemparkan semuanya pada kak Aan yang langsung tersadar dari lamunannya juga.
",Nak bagaimana keadaan istrimu?
Kata Abi dia sedang dirawat.
", Vineta baik Pah, iya emang dia sedang dirawat tapi bukan karena ia sedang sakit parah kok Pah. Vineta saat ini kata dokter sedang,,,,.
Tak sabar menunggu kelanjutan ucapan Aan yang terhenti tadi Papa Huda sampai berteriak agar kedua anaknya menjawab apa yang terjadi pada anak perempuannya itu. Rasanya ia ingin tahu sendiri keadaan Vineta anaknya di rumah sakit itu. Sedangkan Mama Fina hanya menangis di dekat Papa Huda yang sedang panik itu. Ia juga tak kalah paniknya melihat keadaan anak yang tak baik ini. Selama pindah ke kota ini baru kali ini Vineta putrinya sakit dan dirawat seperti saat ini.
__ADS_1
",Kakak hamil Pah, sahut Abi yang ada didepan kak Aan yang tak melanjutkan ucapannya tadi. Sedangkan Kak Aan hanya bisa melihat ke arah ponselnya melihat expresi wajah Papa Huda dan Mama Fina saat ini.
"Alhamdulillah. Akhirnya kalian memiliki anak yang kalian tunggu-tunggu. Kalau gitu Papa sama Mama ucapkan selamat ya sayang. Kami akan menyusul kamu kesitu ya. Jaga istri kamu jangan boleh capek-capek ya. Setelah akhirnya panggilan tadi dimatikan Papa Huda saling berpelukan pada istrinya karena ia bahagia mendengar kabar dari anaknya yang akhirnya memiliki keturunan itu. Sudah lama akhirnya semua yang ditunggu tercapai. Dan Mama Fina semakin menangis karena akhirnya keluarga anaknya itu utuh seperti keluarga pada umumnya.
Sebelum akhirnya Papa Huda berangkat ke rumah sakit ia langsung menelpon Naura untuk memberitahukan kabar bahagia ini. Karena ia ingin semua keluarganya ikut merasakan kebahagiaan itu. Karena satu keluarga jika satu dari mereka merasa sedih ikut sedih dan sebaliknya jika merasa senang ikut merasa senang.
", Alhamdulillah kakek kalau gitu kami disini hanya bisa do'akan yang terbaik untuk Mama aja ya ya kek. Jika mau ke rumah sakit Naura titip salam buat Papa sama Mama ya kek. Ucapan Naura yang merasa jika ia tak bisa datang menjenguk Mamanya itu, pertama karena ia belum sehat betul dan jarak tempuh yang sangat jauh dari teman tinggalnya saat ini.
", Iya sayang pasti kakek sampaikan. Kamu juga baik-baik saja ya disana. Jaga keluarga kamu dan salam buat Fiki ya. Ya udah kakek sana nenek berangkat dulu ya. Bay...
Sedangkan di kamar rawatnya dokter Vineta sudah sadarkan diri dan langsung di dekati oleh suaminya dan Abi tadi yang di sana. Ingin meninggalkan untuk sekedar makan siang saja tak rela jika belum melihat istrinya itu sadarkan diri. Padahal Abi dan pak Aan sudah sangat menahan lapar yang biasanya jam segini sudah makan siang.
Kamu sudah makan siang belum tadi. Aku sama Abi sampai cepat-cepat datang kesini tadi, ucap pak Aan sambil membelai rambut istrinya. Sedangkan Abi yang ada di sebelahnya kakak Vineta hanya senyum-senyum sendiri melihat kemesraan kedua kakaknya. Jiwa jomblonya saat ini meronta entah kenapa. Padahal biasanya melihat pasangan yang sedang bermesraan ia tak pernah mempermasalahkan hal itu lho.🤭🤭🤭
Siapa ni yang mau sama Abi?🙋🙋🙋
",Aku tadi udah makan bubur Pah, tapi gak tahu kenapa tiba-tiba aku malah gak kuat langsung tak sadarkan diri kaya gini. Oya Abi udah makan belum kalau belum kamu beli makan dulu ya buat mas Aan ya.
__ADS_1
",Iya kak, Abi tinggal dulu ya biar kakak juga bisa bermesraan. Hehehe, ledek Abi yang akan beranjak dari tempatnya tapi ditahan oleh kak Aan yang binggung mau jelasin pada istrinya tadi.
",Nanti aja Abi, kamu temani kakak kamu aja. Oya sayang kamu sakit atau capek gitu gak?
Karena tak ingin menyinggung perasaan istrinya ia menanyakan sedikit hati-hati.
",Aku baik kok mas, emang ada apa?
Kok seperti kamu khawatir sekali. Dokter Vineta tadi melihat expresi wajah suaminya yang sedikit binggun tadi.
", Karena kak Aan takut kakak capek karena kakak sekarang lagi hamil muda kak, selamat ya kakak Vineta sama kak Abi mau punya dedek ni. Abi langsung mengucapkan hal itu karena tak tahan melihat kak Aan yang hanya diam tak bicara tentang hal penting ini.
Tangisan dokter Vineta langsung pecah sambil memeluk tubuh suaminya itu. Rasanya ia tak percaya apa yang ia inginkan tergapai. Tuhan saat ini sedang sayang sama dia sehingga mengabulkan apa keinginannya saat ini. Rasanya ini adalah anugrah yang terbesar ia terima dari Tuhan.
", Makasih Mas, aku akan tetap menjaga kandungan aku sampai bayi ini lahir. Kita akan punya anak mas, ucapan dokter Vineta tadi sambil masih memeluk suaminya itu. Sampai-sampai Abi pergi dari ruangan itu. Ia tak tahan melihat mereka berdua seperti itu.
*****❤️❤️❤️
__ADS_1
Malam kakak semua❤️ semoga cerita yang ini semakin membuat kakak semakin suka ya. Ini Abi lagi nyari pasangan hidup lho, siapa mau daftar!!!
Jika mau bisa comen..🤭🤭🤭