CATATAN HARIAN NAURA

CATATAN HARIAN NAURA
Operasi berjalan lancar


__ADS_3

Akhirnya semua bisa duduk sambil berdoa agar orang yang ia cintai bisa selamat dan bisa cepat berkumpul dengan mereka. Bik Ina yang membawa 4 gelas minuman untuk semuanya tiba dan membagikan pada satu persatu keluarga itu. Setelah memberikan itu ia bertanya pada pak Catur untuk memberikan kabar pada keluarga yang lain atau tidak.


"Maaf pak, bibik mau tanya keluarga yang lain mau diberitakan tentang ini atau gak pak.


"Iya bik tolong beritahukan ya aku sama anak-anak belum bisa memberikan pada semuanya, jawab pak Catur pada bik Ina.


Setelah mendapatkan persetujuan dari Agan_nya bik Ina pergi ke arah yang sepi untuk menghubungi semua keluarga Dini dan Catur yang lain. Walaupun terlambat gak apa-apa daripada tau-tau kalau udah pulang kerumah.

__ADS_1


Tak terasa hampir setengah hari semua menunggu kepastian dari kabar ibuk Dini. Sampai seluruh keluarga yang tadi dihubungi bik Ina datang satu demi satu. Dari keluarga Dini, keluarga kakek Huda, keluarga Catur dan keluarga pak Budi juga ada. Karena bik Ina juga tak tau asal usul semua keluarga itu jadi ia menghubungi semuanya saja, toh hubungan mereka semua baik.


Pintu ruangan yang nampak sedang di tunggu semua orang itu terbuka menampakkan sosok dokter yang keluar dan langsung ditanggapi dari semua keluarga.


"Dok, bagaimana kondisi istri dan anak saya Dok. Semuanya selamat kan dok, tanya Catur yang ikut terbayang kondisi istrinya yang dulu Pergi meninggalkan pas saat seperti ini. Kenangan 13 tahun yang silam kembali terbayang di pikirannya.


Semua keluarga yang ada disitu mengucapkan rasa syukurnya pada Allah atas semuanya ini. Berkat dari kehendak Allah semuanya berjalan lancar dan bisa tertolong. Naura yang mendengar itu langsung menagis karena teringat waktu ia membawa ibuknya kerumah sakit tadi. Sampai Fiki yang tadinya berdiri langsung memeluk adiknya itu.

__ADS_1


"Sudah jangan bersedih sayang, ibuk selamat dan adik kita laki-laki yang akan menjaga kamu dari orang yang jahat nanti, ucap Fiki yang ingin sedikit menghibur adiknya itu.


"Kakak bicara apa, adik baru lahir kok udah mau jaga aku apa gak salah kak, harusnya aku yang jaga adik kan, sanggah Naura yang tanpa sadar berhenti menagis.


Nenek Fina dan Nenek Dina yang melihat kakak beradik itu saling menghibur pun hanya tersenyum karena memang begitu sangat terlihat jika Naura dan Fiki saling akrab melebihi saudara kandung. Karena sedari dulu Dini dan Catur sudah memberikan pengertian oad mereka untuk saling menyayangi satu sama lain.


"Ya udah pak beri waktu 4 jam sampai pasien dipindahkan ke ruangan biasa baru bisa dijenguk ya. Itupun jangan terlalu lama ya pak buk biar pasien juga masih bisa istirahat, pinta dokter yang langsung pergi ke ruangan mungkin ruangannya itu.

__ADS_1


"Selamat ya nak, jaga keluarga kamu. Bapak sudah pasrahkan anak Bapak sama kamu semoga keluarga kalian tetap harmonis apalagi setelah ketambahan satu anggota keluarga lagi, kata pak Rudi yang memeluk menantunya itu. Ini adalah momen dimana kelemahan keluarga jika mengetahui satu dari keluarga ia ada yang masuk dirumah sakit.


__ADS_2