CATATAN HARIAN NAURA

CATATAN HARIAN NAURA
Fiki yang memberanikan diri menanyakan pada eyang perihal foto itu


__ADS_3

Setelah Fiki menerima satu buah jeruk yang sudah dikupas kan eyang ia langsung makan tapi dengan sambil memikirkan apa yang harus ia tanyakan terlebih dahulu. Dengan memberanikan diri akhirnya Fiki memegang tangan eyang dan menatap netra eyang yang ada disampingnya itu.


"Eyang sayang kan sama Fiki? 'kalau Fiki minta eyang jawab jujur eyang akan mau kan? 'karena hanya eyang yang ada disamping aku sekarang eyang. Fiki yang memberanikan diri pun akhirnya kekeh dengan pendiriannya akan menanyakan hal itu saat ini tak mau menundanya lagi.


"Kamu kenapa sayang, eyang sayang sekali sama kamu, apa kurang perhatian eyang nak didepan kamu saat ini? 'kok kamu sampai bilang kaya gitu. Eyang merasa jika beliau kurang memperhatikan Fiki pun akhirnya menjawab dengan perkataan itu tadi.

__ADS_1


"Em, bukan itu eyang maksud Fiki, Fiki yang dijawab eyang perihal hal itu ia malah tak enak pada eyang. Sambil merogoh sakunya ia langsung memperlihatkan satu lembar foto yang sudah satu minggu ini menganggu pikirannya itu. "Ini eyang, kasih tau Fiki siapa yang ada difoto ini, dan kenapa ia bersanding di pelaminan bersama ibuk Dini? 'Sambil melihat eyang, Fiki berharap eyang akan menjawab pertanyaan ini semuanya.


Prang,,,


"Eyang, kok malah diam saja sih? 'Apa jangan-jangan ada yang Fiki tak tau selama ini. Fiki yang menyadari eyang hanya diam pun langsung menanyakan lagi. Sambil memegang tangan eyang Fiki terus berucap agar eyang akhirnya menjawab semuanya.

__ADS_1


"Kamu dapat dari mana nak foto itu? , ingin meyakinkan jika Fiki mendapatkan dari tak sengaja atau dari orang lain yang pastinya Fiki sudah mengetahuinya.


"Ini dari almari eyang dan banyak foto lagi yang ternyata eyang simpan, ayolah eyang jangan buat Fiki penasaran kalau eyang sayang sama Fiki jawab jujur saja, kata Fiki yang mau eyang jujur saja.


"Kalau kamu tau apakah kamu akan bisa menerima dan tetap tak menganggap ini semuanya agar terlihat tak tau apa-apa, dan keluarga yang lain tak memarahi eyang. Sebenarnya ini sudah waktunya kamu tau juga nak yang sebenarnya. Sebenarnya itu adalah foto ibuk kamu menikah dengan Cucu eyang dan anak dari kakek Budi dan nenek Dina. Tapi pas usia kamu tujuh bulan dia kecelakaan pas Ingin menghadiri acara tujuh bulanan ibuk Naura dan langsung meninggal saat itu juga. Terpukul saat itu keluarga kami, ibukmu yang selama berbulan-bulan pun ikut setres memikirkan itu, hanya ibuk Naura yang ada disampingnya sampai ia harus memutuskan berhenti kuliah. Ya sebenarnya ibuk kamu, ibuk Naura dan Bapak kamu itu adalah sahabat dari kecil. Makanya kamu punya 4 kakek dan 4 nenek ya karena itu. Dan sebenarnya Bapak kamu sekarang adalah bapak Naura kandung. Saat ibuk Naura melahirkan dulu dia juga langsung meninggal karena pendarahan hebat, paska kejadian itu hanya ibukmu yang bisa menghibur Naura. Akhirnya almarhum ibuk Naura pas 7 hari masuk ke mimpi Bapak kamu dan ibuk kamu untuk menikah agar beliau bisa tenang dialam sana.

__ADS_1


__ADS_2