CATATAN HARIAN NAURA

CATATAN HARIAN NAURA
Merasakan sedikit mual


__ADS_3

Setibanya di rumah yang akan ditempati saat ini akhirnya Naura langsung turun dan segera istirahat kembali mungkin karena pengaruh kondisi janin yang ada di kandungannya itu. Sambil duduk Naura selalu memijit pelipisnya sambil ia berharap jika mual yang ia alami akan cepat hilang. Namanya juga hamil pertama dan belum tau bagaimana rasanya ya tentu harus penyesuaian yang sangat darinya. Dibantu pelayan dari rumah ibuk Vineta tadi akhirnya Naura menyusun apa yang mereka butuhkan. Karena hari esok bukan hari libur maka dokter Vineta dan Pak Aan yang tadinya mengantarkan langsung pulang kembali kerumahnya. Ya namanya juga perjalanan jauh jadi tak bisa jika harus kembali esok pagi.


Mual yang ia rasakan tak kunjung hilang sampai ia akhirnya lari ke kamar mandi dan memuntahkan apa yang ia tahan dari tadi.


Hoek,,, Hoek.

__ADS_1


Suara dari ujung pintu kamar mandi tamu yang tak jauh dari pintu depan. Dokter Vineta yang mengetahui hal itu yang sudah naik ke mobil untuk perjalanan pulang pun memberitahukan pada pelayanan untuk selalu ada di saat seperti ini. Karena dokter Vineta mau yang terbaik untuk Naura dan bayinya saat ini. Mungkin karena jika mereka memiliki anak pastinya juga seumur dengan Naura ya namanya juga 10 tahun menikah belum dikasih momongan.


"Bik,, titip Naura ya jaga dia, kami berangkat dulu ya, pamit ibuk Vineta yang hanya dijawab dengan lambaian tangan. Karena bibik yang ia tinggalkan pada Naura adalah pelayanan yang paling pengertian dan kompeten jadi bisa dipastikan jika Naura ditinggalkan dengan beliau akan terjaga kondisinya. Setelah kepergian sepasang suami istri tadi akhirnya bibik langsung menyusul Naura dan memijit tengkuknya dengan lembut, karena hanya itu yang dibutuhkan Naura saat ini.


"Non, masih mual non tanya bibik lembut dan masih mengusap tengkuk muara tak lupa sedikit memberikan minyak kayu putih biar sedikit mendiang.

__ADS_1


Dengan sigap akhirnya bibik membuatkan jahe hangat dan langsung memberikan pada Naura ia berharap jika Naura langsung bisa lebih rileks. Sambil memberikan minuman tadi akhirnya bibik memberanikan diri duduk bersebelahan pada Naura dan ingin lebih akrab lagi dengan Naura namanya juga baru ketemu malah langsung pindah rumah kaya gini.


"Non, boleh bibik tau umur non kok kelihatannya masih muda, tanya bibik memberanikan diri untuk menayangkan hal itu.


"Naura yang ditanya pun langsung menjawab karena ia tau sekarang hanya bibik lah keluarga satu-satunya disini. Ia sangat bahagia bisa bertemu dengan mereka semua disini semoga dia tak akan merasakan kesepian walaupun ia tak kunjung ditemukan keluarganya nanti. "Em,, Naura baru 17 tahun bik, Oya bibik makasih ya minumannya, karena Naura yang merasa mendiang ia langsung mengucapkan terima kasih tadi.

__ADS_1


"Iya non, berarti jika baru 17 tahun masih SMU ya non, melihat tubuh Naura yang mungil pun akhirnya pertanyaan itupun keluar juga. Mungkin ia sudah terlalu lancang tapi mau bagaimana lagi daripada terus terngiang di kepalanya.


__ADS_2