CATATAN HARIAN NAURA

CATATAN HARIAN NAURA
Akhirnya semuanya berkumpul


__ADS_3

Pagi ini begitu lama bagi pak Aan yang sudah tak tidur dari pukul 03.00 pagi tadi. Ingin memejamkan mata pun tak mampu apalagi hanya ingin pergi meninggalkan ruangan istrinya itu. Semoga cepat pagi keinginan pak Aan agar ia bisa menyerahkan kotak itu pada istrinya. Dan jika Papa Huda dan Mama Fina sudah ada disini mungkin akan lebih cepat lagi masalah yang dihadapi berhasil terpecahkan. Tepat pukul setengah enam pagi akhirnya kedua mata indah milik istrinya terbuka dari alam mimpinya. Entah sampai nyenyak sekali ia tidur itu mimpi apa?


Jika aku mah hanya mimpi ketemu kakak semua🤭.


",Mas udah bangun ya, suara serak milik dokter Vineta yang menyapa suaminya itu.


", Iya sayang kamu dah mau bangun atau masih mau tidur lagi?


Atau malah mau ke kamar mandi dulu!


",Iya mas aku mau mandi rasanya lengket semua badan ku. Bisa bantu ke kamar dulu gak.


"Assalamualaikum,, suara Mama Fina yang membuka pintu ruangan anaknya tadi. Mungkin karena permintaan pak Aan yang harus datang pagi jadi beliau sudah ada disini. Disusul Papa Huda dan Abi akhirnya keluarga itu sudah berkumpul. Karena semuanya sudah ada di sini pak Aan meminta istrinya untuk mandi dibantu Mama dan sedangkan ia akan berbicara dengan Papa Huda dulu.


",Mama, karena Mama udah datang apakah Mama mau bantu Vineta dulu mandi Mah?

__ADS_1


Biar aku bicara sama Papa dulu, permintaan pak Aan yang melihat ke arah Mama Fina itu.


",Iya nak, mari Mama bantu. Biarkan suami kamu sama Papa bicara dulu, sambil menyambut tangan anak perempuan ya itu akhirnya Mama Fina menatih sampai ke pintu kamar mandi. Walaupun sebenarnya dokter Vineta penasaran tapi ia tak mau bertanya pada Mama Fina hanya ia pendam saja apa yang ia pikirkan.


Didalam kamar mandi dokter Vineta mandi sendiri karena sebenarnya ia sudah sedikit sembuh. ", Kenapa mas Aan mau bicara sama Papa", Apakah ini semua sangat penting apalagi Papa sama Mama datang lebih awal kaya gini. Batin dokter Vineta yang binggung dan sedikit penasaran tadi. Karena batu bangun tidur jadi ia juga belum tahu apapun.


",Kamu menyuruh Papa kesini ada apa An? ,kata Abi penting tanya Papa yang duduk dan disusul pak Aan tadi.


",Ini Pah, anak buah Aan semalam kesini bawa kotak misterius ini. Katanya nenek Aminah sudah meninggal tapi sebelum ia meninggal sudah menitipkan ini pada cucunya. Tapi Aan juga belum berani buka Pah, Aan takut jika ini penting jelas pak Aan yang melihatkan kotak yang ia simpan di atas meja dari semalam tadi. Abi yang juga penasaran langsung mendekati kotak itu tapi belum juga memegangnya Papa Huda langsung melarang Abi untuk memegangnya juga.


",Abi jangan nak, itu punya kakakmu biarkan dia datang dulu jika itu bisa meyakinkan ia jika dia benar anak Papa yang hilang bertahun-tahun ini maka Papa akan dukung itu semua. Karena akan meyakinkan jika Vineta adalah anaknya maka Papa berusaha yang terbaik untuk itu. Karena pasti ada bukti yang selama ini ia cari.


Setibanya dokter Vineta tadi di tempat Papa dan suaminya sedang berbicara tadi. Akhirnya semuanya siap untuk memulai pembicaraan mereka.


", Sayang kamu duduk sini ya. Kami ada sesuatu yang ingin kita bicarakan, ucap pak Aan sambil memukul sofa yang disebelahnya itu. Karena harus cepat selesai maka pak Aan langsung menyuruh istrinya bergabung. Akhirnya dokter Vineta juga ikut duduk agar semuanya cepat selesai. Apalagi ia juga sangat penasaran pada expresi orang-orang yang ada disampingnya itu.

__ADS_1


",Ini nak tadi kami di kabari nak Aan katanya nenek yang dulu mengasuh kamu ternyata sudah tiada satu tahun lalu. Tapi sebelum ia meninggal telah menitipkan barang ini ke cucunya yang harus sampai ke kamu. Karena kamu belum tahu maka kami juga tak ada yang berani membukanya sebelum kamu sendiri yang membukanya, penjelasan Papa Huda yang begitu panjang agar nak Vineta tak bertanya-tanya lagi.


Kotak yang sedikit aneh itu akhirnya jadi fokus dokter Vineta saat ini. Apakah ini yang dimaksud itu tadi?


Dengan hati-hati akhirnya tangan mungil milik dokter Vineta langsung mendekat benda itu. Rasa penasaran pun semakin begitu banyak tatkala Papa tadi bilang jika itu sepeninggalan nenek Aminah. Dalam hitungan dalam hati akhirnya dokter Vineta langsung membukanya sampai ia menemukan beberapa lembar foto dan kertas tanda pengenal nama bayi yang sudah lusuh. Dengan kemantapan hati akhirnya satu demi satu lembar foto tadi dibuka oleh dokter Vineta. Foto dimana ia masih bayi, foto saat ia sedang mandi dan foto ibuknya yang sebenarnya ia juga tak tahu. Karena sejak kecil ia tak tahu sebenarnya ayahnya itu siapa. Karena berkat nenek Aminah lah ia bisa tumbuh dan karena tabungan yang sudah ia dapatkan dari peninggalan ibuknya ia bisa sekolah seperti ini.


Pas foto ibuknya yang mengaku ibuknya itu di tangan dokter Vineta akhirnya Papa Huda memintanya foto tersebut.


",Mah, masih ingat ini gak mah?


Tanya Papa Huda pada istrinya yang ada disebelahnya itu. Sambil melihat foto wanita berjas putih yang sedang menggendong bayi kecil. Sambil mengingat- ingat Papa berbicara jika itu dokter yang menangani Mama Fina dulu. Dengan begitu dokter Vineta memang benar anak kandung mereka.


", Tangisan dokter Vineta akhirnya pecah setelah percaya jika mereka adalah orang tuanya. Tak terasa akhirnya ia merasakan kasih sayang bersama orang yang ia cintai. Dimana saat ini ia yang hamil dan bisa bertemu dengan keluarga kandungnya itu sudah sangat membantu ia bahagia apalagi yang ia rasa kurang. Kebahagiaan yang terbesar saat ini yang ia rasakan. Selama usianya yang sudah tak muda lagi ia bisa merasakan betapa utuhnya keluarganya lagi. Semoga kita semua juga merasakan kebahagiaan ya kakak😘😘😘. Amin...


Tak terbendung air mata Mama Fina keluar begitu melihat anaknya masih hidup. Walaupun ini tak adil karena kehilangan Aulia tapi ia akan membahagiakan Vineta tanpa menginggat kenangan yang lalu. Abi yang juga merasakan betapa bahagianya Mamanya merasa jika keluarganya kembali utuh lagi. Tuhan selalu memberikan cobaan di batas kemampuannya masing-masing. Dan mungkin inilah jalan keluarga mereka dimana setelah kehilangan akan ada kehadiran yang tak kalah dari mengejutkannya.

__ADS_1


Sekian dari saya kakak mungkin hanya tinggal beberapa bab lagi yang bisa saya torehkan untuk membumbuinya. Karena sudah bahagia semua keluarga besar ini jadi mau dibuat yang melo-melo lagi sayang,,, 😘😘😘😘


Salam dari ku kakak ❤️ HUGO WIJAYA ❤️


__ADS_2