CATATAN HARIAN NAURA

CATATAN HARIAN NAURA
Fiki yang akhirnya tahu apa yang dirasakan oleh Naura


__ADS_3

Dengan lembutnya Fiki masih mengusap kepala Naura dengan lembutnya sampai akhirnya Naura berhenti menangis. Ketenangan Naura yang ia pikirkan saat ini sebelum akhirnya ia mengambil tindakan untuk selanjutnya.


Setelah tak mendengarkan suara isakan tangis Naura akhirnya Fiki berani mengangkat wajah istrinya dan menanyakan yang sebenarnya apa yang terjadi.


", Sayang aku tahu kok pastinya kamu sangat tertekan tapi sebenarnya yang terjadi apa hingga kau seperti ini. Dengan melihat netra dari Naura Fiki meminta penjelasan yang sebenarnya.


Naura yang tak ingin ada yang ia tutupi pada suaminya langsung menyerahkan telfon yang ia miliki pada kak Fiki itu. Dan berharap jika kakaknya atau lebih pasnya suaminya itu tak akan marah padanya lagi. Sudah lebih ia tahu jika melihat suaminya itu cemburu pastinya akan lebih berbahagia dari apapun apalagi saat ini ia tak bisa mengimbangi suaminya jika sedang marah. Lebihnya jika suaminya marah pastinya ia akan merasa lebih sakit lagi dari saat ini, kondisinya yang sangat lemah dari sebelumnya membuat ia tak bisa berbuat apa-apa. Entah kehamilan yang saat ini ia merasa sangat tak kuat atau karena ia merasa ditunggu suaminya atau entahlah, yang terpenting jika kehamilan yang dulu ia begitu tegar dan kuat tanpa kendala apapun itu.


Dengan pelan akhirnya Fiki menerima ponsel milik Naura dan membuka pesan dari WhatsApp yang dimaksudkan tadi. Dari pesan pertama yang dikirim Danu hari ini sudah ia baca. Walaupun ia tahu ada yang tak seperti dibicarakan Danu waktu itu tapi ia tak memperlihatkan ekspresi yang berubah takut istrinya akan takut. Dengan hati yang begitu marah Fiki masih tetap bisa tersenyum manis pada istrinya dan mencium bibir Naura dengan sekilas untuk membuat istrinya itu lebih rileks lagi. Hanya itu yang bisa membantu ia lebih mewakili perasaannya saat ini.

__ADS_1


", Sayang, kakak tahu kemarin waktu dirumah sakit Danu bilang akan merelakan kamu dan akan menganggap kita adalah sahabat saja. Tapi kenapa pesan yang ia kirimkan tadi seperti ini aku juga tak tahu kalau tidak memberikan kesempatan untuk ia langsung jelaskan sayang. Akankah lebih baik kita mengizinkan dia untuk datang saja dan balaslah pesan yang ia kirimkan itu. Aku percaya kok pada mu pastinya kamu akan bisa menjaganya hanya untukku, ucapan Fiki yang berhadapan dengan Naura dan menunjuk pas hati Naura. Dengan telaten ia sabar menjelaskan hal itu karena jika ia memikirkan dengan emosi maka ia juga tak akan tahu apa maksud dari Danu itu. Jika itu tak ada yang lebih dari segalanya kenapa ia tak menghubungi ia juga untuk meminta persetujuan juga. Dan langsung mengirimi pesan hanya pada Nuara saja.


Akhirnya Naura yang dijelaskan demikian langsung menerima ponselnya dan mengirim pesan balasan pada Danu yang sudah lebih dari 3 jam belum ia balas tadi. Dengan bermodalkan anggukan kepala suaminya akhirnya ia berani menulis kata yang di suruh oleh suaminya itu.


",Iya kak Danu jika ingin main kerumah kami silahkan, tapi nunggu agak sore ya biar suamiku pulang dulu. Isi pesan yang akhirnya sudah Naura kirimkan itu.


Setelah mengirimkan pesan tadi akhirnya Naura langsung memeluk tubuh suaminya dan mengucapkan terima kasih karena tak marah padanya.


",Iya aku juga bahagia karena Tuhan menyatukan kita. Apalagi saat ini ada anak kita yang akan lahir di dunia ini melengkapi k bahagia kita lagi sayang. Ya udah berhubung anak-anak lagi di bawah boleh dong aku tengok calon anak aku udah lama ni puasa. Goda Fiki sambil berbisik pada Naura yang membuat sang pemilik menggeliat tergoda.

__ADS_1


",Akh, kakak pasti minta imbalan kan. Anak-anak masih diluar kan, jawab Naura sambil memukul dada bidang suaminya. Rona wajah merahnya karena malu Naura begitu membuat Fiki ingin berguling di lantai. Istrinya sangat begitu menggemaskan tapi ia tak akan memperlihatkan itu sampai akhirnya ia mendapatkan apa yang ia inginkan.


Dengan gerakan menggodanya akhirnya Fiki langsung menciumi istrinya agar ia mendapatkan imbalan yang ia inginkan. Apalagi sudah dari Naura dirawat dari rumah sakit ia tak mendapatkan hal itu. Walaupun hati masih begitu siang tapi tak membuat hal itu tak terlaksana. Mungkin karena rasa kangennya juga akhirnya imbalan yang Fiki inginkan terlaksana. Setelah mendapatkan apa yang ia inginkan Fiki langsung mencium kening istrinya dan menyelimuti Naura agar ia istirahat dulu. Sedangkan ia akan bermain dengan kedua anaknya yang ada di bawah. Sekalian menunggu tamu yang akan datang Fiki terus meninggalkan Naura di kamarnya dan menuju ke ruangan bawah.


Baru sampai tengah tangga Fiki sudah mendengar suara tawa kedua anaknya yang sedang bermain bersama. Akhirnya ia tahu semua apa yang menyebabkan istrinya seperti itu. Setelah permasalah itu sudah selesai akhir ia bisa bersama dengan kedua anaknya. Setelah menyapa kedua anaknya tadi Fiki langsung ikut bermain dengan mereka. Ada yang membahas tentang teman sekelasnya yang sering jahil pada mereka. Tapi karena Oca yang sering menjaga adiknya maka tak ada yang berani menganggu Oci sama sekali. Pokoknya jika Fiki dan kedua anaknya sudah jadi satu seperti ini maka pembahasan menjadi lebih banyak dari biasanya.


Sampai-sampai bibik yang melihat pemandangan itu tersenyum melihat keakraban dari keluarga ini.


", Alhamdulillah Aden sudah bisa ngumpul lagi dengan keluarganya lagi. Andai malam itu aku ada di sini pastinya Aden tak akan sampai kehilangan keluarga kecilnya bertahun-tahun seperti dulu itu. Tapi walaupun seperti itu tapi memang mereka ditakdirkan untuk bersatu lagi karena nyatanya mereka bisa bersama lagi. Kedua anak yang pintar dan pastinya akan melengkapi keluarga ini. Semoga mereka akan tetap seperti ini sampai kapanpun lagi, ucapan bik Ita yang masih memperlihatkan keluarga kecil itu sedang bercanda. Entah gosip yang ada di beranda telfonnya aja kalah dengan pemandangan yang ada didepannya itu. Satu kata yang bisa digambarkan untuk mereka keluarga yang begitu harmonis dan pastinya akan selalu seperti itu.

__ADS_1


💖💕💞💕


Begitupun kasih sayang ku yang tulus pada cerita ini. Aku ingin hubungan aku dan kakak semua tak kalah harmonisnya dengan keluarga Fiki dan Naura. Semoga terhibur kakak,😘😍 semoga cerita ini juga akan bisa selalu menghibur kakak semua. Salam sehat dari ku, jaga kondisi ya kakak semua... Sampai jumpa di novel yang lainya lagi.


__ADS_2