CATATAN HARIAN NAURA

CATATAN HARIAN NAURA
Akhirnya Fiki bisa balas dendam


__ADS_3

"Sayang kamu udah pamit kan ke orang tua kamu? ,aku gak mau kamu nanti dicari in lho kata Fiki mencari pokok pembicaraan pada Beti yang terlalu centil baginya, kalau saja bukan untuk balas dendam mungkin Fiki juga ogah bersama dia saat ini.


"Udah aku pamit mau tidur tempat temen sayang, apa kamu takut kalau aku gak pamit bakalan akan dicari, tanya Beti yang sok sedikit mendekat-dekatkan tubuhnya pada Fiki.


"Ya udah kalau udah kamu habisin minum kamu dulu biar aku beli makan malam buat kamu dulu ya, pamit Fiki yang ingin meninggalkan Beti sendirian di kamar homestay tersebut.


"Gak usah sayang aku gak lapar, aku cuma gerah aja badan aku panas banget padahal AC-nya nyala, ucap Beti yang sambil membuka kancing baju atasnya. Mungkin pengaruh obat yang Fiki campurkan pada minuman Beti baru beraksi saat ini. Setelah beraksi mungkin ini lah waktunya pembalasan bagi Fiki untuk Beti yang sudah berani melukai Naura.

__ADS_1


"Sayang jangan lakuin itu ya, kita disini cuma berdua aja takutnya kita gak bisa ngontrol diri kita lho, larang Fiki sambil menahan tangan Beti yang akan membuka kancing baju keduanya.


"Panas sayang aku gak kuat lagi ni, aku ingin kamu bantu aku buat dingin in tubuh aku, kata Beti yang sedikit menarik tangan Fiki untuk memegang yang sudah berdenyut-denyut ingin dimanjakan. Mungkin terlalu bar-bar baginya saat ini tapi gak tau kenapa badannya panas dan ingin sekali untuk mendapatkan belaian.


Fiki yang sudah mengerti arah Beti pun hanya tersenyum dan melanjutkan agar Beti terus meminta sesuatu yang lebih lagi. Mungkin ini perbuatan yang tak sepantasnya ia lakukan tapi untuk membuat Beti jera akhirnya muncul ide gila ini. "Em aku keluar dulu ya sayang, aku takut kamu minta yang aneh-aneh lagi ni, kata Fiki yang memancing Beti untuk mengucapkan apa yang sedari tadi Fiki tunggu-tunggu.


Fiki yang akhirnya mendengarkan permintaan Beti pun akhirnya hanya tersenyum, karena apa yang sudah ditunggu terjadi. "Kamu mau kita ngakuin itu? 'tanya Fiki meyakinkan lagi pada Beti.

__ADS_1


"Iya, udah panas banget ni sayang, ucap Beti langsung pada intinya.


"Emang kamu gak nyesel nglakuin sama aku sayang? 'aku gak mau kamu nyesel lho nantinya. Dan jangan-jangan ini bukan uang yang pertama ya buat kamu? 'tanya Fiki langsung pada Beti.


"Aduh sayang ini yang pertama bagi aku, aku mohonlah bantu dong sayang, aku janji tak akan menyesal itu semua asal aku dibantu beneran sayang, suara Beti yang sudah mulai serak karena telah menahan sesuatu.


Kesempatan Fiki pun akhirnya datang, dia pastikan Beti akan menyesal sejak saat ini karena telah membuat Naura masih belum sembuh juga. "Ya udah kita lakuin itu tapi dengan satu syarat dari aku yang kamu harus patuhi sayang, pinta Fiki sambil melihat netra Beti yang ingin menagis karena sudah tak tahan untuk melakukan aktivitas fisik.

__ADS_1


__ADS_2