CATATAN HARIAN NAURA

CATATAN HARIAN NAURA
Cerita eyang tentang kejujuran yang sebenarnya


__ADS_3

Saat itu Bapak kamu kekeh gak mau menikah tapi kakek Huda memohon agar almarhum anaknya tenang dan beliau juga akan ikhlas untuk semua itu. Ya almarhum ibuk Naura adalah anak dari kakek Huda dan Nenek Fina. Setelah akhirnya ibukmu dan Bapakmu dibujuk banyak orang akhirnya mereka memutuskan untuk menikah padahal selisih meninggalnya bapak dan ibuk Naura hanya sekita 2 bulan lebih sedikit. Tapi keluarga kami tak masalah itu semua asal kamu masih tetap bersilahturahmi dengan keluarga kami. Makanya ini rumah adalah milik mu karena kamu adalah harapan kami untuk saat ini. Dan satu lagi nak yang harus kamu tau, kamu dan adikmu Naura itu bukan saudara kandung tapi semua keluarga tak ingin menceritakan ini semau jadi hanya disimpan seperti eyang foto-fotonya yang mengingatkan tentang itu semua. Bukannya kami tak mau memberitahukan kamu maupun Naura nak, tapi kami semua ingin kamu bisa bahagia bersama keluarga kamu saat ini. Dan setelah kamu mengetahui ini semua, eyang mohon kamu jangan pernah beranggapan kami jahat karena tak ingin memberitahukan ke kamu. Asal kamu tau, Bapak kamu adalah cucu eyang yang sangat eyang sayangi tapi sedikit nakal nak, sampai-sampai kita pernah dibuatnya malu karena ulahnya itu, cerita eyang yang menceritakan semua kisah yang sebenarnya apa yang selama ini sudah keluarga besar mereka tutupi dari keluarga almarhum Lia, pak Cipto dan serta pak Rudi juga. Rasanya sakit setelah eyang menceritakan ini semua takut jika cicitnya akan marah padanya dan akan meninggalkan rumah.

__ADS_1


Hati Fiki saat ini sangatlah bercampur aduk antara ingin marah dan ingin berontak, ya siapapun itu juga akan sama dengannya. Ternyata ia kasih memiliki Ayah yang sudah meninggalkannya.

__ADS_1


"Eyang terus dimana makan Ayah Fiki dikebumikan eyang, selama 15 tahun lebih Fiki tak melihat makam dan berdoa untuk beliau. Fiki Ingin berbakti walaupun hanya sebisa Fiki, jelas Fiki yang merasakan kesedihan tapi ia tak menangis sama sekali.

__ADS_1


"Gak eyang Fiki gak marah, tapi Fiki pingin ketemu sosok ayah Fiki seperti apa eyang. Waktu beliau meninggalkan Fiki belum tau apapun. Begitupun Naura yang tak pernah bertemu atau sekali pun melihat mendiang ibuknya. Kami berdua adalah anak yatim eyang, tangis Fiki pecah setelah menginggat apa yang terjadi pada dia dan adiknya itu.

__ADS_1


"Udah, tadi kan udah janji sama eyang kalau eyang jujur kamu gak akan kenapa- napa. Ini yang kami takutkan jika dari kalian semua tau pasti akan menganggap seperti apa yang kamu ucapkan tadi, padahal keluarga kalian saat ini adalah keluarga yang utuh. Eyang minta kamu jangan kasih tau ke Naura tentang semua ini nak, dan eyang juga minta kamu untuk tetap seperti biasa agar eyang nanti mau mengantarkan kamu ke makam almarhum Ayah kamu, pinta eyang terang-terangan agar Fiki tetap seperti Fiki yang eyang kenal. Satu hal lagi yang ingin eyang pinta ke kamu nak, dengan kejadian apapun kamu tetap darah kami yang tak akan meninggalkan kami semuanya disini.

__ADS_1


__ADS_2