
Setelah keluar dan menutup pintu kamar Naura akhirnya dokter Vineta langsung memanggil kelima pelayanan yang ada dirumah beliau yang memberitahukan tentang kondisi Naura dan menyuruh mereka semua sayang pada Naura agar bisa lebih lama tinggal dirumah beliau itu. Mungkin karena ia juga menginginkan memiliki anak jadi beliau memperlakukan Naura seperti itu. Pas setelah beliau ingin pergi dari depan- depan para pelayannya seorang laki-laki seumuran yang masih terlihat tampan baru tiba dari luar sedang lari pagi dan langsung menegur beliau.
"Sayang,,
Kok tumben udah pulang, sapanya lembut dan langsung mencium pipi istrinya itu. Kemesraan yang masih terjaga sampai sekarang tak membuat para pelayan dirumah itu semakin suka pada kedua bosnya yang ramah dan baik hati itu.
"Iya sayang, Oya bubu bawa anak remaja yang sedang kesusahan pipu dia sedang istirahat didalam tapi dia saat ini sedang hamil dan lagi frustasi pokoknya Bu Vineta menceritakan semuanya pada suaminya itu berharap jika suaminya juga bisa memberikan solusi yang terbaik untuk dirinya saat ini.
"Kok dibawa pulang sih Bubu, nanti kalau dia ada kasus yang kita gak tau gimana kita kan baru kenal juga kan, ya kita boleh baik sama orang tapi kita juga harus hati-hati lho menilai orang itu jangan terlalu percaya kalau itu pembohong gimana, ucapnya yang merasa jika istrinya berlebihan sekali pada orang yang baru ia temui itu.
__ADS_1
Pas waktu perdebatan didepan ternyata Naura yang ada di kamar tadi juga mendengarkan, betapa ia membuat yang lainya menjadi memiliki masalah, karena ia tak ingin membuat masalah lagi akhirnya ia ingin sekali nantinya berpamitan pada dokter Vineta jika perdebatan itu usai takut jika suami dari dokter Vineta akan mengetahui dirinya. Sudah merasa binggun akhirnya ia langsung duduk dan meminum obatnya lagi karena ia tak Ingin bayinya kenapa-kenapa.
*****
Sedangkan dirumah ibuk Dini semuanya mencari petunjuk apa yang bisa menemukan Naura. Dari pencarian dikamar Naura yang dilakukan oleh pak Catur dan Fiki serta ibuk Dini dan yang lainnya mencoba menghubungi temannya mungkin saja ia pergi ketempat temannya. Binggung dan panik baru kali ini Naura melakukan tindakan yang membuat keluarganya cemas seperti ini. Pas pak Catur membuka laci meja belajar Naura dan mendapati buku Hariannya akhirnya beliau yang tadinya langsung fokus pada benda itupun langsung duduk dan didekati oleh istrinya dan juga Fiki.
"Udah ketemu pak, tanya ibuk Dini panik dan mendekat dan disusul Fiki. Setelah suaminya membuka apa yang ia temukan mereka bertiga langsung fokus apa yang akan mereka dapatkan dari buku itu.
Dosakah aku telah memiliki rasa pada_mu
__ADS_1
Betapa jahatnya aku tak ingin pisah dengan_mu
Andai kita bisa bersatu
Bahagian aku memiliki_mu
Kak Fiki 💞
Saling memandang ke arah Fiki yang terjadi pada mereka semua, berharap jika Fiki tau arti tulisan yang telah Naura tuliskan.
__ADS_1
"Kamu tau ini apa nak? 'tanya pak Catur pada anak laki-lakinya yang ada disampingnya. Dan hanya dijawab gelengan kepala Fiki yang ia sendiri juga binggun harus bercerita dari mana. Takut orang tua juga akan marah padanya.
Akhirnya setelah tak mendapatkan jawaban dari anaknya akhirnya pak Catur langsung membuka lembar demi lembar dan begitu sakitnya setelah membaca buku harian Naura yang ia tak tau selama ini.