
Apakah rasanya juga sakit seperti ini nek? 'tanya Fiki yang masih lemas dan memikirkan jika Naura seperti dirinya dan tak ada keluarga yang mendampinginya saat ini pastinya. Fiki yang sedari tadi ditemani oleh nenek Dina ia tak mendengar apa yang diucapkan oleh beliau karena yang dalam pikirannya saat ini adalah Nuara sedang melakukan apa.
__ADS_1
Tak berselang ia bergulat dengan pikirannya tadi akhirnya Fiki bisa sedikit memejamkan mata karena mungkin capek dan lemas. Dan saat itu juga nenek Dina meninggalkan dan menyusul keruang keluarga bersama yang lain.
__ADS_1
"Kenapa Fiki buk, tanya ibuk Dini pada nenek Dina karena ia masih sedikit tak terima pada perlakuan Fiki akhirnya ia mendiamkan ia untuk saat ini. Tak percaya jika anaknya akan melakukan hal itu pada adiknya.
__ADS_1
Sedangkan dikamar yang tadinya Fiki tertidur ternyata ia hanya berbohong karena tak ingin diganggu siapapun. Setelah kepergian nenek Dina tadi Fiki tak henti-hentinya ia memikirkan ucapan neneknya yang ia merasakan ikut ngidam. Ia saat ini merasakan lemas dan apakah Naura juga seperti itu, pikirnya ia merasa bersalah telah membuat Naura menjadi seperti ini. Jika ia tak melakukan hal itu pastinya Naura tak seperti ini. Mungkin ia juga tak akan kehilangan Naura dari hidupnya. Sakit melihat kenyataan yang ia alami melihat orang yang ia cintai dan sayangi ia tak bisa memiliki tapi kenyataannya lain lebih menyakitkan karena Naura yang saat ini hamil anak dari Fiki tapi Fiki sendiri tak ada disampingnya. Mungkin jika Naura memerlukan sesuatu pasti ia akan berusaha sendiri untuk mendapatkannya tak sama dengan jika ia bisa menjaganya pasti ia akan berusaha untuk melakukan atau memenuhi kebutuhannya.
__ADS_1
Malam yang panjang bagi Fiki tak ada waktu sedikitpun ia bisa memejamkan mata. Bayangkan wajah Naura yang manja selalu teringat di pikirannya saat ini. Ia berharap Naura anak bisa ketemu atau kembali ke rumah lagi. Esok semua rencana akan dilakukan untuk mencari Naura jadi ia berdoa agar rencang dari semua neneknya akan bisa cepat memiliki titik terang baginya. Malam panjang yang sangat tak ia sukai tak bisa melihat atau sekaligus mendengar kabar dari Naura. Kondisi yang berbeda dari sebelumnya walaupun ia tak bisa serumah dengan adik tercintanya itu tapi ia masih bisa mendengarkan kabar dari bik Ina, sedangkan saat ini ia hanya memikirkan dalam pikirannya yang tak bisa beristirahat.
__ADS_1