
Akhirnya Minggu ini dimana Danu dan calon istri akan melangsungkan pernikahan. Karena sudah dari 4 hari kemarin Naura sibuk mencari baju seragam untuk keempat keluarganya sampai ia tak begitu menghiraukan jika ia kurang istirahat. Dan pas malam sebelum acara itu akan dimulai Naura merasakan jika badannya terasa pegal dan sedikit sakit. Pas ia ada di ranjangnya udah mau istirahat tapi tak kunjung bisa.
",Kok belum tidur, kan udah malam sayang?
Pertanyaan Kak Fiki yang keluar dari kamar mandi setelah mencuci muka akan istirahat juga.
",Iya kak, Naura terasa pegal banget rasanya. Pingin di pijit, goda Naura yang menampilkan senyumnya didepan suaminya itu. Mungkin karena sedikit kesibukan Fiki di kantor maka ia tak begitu tahu jika 4 hari ini Naura sudah berjuang untuk mendapatkan baju untuk dipakai untuk kondangan besok.
Jika dipikir kenapa Naura harus berusaha untuk hal itu. Pakaian yang ia punya juga bagus-bagus kenapa harus nyari yang baru juga. Jika bukan karena perutnya yang sudah semakin membesar ia tak akan seperti ini. Baju yang ia punya sudah tak muat semua. Maklum karena badan yang dulunya ideal sekarang sedikit mekar setelah kejadian ini. Enak jadi laki-laki yang tak begitu binggun jika masalah baju pasti akan sama saja ukurannya 😀.
", Ya udah sini kakak pijitin tapi kakak dapat apa😀. Perjanjian sebelum Fiki memijit Naura tadi. Mana bisa jika ia tak mendapatkan apa-apa pastinya ia akan memanfaatkan hal itu. Sebenarnya ini hanya alasannya saja karena mana mungkin demi orang yang ia cintai ia akan perhitungan seperti ini.
",Ah dek, lihat ayah kamu seperti ini. Kan ini juga untuk kamu sayang perhitungan banget sih. Karena hal itu Naura tidur dan mengusap perutnya yang membesar itu. Seperti orang yang sedang ngambek ia memanyunkan bibirnya.
",Mana bisa ayah seperti itu pada kesayangan Ayah. Sini ayah pijitin biar dedek bisa tidur kasihan ibuk ya nak jangan buat ibuk sakit, jaga dia dan ayah ingin kamu bisa membanggakan kami kelak ya nak. Usapan lembut tangan Fiki yang di perut Naura dapat tendangan dari dalam. "Wah, anak ayah sehat ya, muach kecupan Fiki akhirnya mendarat di perut itu. Romantis bagi kedua insan yang sedang memadu kasih ini. Setelah itu Fiki langsung memijit Naura dengan pelan takut akan melukai Naura atau malah bayinya. Karena ia bukan tukang pijit yang proporsional jadi ia hanya ilmu sebisanya saja.
__ADS_1
", Kakak aku sayang banget sama kakak. Tolong jaga hati kakak untuk ku jangan buat hati ini terluka ya kak. Jaga anak-anak kita sampai ia dewasa dan gantian akan menjaga kita ya kak. Ucapan Naura yang sudah sedikit memejamkan matanya. Mungkin karena pijitan Fiki ia merasa sedikit lebih rileks dan bisa tertidur.
",Kok kamu ucapannya kaya gitu. Aku akan selalu menjaga hati ini hanya untuk mu sayang. Dan kita akan tetap menjaga anak-anak kita bersama-sama. Aku tak ingin kau bicara seperti ini lagi sayang. Ya udah kita istirahat dulu ya besok kita anak ke tempat Danu kan. Setelah hal itu Fiki juga ikut membaringkan tubuhnya didekat Naura dan memeluk tubuh yang begitu ia sayangi itu. Sambil mengecup kening istrinya ia juga langsung mencoba memejamkan mata.
****
Mentari pagi begitu terik di peradaan yang sangat indah untuk kita nikmati. Ada sejuta harapan bagi manusia di bumi setelah melihat terbitnya matahari karena ada begitu banyak kehidupan yang akan mereka tuju. Begitupun pasangan Naura dan Fiki yang sudah terbangun tapi enggan untuk beranjak dari ranjangnya. Mungkin karena Fiki yang libur tak akan ke kantor atau karena masih ingin bersama Naura yang terpenting ia tak akan melewatkan waktu ini. Sebelum akhirnya kedua anak kembar mereka menganggu kemesraan ini.
"Tok..tok..
",Tu kak, bukain jangan sampai anak-anak nunggu di luar, nanti akan gedor lebih parah lagi lho. Karena tahu kelakuan anaknya maka Naura menyuruh suaminya sebelum akhirnya ia sendiri yang kerepotan.
",Iya sayang tunggu, sahut Fiki yang akhirnya turun dari ranjang dan membukakan pintu tadi.
",Kok belum pada mandi sih Ayah sama ibuk masih pakai baju tidur gini. Karena setelah melihat orang tuanya masih belum rapi maka ia menanyakan hal itu.
__ADS_1
",Iya sayang ibuk sedikit pegal-pegal badannya jadi sedikit susah untuk diajak bangun pagi. Yang penting kalian mandi duluan ya nanti ibuk bantu berdandan. Biar aku sama ayah juga mandi.
Karena permintaan ibuknya akhirnya Oca langsung keluar dari kamar orangtuanya dan pergi ke kamarnya sendiri untuk mandi. Atau malah untuk membangunkan saudara kembarnya dulu. Semuanya langsung siap-siap dan sibuk dengan apa yang akan di bawa.
Ke bahagia Danu akhirnya tercapai walaupun ia juga belum bisa mencintai istrinya itu tapi ia akan berusaha untuk menutupi lukanya pada Naura. Para tamu undangan sudah pada datang satu persatu dan nampak keluarga Naura juga hadir dengan ramainya karena baju batik yang mereka kenakan sama semua berempat. Tatapan kedua mempelai pun tak lepas dari keluarga Naura itu. Walaupun baru akan melangsungkan akad nikah dan di bantu pak penghulu tapi setelah melihat Naura yang begitu yang cantik kegugupannya semakin bertambah.
Tapi untuk tak mengecewakan semuanya akhirnya Danu kembali fokus pada akhad nya dan melanjutkan berjanji di depan para saksi.
",Saya terima nikahnya.....
Dan tak begitu lama suara bahagia memenuhi ruangan itu dengan kata SAH. Tapi pas itu pula ketegangan sebagian tamu undangan memenuhi gedung tadi.
", Tolong bantu Ayah bukakan pintu mobil nak, suara berat Fiki yang ternyata mengendong istrinya. Cucuran darah sudah sedikit keluar di bagian pangkal paha Naura. Yang mana seperti akan melahirkan. Kegaduhan pun tercipta di hari bahagia Danu itu. Apakah ini yang dinamakan takdir karena ternyata pas hari ini juga Naura seperti ini. Dengan berlari akhirnya Fiki dan kedua anaknya sudah sampai di parkiran mobil dan di kejar beberapa tamu undangan yang lainnya yang sedikit perduli pada mereka. Karena panik akhirnya Fiki dibantu sopir pribadi Danu yang mengantarkan mereka ke rumah sakit. Diperjalanan tak henti-hentinya Fiki dan kedua anaknya berdoa untuk keselamatan darinya. Apalagi Oca yang menangis karena melihat ibuknya seperti ini.
****
__ADS_1
Maaf sebelumnya akhirnya tinggal beberapa bab lagi kakak. Besok akan disambung dengan novel yang lainya lagi ya...