
"Apapun yang kau minta aku turuti sayang, kata Beti lagi. Sambil mencoba menahan apa yang sudah mengebu- ngebu di tubuhnya itu, ia berharap jika menurut semua ke inginan Fiki ia akan cepat dibantu untuk sedikit membuatnya lega.
__ADS_1
"Kalau kamu minta aku ingin melakukan hal yang kamu mau saat ini, kita matikan semua lampu agar aku tak merasa jika aku melakukan hal yang belum sepantasnya aku lakukan dengan wanita yang bukan jodoh aku sayang. Kalau posisi gelap mungkin aku tak berfikir yang aneh-aneh juga paling, kata Fiki meyakinkan Beti agar melakukan hal itu karena semua rencana Fiki pas waktu mati lampu tiba.
__ADS_1
"Ok sayang aku siap, udah ya aku dah gak kuat ni, ucap Beti yang langsung memeluk tubuh Fiki yang akan mematikan semua lampu yang ada dikamar itu. Seperti tak ingin lepas dari tubuh Fiki saat ini ia langsung melepaskan semua kancing bajunya dan berharap Fiki akan langsung bisa membalas kembali perlakuan ke Beti itu.
__ADS_1
"Ahh, kak, aku gak tahan kak, kita lakuin aja pinta Beti sambil memeluk tubuh orang ada diatasnya, Setelah mendapatkan perintah dari yang punya akhirnya laki-laki yang ada diatas tubuh Beti pun mencoba sesuatu yang sempit dibawah sana, dengan hati-hati ia langsung memasukkan sesuatu yang ternyata sudah menonjol dari tadi. Sert,,suara benda itu masuk membobol pertahanan Beti yang sedikit sulit.
__ADS_1
"Ahh, mas sakit kak, ucapan Beti yang merasa sesuatu masuk kedalam miliknya, karena ini yang pertama baginya ia pun akhirnya menitihkan air mata dan langsung melakukan apa yang sudah mengebu-ngebu dari tadi. Apa lagi permainan laki-laki yang ia sayangi itu semakin lama semakin buas. Mungkin setelah pelepasan pertama laki-laki itu kembali mengoda Beti agar mau memenuhi hasrat untuk kedua kalinya. Kesempatan baginya untuk terus melakukan hal ini apalagi si wanita lah yang meminta ini semua.
__ADS_1