CERITA CINTA ANAK SMK

CERITA CINTA ANAK SMK
29


__ADS_3

"Ada apa sih kok diminta kumpul sekarang?" Tanya Nana kepada Risma yang sedang duduk menikmati snack yang ia bawa dari rumah


"Nggak tahu, mending kita langsung ke sana saja, jadi kita akan tahu apa yang sedang terjadi" Ajak Risma untuk segera beranjak dari kasur empuknya


Nia, Nana, Risma dan juga Sonya segera meninggalkan kamar mereka, tak lupa pintu dikunci untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan. Dalam perjalanan menuju aula mereka berpapasan dengan Lucky, Dananya dan juga Vicky


"Aduh, Kak Lucky benar-benar ganteng deh, badannya atletis, bersih dan juga orangnya nggak neko-neko, pantes saja Manda memintaku untuk menjauhkannya dengan Nia, gue mah juga mau dengan yang bening kek gini" Batin Sonya sambil Senyum-senyum membayangkan jika dirinya jadian dengan Lucky


Namun dia juga takut kalau harus menghianati Manda yang sudah memberinya imbalan yang cukup banyak untuk mencelakai Nia ketika rafting nanti. Selama ini Sonya tidak begitu memperhatikan Lucky, dia memang sudah mendengar tentang Lucky, tapi tidak begitu tertarik karena saat itu dia sudah memiliki kekasih yang juga ganteng dan perhatian (menurutnya) ternyata setelah diperhatikan memang paras wajah Lucky benar-benar menarik dan enak dipandang berlama-lama.


"Sore Kak Lucky...?" Sapa Sonya dengan sok kenalnya


Lucky hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya, karena memang dia tidak tahu dan tidak mengenalnya, lagi pula mereka ketemu secara dekat juga baru tadi ketika Lucky membantu Nia mengusir ular mainan yang entah siapa pelaku yang memasukkan ke tas Nia.


"Senyummu Kak Lucky, bikin hatiku berdebar-debar" Batin Sonya dengan senyumannya


"Baru juga disenyumin, adeeeeem rasanya, apalagi diboncengin tiap hari bisa-bisa hati gue benar-benar melompat dah...." Sonya masih saja membayangkan Lucky. Hingga tak sadar pundaknya ditabrak seseorang dengan sengaja dengan cukup keras yang membuatnya hampir terjungkal.


"Aduh... siapa sih kalau jalan pakai matanya dong" Sonya menghardik orang yang menabraknya tanpa melihat ke belakang


"Lo berani sama gue?" Tanya orang itu


"Eh, sorry gue kira siapa, ternyata eloelo Man" Sonya baru sadar orang yang telah menabraknya adalah Manda


Manda memang mengikuti rombongan dengan beberapa temannya, mereka diantar oleh supir pribadi keluarga Manda. Mereka berada di satu penginapan yang sama untuk memudahkan dia melihat pergerakan yang diperintahkan kepada Sonya.

__ADS_1


"Ngomong-ngomong kerja lo bagus juga, baru juga datang sudah sukses buat keributan aja lo" Puji Manda ketika dia mengetahui sudah ada yang mengerjai Nia dengan meletakkan ular mainan di dalam tas, Manda kira itu adalah kerjaan Sonya padahal Sonya sendiri tidak tahu menahu asal muasal mainan tersebut.


"Akan gue kasih tambahan lagi jika lo bisa membuat Nia lebih ketakutan lagi" Lanjut Manda


"Ok, lo lihat saja nanti pasti akan ada kejadian yang sangat heboh, tunggu jam tayangnya lo bakal tertawa melihat kemenangan lo" Sonya berkata seperti itu untuk meyakinkan bahwa kejadian barusan adalah ulahnya dan akan membuat ulah yang lebih dahsyat lagi untuk membantu Manda mendapatkan Lucky, padahal itu adalah rencananya sendiri untuk menarik perhatian Lucky, Dia sendiri mulai tertarik dengan Lucky setelah memperhatikan dari dekat.


****


Semua siswa sudah berkumpul di dalam aula yang telah disulap menjadi tempat makan dan juga tempat melakukan kegiatan bersama. Makan malam kali ini diadakan sebelum magrib dan dilanjutkan dengan sholat berjamaah di tempat yang sama setelah dibersihkan dan diberi alas tikar. Setelah sholat direncanakan oleh panitia untuk sedikit memberikan pembekalan mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan esok pagi.


Semua siswa antusias mendengarkan penjelasan dari pengelola dan pembina rafting, diantaranya memberika pembekalan mengenai cara memegang dayung dan sebagainya


"Ok, sebelum besok kita melaksanakan rafting sedikit akan kami berikan pembekalan dasar untuk kalian semua" Pihak pengelola mulai membuka pembicaraan


"Belum...." Jawab serentak para murid


"Pemula Pak....." Jawab salah satu siswa


"Ok, karena kalian semua termasuk masih pemula, maka setiap perahu nanti akan kita isi 6 Siswa didampingi oleh seorang pembina yang akan membantu kalian dalam mengendalikan laju perahu" Pembina menjeda penjelasan


"Selanjutnya akan kami sampaikan dasar mendayung yang pertama posisikan salah satu tangan pada ujung dayung, dan tangan yang lainnya berada di tengah dayung, apabila melewati rintangan kalian cukup meletakkan dayung di atas perahu jangan memasukkannya ke air, biar pembimbing yang mengendalikan perahu, berikutnya arah dayungan ada dayung maju, dayung mundur. Apabila ada yang jatuh ke air, sebaiknya kalian tidak panik, pembimbing akan memberikan pertolongan yang perlu kalian lakukan hanya tetap angkat kepala kalian, jangan sampai kepala kalian masukkan ke air, serta jangan banyak melakukan pergerakan pada kaki, hal ini untuk menghindari terbentuknya kaki dengan batu. Pembimbing akan menarik kalian pada pelampung, saat pelampung kalian diangkat usahakan kalain pegangan pada pelampung yang dekat dengan pundak kalian masing-masing, mungkin hanya itu saja yang bisa kami sampaikan, kami beri waktu bertanya."Pembimbing menjelaskan panjang lebar mengenai pengetahuan dasar rafting dan juga penyelamatan dari air


"Pak, bolehkah nanti ketika sampai di tengah kami turun ke air?" Tanya seorang siswa


"Boleh, kalian boleh mencoba masuk ke dalam air, nanti akan dipilihkan oleh pembimbing wilayah air yang bisa kita turuni"

__ADS_1


"Pak, berapa panjang sungai yang akan kita lewati?" Tanya seorang siswa lainnya


"Sungai yang akan kita lalui kurang lebih 13 km dengan waktu tempuh kurang lebih 2 hingga 3 jam"


"Pak, apakah pada waktu turun ke sungai kita tidak ada istirahat sama sekali?" Tanya siswa lainnya lagi


"Ada, kita akan istirahat sekali untuk mengurangi rasa lelah, di sana akan ada minuman dan juga sedikit makanan"


Semua siswa benar-benar antusias mendengarkan penjelasan pebimbing, karena hal ini adalah kegiatan baru bagi mereka. Berbagai pertanyaan mereka ajukan sebelum turun ke lapangan. Dalam benak mereka kegiatan besok merupakan kegiatan yang sangat melelahkan dengan perjalanan yang begitu jauh dengan waktu tempuh yang cukup lama, pasti mengeluarkan banyak tenaga.


Setelah briefing dirasa cukup semua peserta didik diminta untuk menjalankan sholat isya berjamaah dan juga do'a bersama sebelum mereka kembali ke kamar mereka masing-masing untuk beristirahat mengumpulkan tenaga sebagai persiapan kegiatan esok pagi.


****


Malam sudah semakin larut dan hampir semua kamar sudah dimatikan lampu utamanya, mereka memilih untuk segera beristirahat untuk mengumpulkan stamina, tak terkecuali Nia dan teman-teman sekamarnya. Namun sebelum tidur tiba-tiba Sonya bertanya "Eh, kalian tau nggak sih orang yang iseng masukin mainan ular ke dalam tas Nia tadi?"


"Emang ada yang masukin mainan ular ke dalam tas Nia?" Tanya Nana


"Iya, malah membuat heboh semua siswa, karena kami kira itu beneran ular" Jawab Sonya


"Terus gimana ceritanya?"


"Nia nyari bantuan untuk membiang ular itu, tapi yang datang Kak Lucky dan juga Kak Danny serta teman-teman yang lain juga ikut membantu, tapi kami dilarang untuk masuk sementara mereka mencari keberadaan ular itu, eh taunya hanya mainan, iseng banget nggak sih tuh orang." Sonya menjelaskan dengan cukup geram, karena sebenarnya dia sendiri juga merasa takut awalnya


"Lalu, apakah mereka mencari siapa pelakunya?" Nana makin penasaran apa yang telah terjadi

__ADS_1


__ADS_2