
"Apel selesai di lanjutkan dengan pengumuman pengumuman"
"Ah pegel gue, lapar lagi" ucap Atria
"Cek cek ehem buat peserta siswa siswi baru boleh duduk tapi tidak boleh keluar dari barisan"
"Ah ka" ucap Amel yang masih berdiri
"Iya ada apa?" Ucap seorang kakak laki-laki
"Gue laper ka, boleh kantin dolo gk" ucap Atria
"Emang lo belum sarapan?" Ucap seorang kakak perempuan
"Belom kak"
"Kenapa?"
"Telat bangun hehee"
"Bisa di tahan sampai waktu istirahat tiba kan"
"Wah gk bisa kak cacing cacing di perut gue udah pada protes" ucap atria sambil menepuk nepuk perutnya
"Astajim gue punya adik gini amat ya" ucap Riki sambil menepuk jidatnya
"Tapi sekarang bukan waktunya istirahat dek"
"Mmm apa gue pura pura pingsan aja ya biar di kasih makan, ia deh gue pura pura pingsan aja lagian gue udah gak tahan lapar banget nih pelut hihi" batin atria
"Bruk" (anggap aja suara orang pingsan;v) Atriapun pingsan
"Eh itu pingsan" jerit seorang kakak osis, mereka pun langsung bergerombol ingin melihat siapa yang pingsan
"Minggir" ucap seseorang dan langsung membopong atria
"Wes kakak yang gendong gue ganteng" batin Atria yang membukakan sedikit matanya. Di tengah perjalanan
"Kuat banget nih kakak gntng gendong gue"batin atria
"Duh berat banget sih nih anak, pake pingsan segala lagi, ngerepotin aja" batinnya
Setelah sampai Uks orang itu meletakkan atria di matras dan langsung minggir karna petugas uks siap memeriksa
"Gihhh mannn naaaa hoshos (anggap orang cape) keaaaa daannn hoshos adik gue?" Ucap riki ngos ngosan
"Dia adik lo ki?"
"Iyaaa"
"Loh tadi lo kemana ko pas adik lo pingsan lo gk ada?"
"Gue tadi ketoilet suer malu gue liat kelakuan adik gue gitu" ucap riki
"Lo tau dari mana adik lo pingsan"
"Dari dimas"
"Ohh"
"Gimana keadaan adik gue?"
"Gak tau masih di periksa"
"Sama siapa?" Ucap riki bego
"Sama petugas uks lah" sewot viky
__ADS_1
"Heheh iya ya, lupa gue" ucap riki cengengesan
"Adik lo berapa kilo sih, berat banget"
"Ntah"
"Gimana?" Ucap riki pada regin (petugas uks) setelah regin berdiri
"Dia pingsan karna perutnya kosong, pasti belum sarapan?" Ucap regin
"Iyaa tadi bangunnya telat" (eh btw atria aktingnya pinter ya;v abaikan)
"Eh btw gue denger pembicaraan kalian dia adik lo ki?" Ucap regin
"Iya"
"Ohhh, ki cepet beli makanan sono, nanti udah sadar kan gak usah repot beli makan dulu" ucap regin
"Anter dong gin" ucap riki
"Lahh nanti yang nungguin adik lo siapa?"
"Biar viky ya vik"
"Hmmm"
"Ayolah vik"
"Iyaiya"
"Yuk"
"Eh bentar"
"Apa lagi?" Ucap regin
"Hahaha ya gk bakal lah ki"
"Yaudh"
Setelah mereka pergi
"Sadar sadar woy" ucap viky
"Makanan belom dateng gue gk bakalan buru sadar" batin Atria
"Ngerepotin, heh lo berapa kilo sih berat tau"
"45 kilo masa berat" batin Atria
"Heh bangun gk"
"Gk gk mau makanan belum datang hihi" batin atria
"Siapa sih nama adik riki" batin viky
"Eh regin" ucap riki
"Apa"
"Kamu cantik"
"Ah kamu gembel"
"Ya kamu nyebut aku gembel? Jaad" ucap riki so sedih
"Gembel di hati aku maksudnya"
__ADS_1
"Ehemmm"
"Iya kamu kan suka ngemis ngemis buat ambil hati aku wkwkwk" ucap regin
"Ah regin bisa aja"
"Maaf kalian mau beli apa mau pacaran" ucap mbak minah tukang jualan Nasi goreng di kantin mereka
"Ish mbak minah ganggu dehh" ucap riki
"Maaf maaf tapi tuh antri di belakang kalian banyak yang mau beli. Regin dan rikipun menoleh kebelakang
"Ehehehe"
"Cepetan dong" protes yang di belakang
"Heheh sabar sabar"
"Mbak nasi goreng 1 sama air putih 1"
"Siap"
"Kamu sih" ucap riki sambil mencolek dagu regin
"Kok aku?"
"Siap"
"Makasih mbak"
"Iya"
"Eh tadi maksud kamu apa?"
"Lupain"
"Makanan lama banget sih datang, gue sadar aja yah? Sadar aja deh pusing gue tidur gini" batin atria
"Mmm" atria membuka matanya
"Sadar lo" ucap viky
"Kepala gue pusing bangt ka" atria berakting dan reflek atria melihat langit langit
"Cicak" jerit atria dan reflek memeluk viky
"Eh apa apaan sih"
Ucap viky
"Itu cicak ka" ucap atria yang mempererat pelukannya
"Mana hah" ucap viky
"Itu di atas" ucap atria sambil menunjuk ke atas
"Yaelah itu di atas gk bakalan apa apa" ucap viky
"Tapi gue takut"
"Lepasin gk gue ngap nih" ucap viky memegang bahu atria dan mencoba mendorongnya
"Gk mau ilangin dulu cicaknya" ucap atria
"Lepasin dulu baru gue ilangin" ucap viky atriapun melepaskan pelukannya
"Huff ngap gue, lo tuh ya..." ucapan viky terpotong
__ADS_1