
Alifa jadi bertanya-tanya sendiri tentang masalah yang mungkin tengah di hadapi oleh perusahaan Artama group itu,tapi lebih karena dia penasaran dengan kisah hidup mereka.Terakhir kali dia bertemu dengan mereka saat Daddy David tersandung kasus perselingkuhan dengan calon menantunya itu.
"Ternyata roda-roda kehidupan itu berputar yah?".
"Memang Bu".Sahut Arumi.
Alifa memelototi Arumi sebab dia datang tanpa permisi bahkan dia telah mengagetkan nya."Kalau bertamu biasakan mengucap salam".Tegur Alifa pada Arumi.
Arumi mengerutkan keningnya,merasa aneh dengan sikap bos nya itu."Tadi saya sudah mengucapkan salam bahkan mengetuk pintu sebanyak tiga kali,tapi tak ada sahutan dari dalam.Makanya saya langsung masuk saja,takut terjadi apa-apa ".Ucap Arumi, menjelaskan duduk masalahnya.
"Oh yah?".Tanya Alifa
"Iya,mungkin ibu tengah melamun atau ada hal lain yang menganggu pikiran ibu?".Tanya Arumi,penuh selidik.
"Mana laporan yang ku pinta?".Bukannya menjawab Alifa malah mengalihkan pembicaraan.
__ADS_1
"Ini bu".Jawab Arumi,sembari menyodorkan berkas berisi hasil laporan nya.
Alifa menerima berkas itu,membuka dan membacanya dengan teliti."What!".Pekik Alifa begitu terkejutnya setelah membaca laporan itu.
Dari laporan yang di baca Alifa,Daddy David di lengserkan dari kursi jabatan nya sebagai direktur utama bahkan kehidupan nya sengaja di miskinkan oleh anaknya sendiri.
"Apa menurut mu,Deon tidak berlebihan?".Tanya Alifa pada Arumi,sembari menoleh kearah Arumi.
"Tergantung".Jawab Arumi dengan santai nya.
"Hmmm".Arumi menarikan kursi untuk dia duduki."Buah yang jatuh tidak akan jauh dari pohonnya.Tapi".Arumi menjeda ucapannya, memposisikan diri agar bisa lebih leluasa menjelaskan."Tapi, tergantung kemana letak jatuh nya,apa kearah yang lebih baik atau bahkan kearah yang lebih buruk".
Alifa semakin di buat bingung oleh penjelasan Arumi, sampai-sampai dia mengucapkan peribahasa itu."Kalau menjelaskan jangan setengah-setengah ".Gertak Alifa,geram dengan tingkah laku Arumi.
"Saya kira apa yang di lakukan oleh Deon itu adalah hal yang wajar,sebab menurut dari hasil laporan ku, daddy David sering terkena skandal perselingkuhan bahkan sampai berkali-kali dan yang membuat Deon merasa geram terhadap Daddy nya sendiri adalah karena mommy nya sampai harus di larikan ke rumah sakit karena serangan jantung ".Ucap Arumi, menjelaskan lebih detail.
__ADS_1
Tak cukup sampai disitu penjelasan dari Arumi, fakta-fakta yang sebelumnya tidak di ketahui oleh Alifa,kini terbongkar sudah termasuk kehidupan pribadi Deon,masa kelamnya dan bahkan harus mengorbankan rasa cinta untuknya hanya untuk membongkar tabir skandal perselingkuhan daddy nya itu.
Alifa tenggelam dalam pikirannya sendiri,membayangkan kehidupan kelam Deon yang terbungkus oleh keromantisan dari orangtuanya.Tak terasa butiran kristal bening itu jatuh di membasahi pipinya tanpa permisi.
"Ibu".Sahut Arumi,menyentuh pundak Alifa."Are you okey?".Tanya Arumi,begitu dia melihat Alifa menangis.
Alifa menoleh kearah Arumi."I'm okey,hanya aku tak menyangka kehidupan Deon yang begitu kelam dan penuh dengan penderitaan apalagi mommy nya berkali-kali di sakiti hatinya dengan kelakuan suaminya sendiri".Kata Alifa, diantara Isak tangis nya.
Arumi yang tak tau menahu tentang kehidupan bosnya itu termasuk kisah asmaranya di masa lalu hanya bisa menenangkan dengan terus mengelus punggung nya."Begitu lah kehidupan Bu.Banysk orang yang selalu menduga dan menduga.Tanpa tau prosesnya di balik dari kehidupannya itu.Akhirnya apa?, penyakit ain yang di dapat".Kata Arumi, menjelaskan.
Alifa memeluk sekretaris itu dengan Isak tangis yang menjadi-jadi bukan hanya karena prihatin dengan masalah hidup yang melanda keluarga Deon.Melainkan tentang kisah asmaranya yang terpaksa harus kandas tanpa dia cari tau apa penyebabnya.
Lari dan lari,itu yang di lakukan Alifa pada saat itu.Karena waktu itu pikiran nya tengah kacau belum himpitan masalah melanda hidupnya,datang silih berganti.Seakan tak menginginkan dia hidup bahagia.
'Maafkan aku deon '.Ucap Alifa membatin,menyesal pun tiada guna.Semua telah tertinggal jauh di belakang.
__ADS_1