
Seperti bunga mawar yang di biarkan tak terawat.Sehingga,bunga itu telah layu seiring dengan berjalannya waktu,tak kuat menahan panasnya matahari tanpa di berikan air dan pupuk.Seperti itulah cinta yang tumbuh subur di hati ku,kini telah layu seiring dengan kepercayaan ku yang kau khianati.
Pesan itu.Pesan yang di tulis oleh Alifa dalam surat keduanya.Seakan tengah menyindir si pemilik hati tapi tak kunjung menyadari perasaannya.
"Kenapa kamu tidak langsung berkata jujur?".Kalimat itu meluncur mulus di bibir Deon,tak sadar dirinya juga sama halnya dengan keegoisan Alifa.
"Dasar wanita egois".Gumamnya mengumpati perlakuan Alifa yang seperti kekanak-kanakan.Meremas surat itu, hingga tak berbentuk.
Gemuruh di hatinya kian memuncak saat perasaan itu telah hadir tanpa di undang.Namun,sayang belum sempat mengungkapkan Alifa telah pergi dari kehidupan Deon.Meninggalkan semua tanpa jejak.
"Haruskah aku pergi ke kontrakannya?" .Gertaknya menahan segala gemuruh dalam hati Ada perasaan,kecewa,marah, dan khawatir
"Tapi,aku tidak tau pasti dimana letak kontrakannya".Bimbang,kini menyelimuti hati Deon.Keterbatasannya dalam mengenal kehidupan Alifa,membuat dia kesulitan menemukan tentang fakta di balik kehidupan yang dialami oleh Alifa..
Pikiran Deon terbagi menjadi dua, antara fokus bekerja atau mencari keberadaan Alifa.Siapa tau,dia belum jauh pergi meninggalkan kota metropolitan ini.
Akhirnya Deon memutuskan untuk lebih fokus dalam bekerja.Biarlah urusan Alifa bisa di urus nanti.Bukan tak peduli melainkan pekerjaannya jauh lebih penting.
__ADS_1
Dua jabatan penting sudah di tinggalkan,tak ada waktu bagi Deon untuk mengisi kekosongan dari dua jabatan akibat di tinggalkan oleh dua orang yang sama pentingnya.
Deon,tengah fokus melihat layar laptop nya,membaca,mengamati dan menganalisa setiap laporan yang masuk ke akun email ya.Tak sengaja,matanya menangkap sosok wanita cantik yang di khawatir kan nya.
Deon,memandang wajah yang mempesona itu.Senyumannya mengembang,tanpa disadari."Kamu cantik,tapi sayang aku terlambat menyadari perasaan ku sendiri".Di usapnya layar laptop itu yang memperlihatkan pahatan dari sang maha pencipta.
"Andai,aku tak terlambat menyadari semua yang aku rasakan padamu.Mungkinkah kamu akan tetap tinggal disini".Gumamnya,tak henti-hentinya mengulas senyum.
Tak terasa waktu bergulir sangat cepat.Deon terus membaca surat terakhir yang di berikan Alifa untuknya."Bunga mawar?".Pikirannya melayang ke tempat dimana dia membeli tanaman mawar.
Dengan langkah lebar,Deon berlari keluar menuju tabung besi itu agar cepat sampai ke parkiran."Kenapa penuh sih".Berdecak sebal,Deon melangkahkan kakinya menuju tangga darurat sebab lift itu telah terisi banyak orang.
Dengan terpaksa Deon menggunakan tangga darurat, sekitar empat lantai untuk sampai ke lantai paling bawah.
Deon terus berlari, seakan tengah di kejar waktu.Penasaran sekali dengan maksud dan tujuan terselubung yang di sampaikan Alifa melalui suratnya.
.....
__ADS_1
"Bi,kenapa tanaman bunga mawar nya bisa lagu begini?".Teriak Deon memanggil lebih tepatnya menggertak sang pembantu.Disini lah Deon sekarang,di belakang rumahnya.
Begitu mendengar namanya,bi Ijah langsung berlari kearah taman yang berada di belakang rumah."Ada apa den".Timpal bi Ijah dengan napas terengah-engah,begitu sampai di hadapan Deon.
"Ada apa?,bibi gak lihat?".Gertak Deon sambil menunjuk tanaman Bungan mawar.
Pandangan bi Ijah mengikuti telunjuk Deon,begitu terkejutnya bi Ijah saat mengetahui tanaman itu telah layu."Bi-bi tidak tau ada tanaman mawar disini".Aku nya jujur.
"Tidak tau,kemana aja sih bibi ini?.Sampe tanaman baru aja gak tau".Semakin kalap saja Deon di buatnya.Bukannya merawat tanaman dengan baik,malah di biarkan mati.
"I-tu anu den".Bi Ijah bingung harus menjelaskan nya bagaimana,sebab memang itu bukan tugasnya.Tapi mommy danita lah yang sering mengurus tanaman.
Deon menyapu pandangan ke penjuru halaman, ternyata tak hanya tanaman mawar saja yang layu, tapi pohon jeruk dan bunga bonsai juga telah mati,tersengat cahaya terik matahari.
.....
Ayo guys,ajak teman-teman kalian untuk baca novel ini dan nantikan kelanjutan ceritanya
__ADS_1